WAY OF LIFE

WAY OF LIFE
dingin



setelah membersihkan diri aku pun turun ke bawah,dan aku melihat tante Dira sedang memasak makanan untuk makan malam dan aku pun punya inisiatif untuk membantunya


"tante diva bantuin ya"


"gak usah sayang kamu istirahat aja ya kamu pastu capek dan masih berduka"


"nggak apa-apa kok Tante diva udah bisa menerima kepergian mama sama papa kan sekarang ada Tante jadi diva udah ngerasain kasih sayang ibu lagi "


"ya sudah kamu memang anak yang baik ya udah yuk nanti Tante ngiris bawang"


"siap tante"walaupun aku baru mengenal tante dera dan om Arya tapi mereka sangat baik Dengan aku, jadi pasti lama kelamaan bisa beradaptasi diri di sini"


setelah menyiapkan makan malam akhirnya tante dera memanggil Om dan farel, mereka pun datang, tentunya farel datang dengan wajahnya yang dingin, disaat selah makan malam ...


"adiva kamu harus pindah kampus ya soalnya kan kampus kamu jauh dari rumah sini jadi kamu satu kampus dengan farel, besok kmu bisa langsung ke kampus, perpindahan kamu udah om urus sblm om ngomong ini nanti kamu tinggal pindah aja dan kamu pergi dan pulang kampus sama farel ya" jls om Arya


" ya om gk pp, diva di bolehin tinggal di sini aja udah seneng banget"


" adiva apa yg om dan tante kasih ini blm seberapa apa yg di kasih orang tua kamu ke kita, sehingga kita jadi kyk sekarang, orang tua mu bener - bener baik " jls om Arya


dan tak terasa makan malam pun sudah selesai akhirnya adiva dan Tante dera membersihkan piring-piring yg kotor, dan setelah itu adiva pergi ke kamar untuk istirahat........


ke esokan harinya...


tepat pukul 7 adiva sudah memakai pakaian rapih karena mereka akan pergi ke kampus sekitar jam 8 ........


sblm brangkat ke kampus adiva sarapan dulu pastinya dengan farel


" farel nanti kamu temenin adiva dulu ya dia kan masih baru pasti blm ada temen"


" knp harus di temenin sih mah dia kan dah gede bisa urus dirinya sendiri


" farel kmu gk boleh gtu,"


"gk pp Tante adiva nanti bisa cari kenalan kok"


"tu mamah denger sendiri kan,anak nya ngomong apa, ya udah lah farel mau brangkat" farel pun langsung beranjak dari kursi dan menuju mobil,aku pun pamit jga dengan Tante dera,


" Tante diva pamit ya"


" ya syg maaffin farel ya kalau dia keterlaluan"


"ya Tante gk pp kok" diva berlari menuju mobil dan langsung duduk di samping farel sepanjang perjalanan hanya suasana hening saja yg ada di mobil, sampai mereka tiba di kampus, setelah setengah jam perjalanan itu pun karena tidak macet


aku berdiri di depan kampus yg sangat luas


Dan aku berjalan beriringan di samping farel, aku bingung knp aku jadi pusat perhatian harus nya mereka tdk mengenal ku, karna mana mungkin mereka bisa tau aku mahasiswi baru, kalau sekolah bisa jadi, tpi ini kan kampus, masak sih kampus seluas ini mereka bisa kenal satu" kecuali kalau ada most wanted di sini


adiva menyadari bisa jadi farel adalah most wanted di sini, adiva tdk terlalu menghiraukan orang-orang yg melihatnya diva terus berjalan mengikuti farel , sampai akhirnya mereka tiba di depan kelas


" farel " panggil adiva ketika farel akan meninggal kan adiva


"apa" seperti biasa , di jawab tanpa ekspresi


"Lo mau k mana"


"bukan urusan Lo"


" tpi kan gw mahasiswi baru di sini, gw blm ada yg kenal kecuali Lo"


" trus, tinggal kenalan apa Susah nya" seketika farel lansung pergi


saat adiva ingin berbalik,...


"au... "diva menubruk orang, adiva langsung mendongak ke atas


" oh sorry, gw gk sengaja "


" yaya gk pp, salah gw jga tadi gk liat"


adiva langsung masuk ke kelas nya


" kelas Lo ini"


"iya"


" Lo mahasiswi baru ya di sini"


" iya Lo kok bisa tau, kampus ini kan luas"


" gw tau lah karena, kelas gw jga ini"


" oh Brati kita satu kelas"


" iya , ya udah kenalin gw Kevin"


"gw adiva"


"okh mulai sekarang kita temenan Yo masuk biar gw kenalin ke temen-temen" aku pun segera masuk mengikuti Kevin


" Hay semua, kenalin nih ada mahasiswi baru"


" Hay gw adiva arsyia putri, panggil aja adiva"


" nama yg bagus" ucap salah satu siswi tersebut


" oo iya nama gw vely, Dista , dan ini Mira, Lo boleh kok jadi bagian dari kita"


" hmm.. mksh ya"


"ya,.yok Lo duduk sama gw ya" ucap vely


"iya"


farel memang tdk sekelas dengan ku, aku di kelas biologi sedangkan farel di kelas fisika singkat cerita waktu di kampus pun selesai, dan waktunya pulang ...


" farel mna ya, kok gk Dateng - Dateng, nah tu dia, farel Lo kok lama banget , sampe tinggal kita berdua di kampus ini" memang pasal nya diva sudah menunggu hampir 2 jam di parkiran


" bukan urusan Lo, berhenti tanya - tanya soal gw, mau gw pulang sekarang apaa besok, bukan urusan Lo


" tpi gw kan, dah nunggu hampir 2 jam an di sini"


"salah Lo sendiri ngapa lo gk pulang naik taksi aja"


"tpi kata Tante dera, gw pulang nya harus bareng Lo"


tanpa basa-basi farel langsung masuk ke mobil, begitu jga dengan ku


hanya keheningan yg ada di dalam mobil, sampai akhirnya di pertengahan perjalanan


sittttt.........