TWINLING SHIN [BOOK 1]

TWINLING SHIN [BOOK 1]
Episode 15



Luis kemudian pergi ke tempat yang di katakan wanita tabib tersebut untuk menemukan obat penawar dan melakukan perjalanan selama tiga hari dua malam, sedangkan Luena masih di tempat tersebut membantu para senior itu untuk menyegel kembali siluman yang mengamuk tersebut ke dalam wadah tempat sebelum siluman itu di keluarkan.


“WAAARRRRRKKKKKK!. ” siluman itu masih tidak mau berhenti memberontak dan masih mengerakan kekuatanya sambil melawan.


“KLANG KLANG KLANG!. ” suara hentakan rantai yang saling berbentutran satu sama lainnya.


“Apa yang terjadi di sini?. ” kemudian dia datang ya dia adalah guru besar Wen, semuanya melihat ke arah kedatangan guru Wen.


“Guru besar siluman ini tidak bisa di kendalikan kami juga bingung apa yang terjadi dengn siluman ini. ” Xianmian menghampiri guru Wen dan menjelaskan apa yang terjadi.


“Jadi begitu ya. ” Kemudian guru Wen mengeluarkan kekuatanya, semua yang berada di sana kaget karena sedikit kekuatan guru Wen dapat menyegel kembali siluman yang sangat sulit di taklukan banyak orang, dan dia bisa menaklukannya sendiri dan menyegelnya kembali dengan tenang.


‘Aku tidak percaya ini semuanya sangat bersusah payah mengerahkan semua kekuatanya sedangkan dia hanya degan sedikit kekuatanya saja langsung bisa menyegel kembali siluman itu’ Luena terlihat terkesan dengan guru Wen tersebut.


“Baiklah semuanya aku sudah mengatur tempat baru selama tempat latihan ini sedang di perbaiki, maka aku memindahkan tempat latihan ke hutan Fan Luo, beritahukan ke teman kalian yang lainnya. ” setelah guru Wen memberikan perintah kemudian semua para murit senior itu pergi dan hanya senior briton dan juga Xianmian yang masih di tempat latihan.


Ya ke adaan tempat latihan saat ini bisa di katakan seperti habis di terjang badai karena bagian pembatas hancur pohon tumbang kolam teratai yang berantakan sudah tidak seperti sebelumnya yang sangat indah kini berterbalikan dari sebelumnya, dan kalau di perkirakan perbaikan tempat latihan ini pasti membutuhkan waktu yang sangat lama untuk semuanya kembali semula.


“Eh...kemana semua para senior itu?. ” Luena kebingungan sendiri semua senior itu menghilang cepat sekali seperti ninja asal jepang ninja hatori.


Luena masih belum pergi dari tempat tersebut, sedangkan guru Wen pergi menghampiri guru Yang untuk menyapa dan mengobrol sedikit bersama dengan senior Xianmian dan senior Briton.


Aku masih penasaran dengan apa yang terjadi di sini semuanya terlihat sangat aneh, aku masih melihat mereka yang sedang berbicara dari tempatku berdiri.


“Hei nak apa yang kau lakukan di sana apa kau tidak mau pergi?. ” guru Wen memanggil ku, saat dia melihat ku yang masih berdiri di sana.


“A- ah aku?. ” aku sedikit tergagap karena aku di panggil oleh pemimpin perguruan dikatakan sebelum dia di angkat sebgai kepala perguruan bahwa dia adalah salah satu dari enam murit yang sangat berprestasi di perguruan ini.


“Iya kenapa kau adalah anak baru bukan apakah kau tidak kembali untuk pembagian kamar asramah dengan yang lain nya?. ” guru Wen bertanya pada ku, sedang kan guru Yang hanya melihat ku dengan tatapan khas nya yang megerikan dan dingin itu.


“Tugas kalian sudah selesai kalian bedua bisa pergi sekarang. ” guru Yang berkata kepada senior Briton dan Xianmian, kemudian mereka berdua pergi dari tempat dan meningalkan kedua guru di tempat tersebut.


.


.


.


.


.


Ok SAMPAI SINI DULU YA....


JANGAN HANYA NUMPANG LEWAT AJA AKU NGAK BUAT NI CERITA HANYA UNTUK PAJANGGAN...... :3



JANGAN LUPA LIKE_(\ /)_(O_O)_>BYE<


_(\ /)


_(O_O)


_>BYE<