
"Annyeonghaseyo yeorobun." The Queen berjalan memasuki ruang kelas yang dimana tempat syuting Knowing Bros. Kemudian mereka berempat berjalan menuju ke meja yang tersedia untuk berbincang-bincang sekaligus bermain game bersama host.
"Non nugugo odiso wanni?" tanya Heechul.
(Siapa kalian dan berasal darimana?)
Zennie mengubah raut wajah menjadi cemberut. "Johireul moreuseyo?"
(Kalian tidak mengenal kami?)
"Urin nohideureul molra," jawab Heechul.
(Kami tidak mengenal kalian).
"Huhu johireul moreuneun ge nomu saakaeyo," ucap Zennie sambil menggerakkan kedua tangan di samping mata layaknya menangis.
(Huhu kalian sangat jahat tidak mengenal kami).
Hal itu justru mengundang gelak tawa dari yang lain. Hodong mengangkat tangannya ke udara.
"Geuraeso jagisogaereul hago odiso wanneunji."
(Maka dari itu kalian perkenalkan diri kalian dan berasal dari mana.)
Mereka berempat melakukan bow serempak. "Annyeonghaseyo yeorobun. Urineun yowangimnida, waijwi entoteinmonteu chulsinimnida."
(Hallo semuanya. Perkenalkan kami adalah The Queen, kami berasal dari YG Entertainment.)
Sangmin mengangkat tangannya ke udara. "Joneun ije ne buneul algo itsseumnida. Jinjja ingi maneusineyo."
(Saya sekarang mengenal kalian berempat. Kalian benar-benar populer.)
"Aaa kamshamnida."
"Ije gakjja jagisogaedo hago jikjjop deutkko sipsseumnida," suruh Hodong.
(Sekarang perkenalkan diri kalian masing-masing, aku ingin mendengar secara langsung).
"Jobuto hagetsseumnida," ujar Dafina sambil mengigit kuku jari tangannya.
(Mulai dari aku ya).
"Jagisogae yeppeuge haejuseyo."
(Silahkan perkenalkan dirimu cantik.)
"Annyonghaseyo dapina deseutarianipaimnida, botong dainana pinarago bulroyo. Joneun dokwineso mangnaewa rideudaensorosso," ucap Dafina memperkenalkan dirinya.
(Hallo ini Dafina Destarihanifa, biasa dipanggil Dafina atau Fina. Posisiku di The Queen sebagai Maknae dan Lead Dancer).
"Annyonghaseyo yorobun isuyareul sogaehamnida, suyarago bulrojusimyon dwemnida. Joneun dokwineso rido raeporo hwaldonghago itsseumnida. Naega gajang gwiyoun saramiraneun goseun hwakssilhada," ucap Sooya dengan membuat gaya imut andalannya.
(Hallo semuanya perkenalkan saya Lee Sooya, kalian bisa memanggilku Sooya. Posisiku di The Queen sebagai Lead Rapper. Sudah dipastikan bahwa diriku merupakan manusia terimut).
"Aiswi jebal."
(Aishh yang benar saja.)
"Rujeu pakeuwa hamkke halro, rujeurago bureusyodo dwego byutipul in do woldeurago bureusyodo dwego. Bijuol kwineso je pojisyoneun," ucap Rouse dengan penuh percaya diri.
(Hallo dengan Rouse Park disini, kalian bisa memanggilku dengan nama Rouse atau bisa juga dengan Beautiful in the world. Posisiku di The Queen sebagai Visual).
"Wae jasineul byutipul in do woldeurago bulroyo?" tanya Kyung Hoon.
(Kenapa kamu menyebut dirimu sebagai Beautiful in the world?)
Rouse menatap Kyung Hoon sambil berkata, "Oppa jigeum na jom bwabwa. I na jasini nomu ippoyo i sesang areumdaun naro. Sasil joneun gomanhago sipjjin anchiman, i yeppeun olgul jaranghaeyajyo geurochyo?"
(Coba sekarang oppa tatap diriku ini. Diriku ini terlalu cantik sebagai Beautiful in the world. Sebenarnya aku tidak mau sombong, tapi wajahku yang cantik ini harus dibanggakan bukan?)
