WAY OF LIFE

WAY OF LIFE
CHAPTER 58




ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ


〔❤️〕〔💬〕〔↗〕⠀⠀⠀⠀⠀〔📥〕️ ⠀⠀⠀


⠀⠀⠀


300.000 likes


wowfakta.thequeen Ada apa ini guys? Apa mereka akan bermain drama bersama?


ʟɪʜᴀᴛ ꜱᴇᴍᴜᴀ 200.000 ᴋᴏᴍᴇɴᴛᴀʀ


8 jam yang lalu


Kabar aktor Korea Lee Min Ho beserta agensinya mulai tersebar dengan sangat cepat lantaran akun resmi mereka mengikuti akun resmi dari The Queen dan maknae The Queen. Para netizen mengeluarkan berbagai tanggapan mengenai hal itu. Banyak yang bilang bahwa mereka akan melakukan collab, partnership, dan bermain drama bareng. Tapi banyak juga yang ber-opini bahwa kedua artis tersebut memiliki hubungan spesial yang sebentar lagi akan dipublikasikan. Lol memang.


Dafina tertawa membaca berbagai tanggapan yang diberikan oleh para netizen di sosial media. Ada-ada saja mereka.


"Daf, jangan main hp dulu, rapat mau dimulai," ujar Claura. Dafina mengangguk. Ia mematikan handphone miliknya dan fokus kembali ke rapat yang akan dimulai.


Tim produksi memasuki ruangan rapat. Saat ini mereka sedang berada di Content Business Department, 13, Yeouido-dong, Yeongdeungpo-gu, Seoul. Kantor pusat stasiun televisi KBS. Artis YG yaitu Dafina mempunyai proyek drama bersama dengan artis MYM Entertainment yaitu Lee Min Ho. Mereka berdua akan beradu akting di sebuah drama yang akan ditayangkan di KBS & Netflix.


Tim produksi dari KBS memberitahu judul dan isi dari cerita yang akan dimainkan oleh Dafina, Lee Min Ho, Suzy, Solomon, dan sederet bintang lainnya.


Judul drama yang dimainkan adalah Hidden. Bercerita tentang seorang gadis berumur 25 tahun bernama Oh Nami (Dafina) yang merupakan mafia Korea Selatan yang memiliki misi untuk menghabisi presiden dari Korea Utara. Ditengah-tengah melaksanakan misi untuk menghabisi presiden dari Korea Utara, Oh Nami tidak sengaja bertemu dengan seorang pria bernama Park Shin Yang (Lee Min Ho). Pertemuan kedua mereka setelah bertemu di Paris beberapa tahun silam. Tidak diduga dari pertemuan kedua mereka, mereka tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Park Shin Yang tidak mengetahui bahwa Oh Nami merupakan mafia Korea Selatan yang ditugaskan untuk membunuh presiden negaranya (Korea Utara). Begitupun juga Dafina tidak mengetahui fakta yang tersembunyi bahwa Park Shin Yang merupakan anak kedua dari Presiden Korea Utara. Bagaimana perjalanan misi mereka?


Rapat pertama berjalan selama dua jam. Selama dua jam ini mereka melakukan perundingan, kesepakatan, saran serta ide mengenai naskah dialog yang sudah dibagikan oleh produser KBS.


"Annyeonghaseyo Dafina-ssi," sapa Lee Min Ho.


Dafina menengok ke samping dan tersenyum, "Annyonghaseyo Lee Min Ho sonbae," balasnya.


"Dangsingwa yongihage dweo gippeumnida. Yongi daegyoreun iboni choeumieyo," ujar Lee Min Ho tersenyum manis.


(Senang bisa beradu akting denganmu. Ini pertama kali kita beradu akting).


"Jodo je usanggwa yongihage dweo yonggwangimnida. Jongmal nan nega nomu usangigo sonbaedeulgwa yongihaneun kkumeul kkwosso." Dafina mengucapkan hal yang jujur. Dari SD dia sudah mengidolakan Lee Min Ho saat menonton drama Boys Over Flower yang ditayangkan di TransTV setia sore.


