
"So how do the four of you feel when you're at this point? The point of your career success," tanya host kepada Rouse, Zennie, Sooya, dan Dafina. Mereka berempat sedang berada dalam acara televisi Amerika.
(Jadi bagaimana perasaan kalian berempat saat sudah berada di titik ini? Titik kesuksesan karir kalian).
"Honestly we don't feel that our dream to be superstar and Mega star star is achieved, it makes us feel very happy. Although the beginning of our career journey did not go smoothly, there were many storms that hit our ship. But thanks to our determination and the support of our team, family and fans, we were able to weather the storms," jawab Rouse dengan berlinang air mata.
(Jujur kami tidak merasa bahwa mimpi kami menjadi superstar dan Mega bintang bintang tercapai, itu membuat kami merasa sangat bahagia. Walaupun awal perjalanan karir kami tidak berjalan mulus, banyak sekali badai yang menerpa kapal kami. Tapi berkat tekad yang kami punya serta dukungan team, keluarga, dan para penggemar, kami bisa melewati badai-badai yang ada.)
"You know that I'm from Indonesia, especially since I'm a Muslim, of course many don't like it and always make me feel that I don't deserve to realize my dreams. But it comes back to yourself. I'm the one who runs not all of them, so why should I listen to them?" Dafina memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak-banyaknya.
(Kalian tau bahwa aku berasal dari Indonesia apalagi aku seorang muslim, pastinya banyak yang tidak suka dan selalu membuat diriku merasa tidak pantas mewujudkan mimpi ku. Tapi itu balik kepada diri sendiri. Saya yang jalanin bukan mereka semua, jadi buat apa saya mendengarkan mereka?)
"Yes, I agree with what Dafina said. This is our life and purpose, so whatever we take it will have an impact on us, not them. Yes they do have the right to vote but not to oblige to obey," ucap Sooya tegas.
(Ya saya setuju yang di ucapkan oleh Dafina. Ini hidup dan tujuan kita, jadi apa pun yang kita ambil itu yang akan berdampak untuk kita sendiri bukan mereka. Ya mereka memang memiliki hak untuk memberikan suara tapi bukan untuk mewajibkan menurutinya).
"So the career journey of the four of them was very difficult to get through all the storms and we thank you for being able to get through that storm so that you can be here," ucap host.
(Jadi perjalanan karir berempat sangat susah untuk melewati semua badai dan kami mengucapkan terimakasih karena sudah bisa melewati badai itu sehingga bisa berada di sini).
"You're welcome and thank you again for all your support and support for us. Without all of you we couldn't be at this point."
(Sama-sama dan terimakasih kembali atas semua dukungan dan support kalian untuk kami. Tanpa kalian semua kami tidak bisa di titik seperti ini.)
"Are you guys going to be The Queen forever?" Tanya Host kepada mereka.
(Apa kalian akan tetap menjadi The Queen untuk selamanya?)
"Yes we will remain The Queen forever. The same Queen even though age adds. We who always love and love the fans forever. Our age is getting longer and longer as time goes by even though we are always together forever. We hope you will also not forget us & always love us."
(Iya kami akan tetap menjadi The Queen untuk selamanya. The Queen yang sama walaupun umur menambah. Kami yang selalu menyayangi dan mencintai para penggemar untuk selamanya. Umur kami semakin lama semakin bertambah seiring berjalannya waktu walaupun begitu kita selalu bersama untuk selamanya. Kami harap kalian juga tidak akan melupakan kami & selalu menyayangi kami.)
"Of course we will love you forever. If you were given the opportunity to have a solo career, what would you choose? Or stay in the entertainment world?"
(Tentu saja kami akan menyayangi kalian untuk selamanya. Jika kalian diberikan kesempatan untuk berkarir solo apa yang akan kalian pilih? Atau tetap berada di dunia entertainment?)
"If we are given the opportunity then we will look for a partner and family. Even though we are idols, we are still humans who will get married and have their own family," jawab Zennie.
(Jika kami diberikan kesempatan maka kami akan mencari pasangan dan keluarga. Walaupun kami seorang idol tapi kami tetap seorang manusia yang dimana akan menikah dan mempunyai keluarga sendiri).
"If for a career I will stay in the entertainment world as a model," lanjut Zennie.
(Kalau untuk berkarir saya akan tetap berada di dunia entertainment menjadi seorang model).
"If I want to be a beauty blogger on social media," jawab Rouse.
(Kalau saya ingin menjadi beauty blogger di sosial media).
"How about you Dafina? What would you do?"
(Bagaimana dengan kamu Dafina? Apa yang akan kamu lakukan?)