"Geurom waijwi entoteinmonteueso nuga jeil yeppeudago saenggakaseyo?" tanya Kyung Hoon.
(Kalau begitu menurutmu siapa yang paling cantik di YG Entertainment?)
"Mulron naega geuraetjji."
(Tentu saja diriku ini.)
"Geurom sesangeso nuga jeil yeppoyo?" tanyanya lagi.
(Kalau begitu siapa yang paling cantik di dunia?)
"Rouse Bieber."
Mereka langsung menertawakan Rouse. Mana ada sejarahnya Rouse Bieber, yang ada itu Hailey Bieber, Justin Bieber, dan keluarga mereka.
"I toroneul gyesokamyon gwengjanghi gin sigani dwel got gateunikka jagisogaereul gyesokae juseyo."
(Sepertinya jika kita melanjutkan perdebatan ini akan sangat lama, maka dari itu silahkan lanjutkan perkenalan diri.)
"Kim Zennie," ujar Zennie memperkenalkan dirinya dengan singkat membuat mereka terbengong.
"Jagisogae nomu jjalbayo," gerutu Heechul.
(Perkenalan dirimu sangat singkat sekali).
"No wolrae joyonghaesso animyon jeni ippari apasso?" tanya Hodong.
(Kamu memang pendiam atau lagi sakit gigi Zennie?)
"Jenni onniga joyonghan saramirago hamyon keunil nal got gatayo. Hwangyongina saeroun sarameul mannamyon geuroke dwejiman," kata Dafina.
(Sepertinya kalian salah besar jika mengatakan bahwa Zennie eonnie merupakan orang pendiam. Dia memang begitu jika bertemu lingkungan atau orang baru).
"Sesange joneun machi chonsadeurege dulrossayo inneun got gatayo." Sangmin memegang dadanya. "Waijwi entoteinmonteuga wae hangsang chonsareul dugo ssauneunji gunggeumhada."
(Astaga saya seperti dikelilingi para bidadari.)
(Saya merasa heran kenapa YG Entertainment selalu mendebutkan bidadari.)
"Ne myong junge nuga jeil kiga koyo?" tanya Heechul penasaran.
(Diantara kalian berempat siapa yang paling tinggi?)
"Oppaga jikjjop bosyottteusi johi sa myong junge jeil kiga keusin buni jeni onnieyo," jawab Dafina.
(Seperti yang oppa lihat dengan sendiri bahwa yang paling tinggi diantara kami berempat adalah Zennie eonnie).
"Kiga ottoke dweseyo?"
(Memang berapa tinggi badannya?)
"180 cm." Zennie menjawabnya.
"Daebak!" Mereka bertepuk tangan.
"Jenineun wolrae kiga keuryogo taeonan got gatayo," ujar Yeong Cheol kagum.
(Sepertinya Zennie memang terlahir untuk menjadi tinggi).
"Geurigo ne myong junge nuga jeil kiga jagayo?" tanya Yeong Cheol.
(Lalu diantara kalian berempat siapa yang paling pendek?)
"Dafina."
"Kiga ottoke dweseyo?"
(Memang berapa tinggi badannya?)
"160," jawab Dafina nyengir.
"Geu jongdo kimyon gwaenchaneunde, nomu gwiyopkko gwiyowosseumyon jokessoyo. Maneun namjadeuri joahagetjjyo?" tanya Yeon Cheol seperti menginterogasi.
(Tidak apa-apa punya tinggi segitu, yang penting terlihat sangat imut dan menggemaskan. Pasti banyak laki-laki yang menyukai kan?)
"Maybe." Dafina menggaruk lehernya.
"Maneun namjadeuri joahal ppunman anira imi aeini inneunji nuga algessoyo. Dainae aein issoyo?"
(Bukan hanya disukai banyak laki-laki saja tapi siapa tau dirinya sudah memiliki kekasih. Apa kamu sudah memiliki kekasih Dafina?)
Pertanyaan Heechul membuat Dafina tertawa ringan. "Joneun kopeuri opssoyo."