(Saya juga merasa terhormat bisa beradu akting dengan idolaku sendiri. Sungguh, aku sangat mengidolakan dirimu dan pernah memiliki impian untuk beradu akting bersama senior.)


Lee Min Ho terbelalak mendengar ucapan Dafina. "Really? Then I can't wait to compete acting with you. Jigeum sigan isseuseyo?"


(Benarkah? Kalau begitu saya sudah tidak sabar untuk beradu akting denganmu. Apa kamu punya waktu luang saat ini?)


"Itsseumnidaman gungnipkkeukjjangeso balre gwalrameul hal yejongi itsseumnida," jawab Dãfina.


(Ada tapi saya mempunyai jadwal untuk menonton balet di Teater Nasional Korea).


Lee Min Ho mengangguk karena mengerti. "Joayo geuroke hajyo. Geurom daeume gachi gaja."


(Baiklah kalau begitu. Kalau begitu lain kali saja kita pergi bersama.)


Claura memberhentikan Lee Min Ho saat pria itu sudah ingin keluar dari ruang rapat. "A moment! How about you guys watch ballet together?"


(Sebentar! Bagaimana kalau kalian menonton balet bersama?)


Dafina menatap Claura, "Tapi kan kita beli tiketnya cuma dua," bisiknya tepat di telinga Claura.


Claura tersenyum mendengar perkataan Dafina. Kemudian perempuan itu mengeluarkan satu tiket miliknya dan memberikan kepada Lee Min Ho.


"Well, now you two can watch ballet together. I don't like ballet so I'll give you this ticket, but if you don't like it that's okay," ujar Claura. Claura tidak menyukai acara opera terutama balet, lebih baik melakukan hal lain daripada menonton balet.


(Nah, sekarang kalian berdua bisa menonton balet bersama. Saya tidak menyukai balet jadi saya berikan tiket ini kepada kamu, tapi jika tidak mau tak apa-apa).


"Is it okay if I use the ticket? Or how much does one ticket cost? Let me replace your money," tanya Lee Min Ho.


(Tidak masalah jika tiketnya saya pakai? Atau berapa harga satu tiket ini? Biar saya menggantikan uangmu).


"There's no need to replace it, I don't mind the important thing is the money isn't wasted."


(Tidak usah diganti, saya tidak masalah yang terpenting uangnya tidak terbuang sia-sia.)


Dafina mengkode Claura agar perempuan itu tidak usah melakukan itu hanya agar tidak menonton pertunjukan balet bersamanya.


"Come on now it's time for you two to go to the National Theater of Korea! If it's too late then," ujar Claura mengingatkan.


(Ayo sekarang waktunya kalian berdua pergi ke Teater Nasional Korea! Kalau lama nanti telat).


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...




Teater Nasional Korea sangat populer di kalangan wisatawan karenanya lokasinya yang dekat dengan Menara Seoul Namsan dan Myeong-dong. Teater ini hanya berjarak 20 menit dengan bus dari kedua tempat wisata populer ini. Total area situs 57.041 / Total luas permukaan 33.416 / Total luas bangunan 11.829.



Dafina dan Lee Min Ho telah berada di dalam gedung teater. Gedung teater ini sangat luas dan besar. Banyak sekali orang yang datang ke kesini untuk menonton ballet dan teater. Jika kalian berpikir kalau mereka berdua datang ke gedung tanpa khawatir maka salah. Mereka melakukan penyamaran dengan memakai kontak lensa, topi, kacamata hingga gaya berpenampilan yang berbeda dari biasanya.


Untuk menonton acara ballet yang disenggarakan di Teater Nasional Korea, maka kalian bisa melihatnya di Teater Haeoreum yang merupakan aula pertunjukan perwakilan Korea, aula utama Teater Nasional Korea adalah teater terintegrasi yang mampu mementaskan setiap genre pertunjukan. Aula utama memiliki 1.563 kursi (termasuk kursi khusus untuk penyandang cacat) dan panggung yang mudah diatur bersama dengan sistem tata suara dan pencahayaan yang canggih. Secara khusus, jarak antar kursi adalah salah satu yang terbesar di Korea, memberikan penonton lingkungan yang nyaman untuk menikmati pertunjukan.




