![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“Ayo ikut aku!. ” Yang mengajak Wen ke suatu tempat entah apa itu, btw si Wen mau aja ikut pergi bersama Yang.
Kemudian mereka berdua pergi ke suatu tempat yang Yang katakan tadi.
“Wen coba kau lihat ke arah sana. ” Yang menunjuk tempat seperti kolam yang sangat besar dengan air terjun yang sangat indah di tengah kolam tersebut ada sebuah batu.
“Tepat ini seperti tempat bertapa. ” Wen hanya menebaknya karena iyalah udah keliatan dari latarnya.
“Bagini lihat aku, aku akn menunjukan sesuatu yang menarik. ” Yang kemudian turun dan mendekati kolam itu, dan Wen hanya memperhatikan dari atas atap pembatas.
“Membosankan sekali. ” Ji Han sedang berjalan- jaln di tempat yang sama.
‘Eeh apa yang dia lakukan di sana apa dia tidak tobat sudah membuat onar terus’ Ji Han terkejut saat melihat Yang, yang sedang mau melakukan sesuatu dan juga langsung bersembunyi di semak- semak.
“Baiklah ini saat nya membuat onar lagi. ” Yang menyelam ke dalam air kolam dan.
“BOAAAM. ” ledakan gelembung air yang sangat besar berdengung di mana- mana.
“Tidak ini sangat gawat. ” Ji Han sangat panik dan juga sangat takut karena dia juga sedang berada di tempat kejadian perkara, kaya cerita spy saja.
“Percikan air yang mengagumkan. ” Wen hanya mengangumi semua itu, iy nih orang bener kaga tau sebentar lagi bakalan kena sasaran juga.
“SIAPA DISANA?. ” seseorang penjaga kolam kemudian berlari ke dalam kolam untuk melihat ke adaan kolam lotus seperti apa, sedangkan Yang masih menahan nafas di dalam air supaya tidak ketahuan.
“Cepat kau periksa di sana!. ” kemudian mereka berpencar untuk mencari siapa yang membuat onar itu.
“Siapa yang berani membuat onar di wilayah ku!. ” seorang wanita dengan wajah yang sangat cantik dan memakai baju bewarna ungu membawa cambuk dia adalah guru Wu Chen, diktakan guru wanita ini sangat sadis dalam mengajar dan tidak kenal dengan kata ampun.
“HAHAHAH kecar aku kalau bisa guru jelek!. ” Ying kemudian keluar dari air dan berlari sambil mengejek guru Wu Chen.
“Dasar anak kurang ajar kejar dia jangan sampai dia lolos dari gengamanku ini sudak ke berapa kalinya dia melakukan keonaran di sini!. ” guru Wu Chen dan rombonganya kemudian berlari mengejar Yang.
Guru Wu Chen kemudian berhenti sebentar dan melihat ke arah tempat Wen bersembunyi.
“Siapa di sana keluar!. ” Wen kemudian jatuh karena cambukan guru perempuan itu.
“Ah. ” guru Wu Chen kemudian mendekatinya dan melihatnya, Wen hanya sedikit panik dan terdiam.
“Wajahmu mengigatkan ku terhadap seseorang yang aku kenal, siapa kau?. ” guru Wu Chen mengangkat dagu Wen dan melihatnya.
“A-aku Wen Rou. ” dia sedikit gemetaran karena tekanan guru Wu Chen yang sangat menakutkan hinga membuat tubuhnya merinding.
“Hoh, pergilah aku membebaskanmu hari ini tidak lain kali mengerti. ” guru Wu Chen kemudian menyuruh Wen pergi dari tempat tersebut.
Wen hanya mengikuti arahan agar bisa keluar dari tempat itu, dan saat di koridor Wen bertemu dengan Ji Han di sana yang mengeringkan dirinya.
“Ah, menyebalkan sekali si Yang dia membuat baju ku basah semua. ” Ji Han berjalan sambil memngelap tubuhnya ah maksudnya baju nya yang basah.