(Aku tidak memiliki pasangan.)
"Joahaneun saram issoyo?" tanya Kyung Hoon.
(Kamu sedang menyukai seseorang?)
"Ah nee. Nan chodeunghakkkyoe inneun nae namjaga joa," jawab Dafina tanpa ragu.
(Ah iya. Aku sedang menyukai seorang pria dari diriku masih di Sekolah Dasar).
"Jongmariyo? Geuge museun tteusiya?"
(Benarkah? Siapa orang yang kamu maksud itu?)
"Joneun chodeunghakkkyo ttaebuto iminho oppareul joahago jongyonghamnida. Jo banggeum geu bun sajin jjingneun go bwassoyo."
(Aku menyukai dan mengagumi Lee Min Ho oppa dari diriku masih di Sekolah Dasar. Aku baru saja menonton proses photoshoot miliknya.)
"Dapinaga malhan ge majayo. Geuneun oje ohuedo iminho sonbaee sajin chwaryong gwajongeul bogo bangeso sorireul jireugido haettta." Zennie menyetujui ucapan Dafina.
(Benar yang dikatakan oleh Dafina. Dia sangat menyukai senior Lee Min Ho bahkan kemarin sore dia berteriak-teriak di kamarnya karena melihat proses photoshoot dari senior Lee Min Ho.)
"Geurom nohi seseun ottae aein isso?”
(Lalu bagaimana dengan kalian bertiga, apa kalian sudah memiliki kekasih?)
"Aniya. Johi o myongiso singgeurieyo." Rouse menjawab mewakili semua.
(Tidak. Kami berlima single.)
"Mihonin jul molranne. Aein gijuneun ottoke dweseyo?"
(Wah tidak disangka kalian masih single. Kriteria kekasih kalian seperti apa memangnya?)
"Manyak nae yonini haensom in do woldeu reul haeya handamyon na jasini byutipeul in do woldeu igi ttaemunida," jawab Rouse tersenyum miring.
(Kalau kekasih saya harus Handsome in the world karena saya sendiri Beautiful in the world).
"Geurom joneun haensom in do woldeu igi ttaemune chulmahal su itsseumnida," ucap Yeong Cheol senang.
(Kalau begitu saya bisa mencalonkan diri karena saya Handsome in the world).
"Yongchol ssi haensom in do woldeu ga nuguraeyo?" tanya Heechul menunjuk Yeong Cheol.
(Kata siapa kamu Handsome in the world, Yeong Cheol?)
"Je jasini malhaetjjyo," jawabnya santai.
(Kata diriku sendiri).
"Aish jebal."
(Aish menyebalkan.)
"Se buniramyon otton gijuni isseulkkayo?" Tanya Kyung Hoon menunjuk Dafina, Zennie, dan Sooya.
(Kalau kalian bertiga seperti apa kriteria pasangannya?)
"Joneun ajik baeujareul saenggakaji anassoyo, oppa." Dafina menjawab dengan senyuman.
"Nado dainachorom, hajiman nae miraee naega jjageul maenneundamyon naneun danji urikkiri soro ihaehago gaebangjogigo sororeul mideul su itkkireul baral ppunida," jawab Zennie.
(Diriku sama seperti Dafina, tetapi jika di masa depan diriku mempunyai pasangan maka aku hanya ingin bahwa diantara kami bisa saling mengerti, terbuka, dan percaya satu sama lain).
"Joneun ajik je jasine daehan baeuja gijuneul saenggakaebon jogi opjjiman, soljiki kopeul gijune daehaeso murobomyon hetkkalryoyo." Sooya menjawabnya dengan cengiran.
(Aku belum memikirkan kriteria pasangan untuk diriku sendiri, jujur saja aku bingung jika ditanya soal kriteria pasangan.)
"Daepinaneun dangsine sonbaein risachorom pokpungbangji ammorirago alryojo itsseumnida. du bun da pokpungbangji ammorireul sseugiro yakssokasyonnayo?" Tanya Hodong yang membuat Dafina tertawa.