Saat memasuki teater, mereka bisa melihat sudah banyak orang yang berdatangan. Dengan segera mereka langsung menuju kursi mereka yang terletak di tengah-tengah.


"Balrena iron gol geuroke joahanayo?" tanya Lee Min Ho sembari menatap Dafina.


(Kau sangat menyukai ballet atau pertunjukan semacam ini?)


"Sasil balreneun byolro an joahaneunde ojjoda boni iron balre gongyoneul boge dwaessoyo." Dafina terkekeh.


(Sebenarnya aku tidak terlalu menyukai ballet tapi entah darimana aku mau menonton pertunjukan ballet seperti ini.)


Mereka berdua asik dalam pembicaraan hingga tidak terasa pertunjukan ballet akan dimulai. Para penonton mulai menyaksikan para penari ballet yang sedang menari di atas panggung tersebut.





...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pertunjukan balet di Teater Nasional Korea berakhir luar biasa, menyisakan tepuk tangan meriah para penonton dan iringan musik orkestra. Di scene terakhir, para penari berada di masing-masing tempat mereka dengan menjeda pose sampai tirai panggung menutup sempurna.


Bangku-bangku penonton mulai kosong hingga menyisakan sepasang manusia yang terlelap. Saat sedang menonton pertunjukan rasa kantuk muncul sehingga lama-kelamaan Lee Min Ho tertidur dengan kepala berada di pundak Dafina. Dafina yang menyadari itu hanya diam dan menyaksikan pertunjukan kembali. Tepat saat di pertengahan acara, kedua bola mata Dafina ikut terpejam.


"Enggghh," erang Lee Min Ho. Pria itu menyesuaikan matanya dengan sekitar. Setelah mengingat dirinya sedang dimana dengan segera ia langsung bangun dengan perlahan-lahan saat merasakan ada sebuah kepala di atas kepalanya.


Lee Min Ho memindahkan kepala Dafina ke pundaknya agar tidurnya nyaman. Pria itu menatapi setiap sudut wajah Dafina sesekali terkekeh saat melihat ekspresi wajah Dafina yang tergganggu. Ah lucu sekali.


"Oppa...," panggil Dafina.


Note : Oppa itu panggilan untuk laki-laki yang lebih tua sedikit.


"Astaghfirullah! Lah kok sepi teaternya? Perasaan tadi rame banget malah. Sejak kapan teaternya jadi sepi begini?" Lee Min Ho menoleh dan memasang wajah polos yang tidak tahu apa-apa.


Dafina melihat jam tangan yang ia pakai di pergelangan tangan kanannya. Ya Tuhan, sudah pukul 8 malam. "How long does the show take to finish?"


(Berapa lama pertunjukannya selesai?)


Lee Min Ho mengangkat bahu. "I don't know when the ballet will end. Don't you know that I also fell asleep while watching."


(Aku tidak tahu kapan pertunjukan balet selesai. Kau tahu sendiri bukan kalau aku juga tertidur saat menonton.)


Dafina hanya mengangguk sebagai respon, kesadarannya belum kembali penuh. Lee Min Ho bangun dari duduknya dan menarik lengan Dafina keluar dari studio teater. Tujuannya saat ini adalah ke mobil.


"Hey hey! Kita mau kemana?" Dafina bertanya saat pria itu menariknya keluar studio. Dafina menepuk jidatnya bagaimana bisa dirinya bego aisshh.


"Where are you taking me, senior?" ulang Dafina


(Kamu mau membawaku kemana, senior?)


Pria itu tidak menjawab pertanyaan Dafina. Sesampai di depan mobilnya, Lee Min Ho membukakan pintu untuk gadis itu dan menyuruhnya masuk ke dalam.


"You're not hungry? I want to invite you to dinner before taking you home," ucap Lee Min Ho yang mulai menyalakan mesin mobil.


(Kamu tidak lapar? Aku mau mengajak kamu untuk makan malam sebelum mengantar kamu pulang).


Dafina mengangguk. "I'm hungry but where are we going to have dinner oppa?"


(Aku lapar tapi kita akan makan malam dimana oppa?)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...