
"Dap Dap bangun woy!"
Suara panggilan berusaha membangunkan Dafina. Claura, sang manager dan sahabatnya menggoyang-goyangkan tubuh Dafina.
"Dafina bangun anjir!"
Claura berusaha untuk yang kelima kalinya. Cantik-cantik tapi kebo. Itulah julukan yang Claura berikan kepada Dafina.
"DAFINA DESTARIHANIFA BANGUN TAI! ADA BERITA GAWAT INI!!"
Claura berteriak ditelinga Dafina membuat sang empu terlonjak kaget. Usaha Claura akhirnya berhasil, Dafina sudah bangun dari tidurnya malahan gadis itu sudah duduk. Dafina mencak-mencak tak jelas, ia menatap Claura dengan tatapan permusuhan. Claura yang mendapat tatapan itu hanya menyengir.
"NGAPAIN LO TERIAK DI KUPING GUE, HUH?!"
"Maaf atuh." Claura menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu. "Habisan lu gak bangun sih, padahal udah gue bangunin berulangkali. Jadi tidak ada cara lain selain berteriak agar lu bangun."
Ingin sekali Dafina memaki dan mengeluarkan kata mutiara dari mulutnya, tapi tidak ia lakukan karena ini masih pagi. Dafina tidak mau paginya harus diawali marah-marah.
"Plis deh ya Clau, acara pengambilan video terakhir sama Gucci jam 12 siang, sementara ini masih pukul 5 pagi njir! Buat apa lo bangunin gue, huh? Nyuruh gue sholat? Gue lagi halangan."
"Bukan itu tapi ada hal gawat beb," kata Claura.
"Hal gawat apa sampe lo bangunin gue dengan gaya itu?"
"Nih lu liat sendiri." Claura menyodorkan handphone-nya pada Dafina.
Dafina mengambil handphone Claura dan ingin melihat hal gawat apa yang dimaksud perempuan itu. Lihat aja kalau hal yang dimaksud tidak berfaedah!
Hah? Instagram pribadi gue?
"Maksud lo paan, Clau? Ini hal gawat yang lo maksud? Ini mah postingan gue kemarin malam yang jalan-jalan sama Talia & Jin Xing."
"Hal gawatnya memang ada di postingan terakhir lo. Coba lo baca komentarnya."
Dafina mendengus kesal, lalu membuka kolom komentar yang begitu banyak pertanyaan mengenai dirinya. Tapi... kenapa membawa nama seniornya?
...°°...
〔❤️〕〔💬〕〔↗〕⠀⠀⠀⠀⠀〔📥〕️ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀
4.587.435 likes
dafinadstarih Romantic like you💗
ʟɪʜᴀᴛ ꜱᴇᴍᴜᴀ 200.000 ᴋᴏᴍᴇɴᴛᴀʀ
thekingdomfandom Why is the caption like replying to Taehyung's caption on Weverse?
ofc_princeandprincess Oh ini toh yang lagi rame di Tik Tok😳Tapi kalau dilihat' kenapa kaya membalas caption Taehyung?
khaelifanurala Membalas gimana woy? Gue gak tau apa² ini baru keluar dari goa😭
dafinations @khaelufanurala itu lo di weverse kan Taehyung posting foto dengan caption 'Suasana romantis❤️' menggunakan bahasa Korea. Nah, postingan Dafina yang ini seperti menjawab 'Romantis seperti dirimu 💗'
sooyaaa__ #xoxo 파리 패션 위크의 정신은 소중합니다.
8 jam yang lalu
"Emang Taehyung posting kaya apa? Gue mau liat dong." Dafina memelaskan wajahnya.
"Punya hp sendiri juga lo, cek sendiri lah."
Dafina menggeleng. "Fina maunya makai HP Claura. Bole ya beb..."
"Gak."
"Boleh."
"Gak."
"Boleh ayolah..." Dafina memeluk lengan Claura.
"Gini nih nasib gue ngurus bocil." Claura berdesak kesal. Claura menyodorkan handphone dengan terpaksa, "Nih handphone gue, cepetan kalau mau ngecek."
Dafina memberikan senyuman sebelum mengambil handphone Claura. Dafina membuka playstore lalu mendownload weverse, namun tidak bisa karena memoti handphone milik Claura tidak mencukupi.
Dafina mencari di lama pencarian yang Instagram dan internet dengan mengetik Taehyung & Dafina, Dafina, atau Taehyung Paris. Setelah bergelut cukup lama, akhirnya Dafina bisa menemukan di salah satu akun fandom BTS yang meng-upload tentang berita para member BTS.