(Dafina kamu dikenal sebagai poni Anti badai seperti seniormu yaitu Lisa. Apa kalian berdua membuat janjian untuk memakai poni Anti badai itu?)
Dafina menggeleng. "Jorang risa onnineun banpokpung ammorireul sseugiro yakssogeul an haessoyo. Ammorireul haessoyo waenyahamyon jega ammoriga jal an nawaso."
(Aku dan Lisa eonnie tidak membuat janjian untuk memakai poni Anti badai. Aku memakai poni karena aku kurang percaya diri dengan jidat ku yang jenong.)
"Geurokuna." Hodong mengangguk. "Geurom manyak nugunga ne ammorireul pulgi wihae bissan doneul jibulhandamyon?" Tanya Hodong.
(Ah begitu.)
(Kalau begitu jika ada seseorang yang membayar mahal kamu untuk membuka poni mu itu gimana?)
"Sip ok dalroreul jwodo nan badadeuriji aneul goya," jawab Dafina membuat mereka tercengang.
(Tidak akan ku terima walaupun dia memberikanku satu miliar dollar Amerika).
"Sip ok dalroreul jibulhaedo ammorireul kkaneun gol gobuhamyon?" Tanya Hodong terkejut.
(Yak kalau menolak membuka poni mu walaupun dibayar satu miliar dollar??)
"Nee."
"Manyak naega geu jarie issotttamyon naneun geugoseul badadeuril gosida," ujar Hodong.
(Aish kalau diriku berada di posisi tersebut maka saya akan menerimanya).
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kini The Queen akan masuk ke segmen kedua, yaitu belajar saudara. Mereka berempat menyerahkan formulir pendaftarannya pada Hodong.
"Waijwi entoteinmonteue kwinimnida." Hodong membaca formulir pendaftaran itu. "Membodeureun rujeu, jeni, suya, dapinaro gusongdweo ittta. Areumdapkko jaeneung inneun chonsadeure moimimnida." Hodong menggelengkan kepalanya, di dalam formulir saja masih sempat-sempatnya membanggakan diri.
(The Queen dari YG Entertainment.)
(Anggota terdiri dari Rouse, Zennie, Sooya, dan Dafina. Kumpulan para bidadari cantik dan berbakat.)
"Nohi neseun nugurang ankko sipo?" tanya Hodong.
(Kalian berempat ingin duduk dengan siapa?)
"Yongchori hyongirang gachi ankko siponneunde yongchori hyongeun baneso dongopjjaro moil mankeum jaemissottton got gatayo," jawab Rouse.
(Aku ingin duduk bersama Yeong Cheol sepertinya dia cukup menyenangkan untuk diajak sebagai partner dalam kelas).
"Mulron du bun da jal manneun pateunoga dwel su isseul got gatsseumnida waenyahamyon du bun da jarangseurounikkayo," ujar Hodong membuat Rouse tertawa.
(Tentu saja kalian berdua akan menjadi partner yang sangat cocok karena kalian sama-sama membanggakan diri sendiri).
"Hichol opparang gachi anjeul gomyon," jawab Zennie.
(Kalau aku akan duduk dengan Heechul oppa).
"Jeni wae hichorirang gachi anjeuryogo geurae?"
(Kenapa Zennie ingin duduk bersama Heechul?)
"Ttatteutan saramin got gataso gachi ankko sipoyo," jawab Zennie.
(Sepertinya dia orang yang hangat, jadi aku ingin duduk bersamanya.)
Sooya melambaikan tangannya ke atas. "Hodong sonbaenimirang gachi ankko sipeumyon."
(Kalau aku ingin duduk bersama senior Hodong.)
"Dapinaga nugurang ankko sipttamyon?" tanya Heechul.
(Kalau Dafina ingin duduk bersama siapa?)
"Gyonghun opparang gachi isseulkkeyo," jawabnya.
(Aku bersama Kyung Hoon oppa saja).
"Geuromyon ne myongiso gakjja pateuno yope anjado dwaeyo suobi sijakttwenikka," ujar Hodong.