"I will remain in the entertainment world as an idol, actress, model, ambassador, and housewife," jawabnya.
(Aku akan tetap di dunia entertainment sebagai seorang idol, aktris, model, ambassador, dan menjadi ibu rumah tangga.)
"Wow, what an amazing dream. Speaking of family, do any of you have a Boyfriend?" tanya host dengan sedikit tertawa.
(Wow, sungguh impian yang luar biasa. Ngomong-ngomong soal keluarga nih, apa di antara kalian sudah memiliki kekasih?)
Rouse, Zennie, Sooya, dan Dafina saling berlirik satu sama lain lalu kemudian terkekeh.
"For now there is no but there will come a time when we have our own partners," jawab Rouse.
"For fans of The Queen, especially fanboys, please don't be heartbroken or stop liking and supporting them if you already have your own lover," ujar Host kepada kamera.
(Untuk para penggemar The Queen khususnya fanboy mohon jangan patah hati atau berhenti menyukai dan mendukung mereka jika kelak sudah memiliki kekasih masing-masing).
"Pastinya penggemar yang sesungguhnya akan merestui jika idola mereka memiliki pasangan masing-masing." Dafina membantin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Prince sudah sangat kesal menunggu di dalam mobil selama 5 jam. Ia sangat kesal seharusnya mengirimkan pesawat pribadinya untuk kekasihnya beserta teman-temannya. Semua makanan dan minuman yang dibelinya sudah habis, ada dua alasannya karena dirinya kelaparan atau merendamkan kekesalannya.
Prince berniat untuk turun dari mobilnya dan memarahi staff bandara karena sudah membuatnya kesal. Namun niatnya ia kurungkan saat melihat empat gadis berjalan ke arah mobilnya.
"Sorry Prince jika membuat mu menunggu lama," ucap Dafina sembari melepas masker di wajahnya. "Pesawat kami saat di Amerika telat datangnya dan saat turun dari pesawat banyak penggemar dan kamera yang menghadang kami."
"Ya tidak apa-apa lebih baik kalian tidur saja selama berjalan."
"Kau tidak marah kan?" tanya Dafina menatap kekasihnya walaupun ia tidak bisa melihat wajah kekasihnya itu dikarenakan Prince duduk di kursi penumpang yang di depan.
"Kau tidak mengantuk hm? Tidur sayang, aku tau kamu mengantuk."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sebenarnya sesampai di dorm Dafina ingin sekali melanjutkan tidurnya. Tetapi dirinya di tahan oleh para eonnie saat akan memasuki kamarnya. Ia di bawa ke ruang keluarga dan mereka bertiga menatap dirinya seakan minta penjelasan.
"Ada apa dengan kalian bertiga, eonnie?" tanyanya heran akan tatapan yang ia dapatkan.
"Kami tidak suka."
Dafina mendongak ketika mendapatkan ucapan dari ketiga unnie-nya.
"Mwo?"
Zennie berdiri lalu duduk di samping Dafina. Tangannya berada di depan dada sambil menatap tajam ke arahnya. "Kami tidak suka kamu menyembunyikan sesuatu dari kami!"
Sejenak Dafina diam karena tidak paham. "Apa maksud dari ucapan eonnie?"
"Kami tidak suka kamu terlalu dekat dengan Prince, Dafina! Kami takut dia membawa masalah di karir kita terutama dirimu." Zennie memegang kedua pundak Dafina.
Ah sepertinya ia tahu permasalahan kali ini.
"Tidak eonnie, Prince tidak akan membawa masalah dalam karir kita berempat. Lagian tidak salah bukan jika aku dekat dengannya." Dafina menenangkan mereka bertiga.
"Tidak salah darimana chagiya? Bagaimana jika ada Dispatch atau Sasaeng or haters yang mengetahui kedekatan kalian? Bagaimana?"
"Sudah eonnie jangan terlalu dipikirkan. Buat apa kita takut sama mereka? Tidak ada gunanya, penggemar yang baik akan mendukung kita walaupun sudah memiliki pasangan masing-masing."
"Kenapa kamu membela Prince?" Rouse menatap Dafina dengan penuh selidik. "Hubungan apa yang kalian punya tanpa sepengetahuan kami?"
"Aku dan Prince tidak punya hubungan apa-apa."
"Lie! You lied Dafina."
"No."
"Kamu tidak mau jujur sama kami? Kita berempat keluarga sayang, kita harus saling tau apa yang terjadi."
"Tidak ada apa-apa unnie, aku ingin tidur, aku sangat lelah dan semua badan ku remuk." Dafina berdiri dari tempatnya dan berpamitan kepada para unnie-nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...