![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
Setelah pembicaraan tersebut luis dan luena pergi ke tempat pembagian kelas.
Saat sampai di koridor.
“Yo murit baru lewat sini” seorang senior memangil dari kejauhan, luena dan luis langsung menghampiri kearah orang tersebut.
“ah terima kasih” luena berterimakasih kepada senior laki-laki tersebut.
“berterimakasih lah nanti kalian harus cepat sebelum kelas akan ramai” seorang kakak senior perempuan yang berada di belakang senior laki-laki tersebut berbicara.
“ah baiklah kalau begitu kami masuk dulu sampai jumpa” luena dan luis tanpa berbicara banyakpun langsung masuk kedalam kelas.
Luena dan luis terkagum melihat kelas tersebut karena banyak hewan roh yang bertebaran di mana-mana dan murit asing datang dari beragam penjuru dengan karakter yang unik dan bakat yang beragam .
“hei awas jangan menghalangi jalan!” seorang murit laki-laki dengan sengaja menyengol luis dan berpura-pura menuduhnya.
“apa kau bilang siapa yang menabrak siapa!” luena tidak terima adiknya di perlakukan begitu dan kemudian luena menarik kerah baju orang tersebut dan bersiap memukulnya.
Tapi tiba-tiba ada aura inti roh yang sangat kuat membuat mereka semua ketakutan dan tubuh mereka membeku tak bisa berkutik.
“ siapa yang mengijinkan ada yang berkelahi di kelas ku?” seorang pria tua dengan baju bewarna hitam dengan rambut bewarna hitam aura yang mengelilinginya sangat menakutkan semuanya sangat takut untuk meliriknya.
Kemudian aura itu perlahan-lahan memudar dan aura sekitar kembali semula mereka bisa bergerak normal, luena pun melepaskan kera baju anak tersebut.
“ayo luis kita tidak usah mempedulikan orang aneh itu!” luena menarik tangan luis dan membawanya ke tempat duduk mereka, murit yang lain juga kembali ketempat duduk mereka.
“apa siapa yang dia sebut orang aneh huh!” murit yang tidak lain bernama leonart itu tidak lain adalah anak keturunan bangsawan asal liu, rumor mengatakan dia adalah anak haram yang di besarkan di keluarga liu sebagai ganti atas kematian ibunya.
“apa masih tidak mau berhenti berkelahi?” orang tua itu berbicara kepada leonart dengan tatapan membunuh, leonart hanya terdiam dan kemudian dia memilih untuk mundur kembali ke tempatnya.
Kemudian ada senior yang masuk sambil memegang spanduk (bisa di katakan sebagai bendera juga ), dan berjalan ke arah orang tua tersebut.
“wah siapa kakak senior tampan tersebut kyaaaaaaa!” para murit perempuan berbisik-bisik karena terpesona dengna ketampanan senior tersebut (ya kalian bisa bayangin sendiri aku lagi malas mencari gambar).
Dan luena hanya menatap biasa orang tersebut dan tidak tertarik sama sekali jadi dia hanya diam dan melihat suasana di dalam kelas tersebut.
“HORMAT KEPADA GURU!” demua memberi salam dan membungkuk (ya kalian tau kan caranya salam orang china), dan hanya di balas dengan kode tangan yang menandakan sudah cukup atau berhenti.
Setelah itu mereka kembali duduk, dan senior itu ijin pamit dan meningalkan kelas tersebut.
Para murit perempuan di kelas itu agak kecewa karena kakak senior tersebut akan pergi.
“hei apa kau tau guru yang adalah orang yang sangat menakutkan” seseorang murit laki-laki berbisik ke luis dan luis sedikit kaget karena luis tidak tau kapan anak itu ada di samping nya.
“um tidak kenapa emangnya?” luis kembali bertanya kepada murit laki-laki yang bernama carlos atau bias dia di pangil hawk.
.
.
.
.
.
Ok SAMPAI SINI DULU YA....
JANGAN HANYA NUMPANG LEWAT AJA AKU NGAK BUAT NI CERITA HANYA UNTUK PAJANGGAN...... :3
JANGAN LUPA LIKE_(\ /)_(O_O)_>BYE<
_(\ /)
_(O_O)
_>BYE<