(Baiklah kalau begitu kalian berempat bisa duduk di samping partner masing-masing karena pelajaran akan dimulai).
Mereka berempat duduk di bangku yang mereka pilih dengan teman sebangku yang mereka pilih sendiri. Soo Geun berdiri di depan untuk memberikan pertanyaan.
"Yennare hakkkyo danil ttae, jinjja ingi manassoyo. Yorobundeureun joreul otton seutailro saenggakaseyo?" tanya Soo Geun membuat semuanya berpikir.
(Saat sekolah dulu, aku benar-benar populer. Menurut kalian apa yang membuatku populer?)
Sooya melambaikan tangannya. "Igo jinjja nomu swiunde. Hakkkyo danil ttae sugeun sonbaenimi nomu jalsaenggyoso geuronga bwayo."
(Ini sangat mudah sekali jawabannya. Pasti karena senior Soo Geun saat sekolah sangat tampan.)
"Suya ssiga teulryossoyo." Soo Geun menggelengkan kepala. "Tto daedapae jusil bun?" tanya Soo Geun.
(Jawabanmu salah Sooya.)
(Apa ada yang ingin menjawabnya lagi?)
Dafina mengangkat tangannya. "Yennare sugeun sonbaenimi jalsaenggyoso ingi maneumyon, sonbaenimdeuri oppae senseu ttaemune ingiga mantoragoyo."
(Jika saat sekolah dulu senior Soo Geun populer bukan karena ketampanan, maka senior populer karena kepintaran oppa.)
"Geugon daedabi anieyo. Sasil hakkkyo danil ttae jega moriga an joassoyo."
(Bukan itu jawabannya. Malahan saat sekolah dulu diriku tidak pintar.)
"Ahh jilmuni wae iroke oryowo." Rouse terlihat kesal.
(Ahh kenapa susah sekali pertanyaannya.)
"Joa ije jeni charyeya."
(Baiklah sekarang giliranmu Zennie.)
Kemudian gantian Zennie yang maju ke depan dan memberikan pertanyaan.
"Godeunghakkkyo il hangnyon ttae uyonhi bukkeuroun iri issotjjiman nae simjangeul ttolge mandeul su issossoyo. Naega museun mareul haneun goji?" tanya Zennie sambil tertawa kecil karena mengingatnya.
(Saat Sekolah Menengah Pertama aku pernah memalukan hal yang tak disengaja namun bisa membuat jantungku gugup. Hal apa yang diriku maksud?)
"Hakkkyoe neujossoyo?" tebak Hadong yang langsung mendapat gelengan kepala.
(Kau telat datang sekolah?)
"A jongdap arayo." Rouse loncat-loncat sambil mengangkat tangan ke atas.
(Ah aku tahu jawabannya.)
"Jongdabeun mwoya ruseu?" tanya Heechul penasaran.
(Memang apa jawabannya, Rouse?)
"Chingurago saenggakaenneunde silsuro sonsaengnimeul hwajangsire gadwonna bwayo," jawab Rouse tanpa menurunkan tangannya.
(Pasti kau tidak sengaja mengunci guru di toilet padahal kamu mengira itu adalah temanmu).
"Onni teulryosso!" Zennie memukul meja dengan palu mainan yang ia pegang. "Oso igon swiun iriya. Machil su isseul goeyo."
(Jawabanmu salah eonnie!)
(Ayolah ini hal yang mudah. Pasti kalian bisa menjawabnya.)
"Ban hyongirang museun sanggwaniya?" tanya Soo Geun.
(Apa ini berhubungan dengan kakak kelas?)
"Nee."
"Hakkkyo danil ttae uyonhi sonbaenimeul humchobon jok issoyo?" tanya Soo Geun.
(Apa kau pernah tidak sengaja mengintip seniormu saat sekolah dulu?)
"Aniya. Ajiktto gyosil hyonggwa gwalryondwen dareun dabeul saenggakae boseyo!"
(Tidak. Coba pikirkan jawaban lain yang masih berhubungan dengan kakak kelas!)
"Onni hokssi ban onnirang uyonhi budichin jok issoyo?" tanya Dafina semangat.
