![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“Ya ampun firasat ku sangat buruk saat kita sampai di sana nanti. ” Lan Zi berkata kepada yang lain dan dia berharap saja tidak terjadi apa- apa.
“Apa yang terjadi kenapa jadi seperti ini!. ” JI Han yang sedang mengumpulkan banyak orang yang sedang terluka akhirnya melepaskan tugasnya yang di berikan senior itu dan menjadi penyerang.
“HYAAA RASAKAN INI!!!. ” Ji Han mengeluarkan kekuatan inti rohnya dan mengeluarkan bola api dari telapak tangannya melemparnay ke arah para siluman yaang sedang menghancurkanbagunan itu.
“WAAARRRRRKKKKK!!!. ” siluman itu terlempar sanagat jauh dan tersungkur.
“Siapa dia kenapa dia bisa menjatuhkan siluman yang cukup besar itu sendirian!. ” banyak orang yang melihat keheranan karena JI Han bis amenjatuhkan siluman yang cukup besar itu sendirian.
“Siapa yang berani menyakiti salah satu kesayangan ku huh!. ” Zai Ni sangat tidak suka jika ada sesuatu kesayangannya di lukai oleh seseorang.
“Bagus sekali kau tidak membantu dan membut kita semakin banyak masalah!. ” salah satu murit yang sedang terkagum dengan Ji Han beberapa saat kemudian panik seketika saat Zai Ni berkata kepadanya.
“Eh, apa kau pikir aku takut kepada mu huh!. ” Ji Han bersikap sok tangguh dan kemudian.
“Bocah yang menjengkelkan sekali, pergi sana kau bocah!. ” hanya sekali hentakan jari Zai Ni, Ji Han sudah bisa terlempar sangat jauh.
“AAAAAAAAAHHHHHH, AKU AKAN KEMBALI!. ” Ji Han terlempar dari sana, sedngkan mereka yang terbengong sesaat langsung panik lagi.
“Tidam tamatlah riwayat kita semua aku belum mau mati muda aaaaaahhhhh!!!. ” ue kaga tau sejak kapan ue buat nih orang masuk dalam cerita ue ok lanjut.
“Eh.....!!!. ” sedangkan Zai Ni Hanya kebinggungan dengan sikap mereka semua yang suka berubah- ubah.
“RASAKAN INI HYAAAA!!!. ” Yang datang dengan gagah dan melemparkan bola air ke wajahnya.
“Plok, plok, plok!. ” sedangkan Aswen dan juga Lan Ci bertepuk tangan untuk Yang.
“Terimakasih itu bukan apa- apa hahaha!. ” Yang sangat malu karena terlalu di besar- besarkan.
“Ck, apa- apaan ini dasar kalian bocah- bocah kurang ajar!!!. ” Zai Ni kemudian mengeluarkan tombaknya dan mengeluarkan aliran larva yang panas kepada mereka berempat.
“WUSSSSSSSS!!!. ” tapi sukurnya karena guru Xao Ni membuat pelindung sebelum larva itu menggenai mereka berempat.
“Apa kalian baik- baik saja?. ” guru Xao Ni berkata kepada mereka.
“Ah terimakasih guru besar Xao Ni!. ” mereka ber empat kemudian berterima kasih kepadannya.
“Nanti saja berterima kasih sekarang kalian pergilah ke tempat yang aman untuk berlindung sedangkan dia biar aku yang urus kalian mengerti!. ” guru Xao nI berkata kepada mereka yang sedang mendengarkan guru Xao NI berbicara.
“Baiklah guru kami pergi dulu!. ” setelah itu mereka pergi ke tempat yang lebih aman.
“Guru Wu Chen!. ” Yang kemudian menghampiri guru Wu Chen yang sedang berdiri dan terdiam di sana.
“Guru !, Guru apa yang terjadi dengan mu kenapa kau hanya terdiam begitu saja!. ” Yang sangat kawatir karena guru Wu Chen yang hanya terdiam dan tidak merespon sama sekali.
“Heh roh nya sudah terperangkap di dalam labirin buatanku dia hanya bisa keluar jika dia berhasil mengalahkan semua ujian yang ada di dalam labirin ku itu. ” Zai Ni berkata dengan banga dan dia tidak akan membiarkan Yang dengan temanya mengacaukannya.