![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“Apa yang sedang kau lakukan Zai Ni ku mohon hentikan semua ini!. ” guru Xao Ni berkata kepadannya sebagai seorang kakak bagaimanapun Zai Ni adalah sodara kandungnya dan satu- satunya adiknya dia memiliki prinsip jika dia tidak bisa mengantikan kegagalannya sebagai seorang kakak tapi dia bisa memulainya sebelum terlambat.
“AKU TIDAK PEDULI LAGI BAHKAN JIKA AKU MATI AKU AKAN SELALU MENYIMPAN DENDAM KEPADA SEMUA ORANG YANG ADA DI GERBANG TIMUR DULU HINGGA SEKARANG!!!. ” Zai Ni sepertinya sudah sangat emosi dan dendamnya sekarang sudah sampai menyerap ke tulang- tulang dan juga sel di dalam tubuhnya itu.
Kegelapan menguasainya dan jika itu terjadi dia tidak akan bisa kembali dan kegelapan itulah yang mengendalikannya.
“Apa yang harus kita lakukan guru sepertinya ini terjadi dengan begitu cepat. ” murit yang sedang berdiri di samping gurunya itu sedang menunggu waktu yang tepat untuk melawanya dan bergerak.
“Tenaglah kita hanya perlu menunggu sebentar lagi dan kita akan maju ketika waktu yang sudah tepat tiba bersabarlah,kita pasti akan mendapatkan mutiara kegelapan akan menjadi milik kita hahahaha!. ” guru yang sedang punya niat buruk itu sedang menunggu di bikit tidak jauh dari wilayah gerbang timur.
“Hentikan dia Xao Ni bantu aku menyerangnya!. ” guru Wu Chen sedang mengyerangnya agar apa yang dia lakukan itu terhentikan.
“Tapi aku. ” guru Xao ni sedikit ragu karena yang sedang dia akan serang adalah adiknya sendiri,bagaimanapun seorang kakak tidak akan melukai adiknya sendiri kau tau itu kan.
“Ini bukankah ini. ” Wen melihat langit yang berubah menjadi hitam awan- awan hitam mengumpal membentuk sebuah portal dan Wen seperti mengigat sesuatu yang tidak asing dari semua ini.
Bayangan yang selama ini menghantui Wen semenjak dia kabur dari tempat itu,dan masa lalu yang tidak bisa di lepaskan dengan begitu saja,takdir yang sewaktu- waktu akan membawa kita kepada apa yang kita tujuh.
“Tidak sekarang bukan waktunya yang tepat memikirkan tentang masa lalu, aku harus kuar supaya berguna bagi yang lainya teman- teman ku dan juga bagi Yang teman pertama ku. ” Wen berlari menuju tempat pertempuran itu dan mulai melawan para siluman yang sedang berkeliaran memangsa orang- orang yang ada di sekitarnya.
“Wen apa yang sedang kau lakukan kembalilah ke tempat persembunyian mu dan jangan keluar!”. Lan Ci berkata kepada Wen yang sedang berlari ke arah Yang, yang lainnya bertarung dia tidak mendengarkan Lan Ci dan terus berlari.
‘Aku sudah memutuskan untuk maju aku tidak akan mundur lagi’ Wen dengan mengunakan kekuatan roh nya yang sudah lama tidak dia gunakan, dan kurasa dia akan membuat masalah baru karena kekuatan roh nya itu.
“Astaga dia tidak medegarkan ku yang benar saja dia sudah keras kepada seperti yang lainya menyebalkan. ” Lan Ci terus mendumal sambil melawan siluman yang ada di depannya.
“Wen apa yang kau lakukan disini kembalilah ke tempat persembunyian mu. ” Yang menyuruh Wen untuk membali ke tempatnya bersembunti tadi.
“Aku bisa melindungi diri ku sendiri tenang saja dan aku datang di sini untuk membantu mu dan yang lainya juga. ” Wen berkata dengan teguh untuk menolong yang lainnya.