(Apa eonnie pernah tidak sengaja menabrak kakak kelas?)
"Ne geurosseumnida!"
"Ottoke budichosso?" tanya Hadong. "Malhaebwa."
(Bagaimana kamu bisa menabraknya?)
"Geuttaeneun jowa je chinguga hwajangsire garago gareuchigo inneun sonsaengnimege horakaetsseumnida. Hwajangsil gagin haenneunde geuttaeneun jega monjo kkeunnassoyo. Geuronde gapjjagi i mori soge ongttunghan saenggagi ttoolrassoyo." Zennie tertawa sebelum melanjutkan perkataannya. "Ilburo yokssil bureul kkeugo hahahante nae ireumeul keuge bureurago han goya, ilburo an machwossoyo. Hwajangsil muni yolrineun sorireul deurosseul ttae, hwajangsireso naogi jone byok dwie sumoissossoyo. Danghwanghan olgulro hwajangsil bakkeuro gorogaryogo hal ttae kkamjjak nolrassoyo hahahaha," jelas Zennie.
(Saat itu pada jam pelajaran diriku dan teman sebangku izin pada guru yang sedang mengajar untuk ke pergi ke toilet. Kami memang pergi ke toilet, tapi saat itu diriku yang selesai duluan. Lalu tiba-tiba muncul ide jahil di dalam kepalaku ini.)
(Aku sengaja mematikan lampu kamar mandi haha yang membuatnya memanggil-manggil namaku dengan keras, tapi aku sengaja tidak menyaut panggilannya. Saat saya mendengar bunyi pintu kamar mandi terbuka, dengan cepat-cepat aku bersembunyi di balik tembok yang berada di sebelum keluar dari toilet. Saat dia mau berjalan menuju luar kamar mandi dengan wajah panik, aku mengagetkannya hahaha).
"Geuga nahante museun jiseul haenneunji ara?" tanya Zennie.
(Lalu apakah kalian tahu apa yang diperbuatnya kepadaku?)
"Onnihante majatkkettta!" Seru Dafina yang langsung mendapatkan dua jempol jari dari Zennie.
(Pasti eonnie dipukul olehnya!)
"Malhamyonso ttaerigo, 'non jeniya nomu jjajeungna' hahaha." Zennie mengikuti gaya berbicara temannya.
(Dia memukul ku sambil berucap, 'kamu menyebalkan Zennie! Sangat menyebalkan' hahaha)
"Geuga nareul dasi ttaeriryogo hal ttae naneun jeukssi dalryogaso geuga nareul jjotttorok mandeurottta. Dalril ttae bandae banghyangeuro gotkko inneun sarami itttaneun gol molranneunde uyonhi budichossoyo. bulhaengninji haengunninjido moreugessoyo waenyahamyon jega budichin gon jega hakkkyo danil ttae joahaettton ban oppayotkkodeunnyo," lanjut Zennie menceritakan.
(Saat dia mau memukul ku lagi, aku langsung berlari sekencang-kencangnya yang membuatnya mengejar diriku. Saat berlari aku tidak menyadari bahwa ada seseorang yang berjalan dari arah sebaliknya dan itu membuatku tidak sengaja menabraknya. Entah itu kesialan atau keberuntungan yang menimpaku karena yang aku tabrak adalah kakak kelas yang diriku sukai saat masa sekolah dulu).
"Jinjjayo? Nongdamhaneun go anijyo?"
(Serius? Kau sedang tidak bercanda kan?)
"Onni jangnanigoyo. Jongmal nahante ironan iriya." Zennie mengatakan yang sebenarnya.
(Aku sedang bercanda eonnie. Itu sungguh terjadi pada diriku.)
"Nomu jalsaenggyonnayo?" tanya Dafina penasaran.
(Apa dia sangat tampan?)
Zennie mengangguk cepat. "Nomu jalsaenggyossoyo."
(Dia sangat tampan.)
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Chapter kali ini sangat panjang😭maafin kalau chapter kali lebih banyak daripada sebelumnya ya.
2.5k kata 💗💗
See u guys