Dafina mengklik postingan tersebut, terdapat sebuah screenshoot yang dimana Taehyung memang benar memposting tiga buah foto di Paris dan menuliskan caption 'Suasana romantis❤️' dengan memakai huruf Hangul. Postingan Dafina dengan seniornya itu hanya beda satu jam saja.
Dafina mengernyit pada postingan kedua Taehyung, ia seperti familiar dengan lingkungan sekitarnya. Dafina menjelajah di internet untuk menemukan foto postingan kedua dari Taehyung.
Lima belas menit kemudian, Dafina menemukan foto itu ketika sudah berlayar di Pinterest selama lima belas menit.
Deg.
Dafina mengetahui dimana tempat itu, tempat yang sama ketika dirinya dengan Talia & Jin Xing makan malam di menara kemarin malam.
Jadi pria itu ada di tempat....dan yang sama? Astaga mobil yang berada di postingan itu adalah mobil Talia Ryder yang dipakai oleh kami bertiga saat jalan-jalan kemarin!
Apa ini hanya sebuah kebetulan?
Jika ini adalah sebuah kebetulan kenapa rasanya seperti ini bukan kebetulan saja?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hening. Prince dan perempuan di depannya sama-sama diam tidak mengeluarkan sepatah katapun. Seolah mulutnya itu terkunci rapat dengan lem perekat yang kuat. Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.
"Claudia," ucap Prince memecahkan keheningan yang terjadi. Claudia menoleh ke arah kekasihnya itu. Prince semakin bingung dan kikuk saat melihat respon perempuan itu yang diluar dugaannya.
Sial!
"I don't know where to start, but I want to..." Prince melangkah mendekati perempuan itu yang masih terdiam. "Apologize," ucapnya dan lagi-lagi Claudia hanya diam sambil menatap Prince dengan tatapan yang sulit diartikan.
(Saya tak tahu harus mulai darimana, tapi aku ingin...)
"Please say something Claudia," ujar Prince memohon karena ia sendiri bingung harus berbuat apa, pikirannya langsung berkecamuk saat melihat tatapan Claudia.
(Plis katakan sesuatu Claudia).
"What else should I say, Prince? Do I have to say that Prince, you're so romantic with your ex-girlfriend?!" seru Claudia dengan nada sedikit tinggi.
(Saya harus bicara apa lagi, Prince? Apa aku harus bilang bahwa Prince kau romantis sekali dengan mantan pacarmu itu begitu?!)
"I understand..." Prince menghela nafas, ia sudah putus asa.
(Aku mengerti...)
"What do you understand about me, huh?"
(Apa yang kau mengerti dari diriku, huh?)
Pria itu hanya bisa menatap sendu kepada Claudia. Prince bingung harus menjawab apa pertanyaan Claudia. Dia telah putus asa.
"Hahaha I was right, Prince." Claudia tertawa sedih. "You!" Claudia menunjuk Prince menggunakan jari telunjuknya, "You don't understand me at all! I'm just an outlet for your annoyance when you're upset with your ex-lover. Now I realize that I was just a temporary outlet." Claudia menahan air matanya yang akan tumpah.
(Kau tidak mengerti sama sekali tentang diriku! Aku hanya sebagai tempat pelampiasan kekesalanmu ketika kamu sedang kesal dengan mantan kekasihmu itu. Sekarang aku sadar diri bahwa aku hanya pelampiasan sesaat.)
"Please don't say it like that, Clau." bisiki Prince tepat di telinga perempuan itu.
(Tolong jangan katakan seperti itu, Clau).
"I really apologize to you. I'm an ******* and an ******* who keeps hurting you. Honestly, I've been tormented by this situation." bisik lirih Prince membuat Claudia menumpahkan air matanya yang sedari tadi ia tahan.
(Saya benar-benar meminta maaf kepadamu. Saya pria brengsek dan bajingan yang terus menyakitmu. Jujur saja saya sudah tersiksa dengan keadaan seperti ini).
"I'm jealous, Prince."
Prince langsung membawa perempuan itu ke dalam pelukannya, membiarkannya menangis sepuas mungkin. Prince tidak mau membuat perempuan sebaik Claudia membenci kepadanya.
"Come home Prince, I let you go. Dafina needs you as well as you need Dafina. You two need each other." Claudia mengucap kalimat tersebut dengan datar.
(Pulanglah Prince, aku melepaskan dirimu. Dafina membutuhkan dirimu begitupun dengan kamu membutuhkan Dafina. Kalian saling membutuhkan satu sama lain.)
"I don't want to make repeated mistakes for snatching you from Dafina. I also don't want to be an outlet forever, that's why I set you free," ucap Claudia.
(Aku tidak mau membuat kesalahan terus menerus karena telah merebut dirimu dari Dafina. Aku juga tidak mau menjadi pelampiasan untuk selamanya, maka dari itu aku membebaskan dirimu).
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...