TWINLING SHIN [BOOK 1]

TWINLING SHIN [BOOK 1]
Episode 42



“Siapa kau dan kapan kita perna bertemu?. ” guru Wu Chen sedikit aneh karena dia tidak perna bertemu dengan mantan jendral naga hitam dari lautan timur itu.


“Hmm, jangan bersikap kau sedang menyangkal semua ini ingatlah baik- baik!. ” kemudian dia berkata.


“Hiks-hiks-hiks!. ” suara seorang gadis yang sedang menangis di pinggir danau.


“Blup-blup-blup. ” suara gelembung yang meletus berasal dari bawah air.


“Siapa di sana?. ” gadis itu bertannya dari asal gelembung itu muncul.


“Gadis kecil apa aku mengagetkan mu?. ” suara nya sangat bergema di sana,dia muncul dari bawah air dan dia ternyata adalah seorang siluman naga.


“Ah kau besar sekali!. ” gadis itu berkata kepada naga hitam yang muncul di depannya itu.


“Hahahaha, aku memang besar karena ku seorang jendral dan aku harus kuat tidak kecil seperti mu. ” siluman naga itu sengaja bengatakannya dia sedang mengejek gadis itu untuk menghiburnya sedikit.


“Siapa yang kau bilang kecil dasar kakek- kakek. ” gadis itu membalasnya kembali karena telah mengatainya kecil.


“Aku masih muda lah. ” naga itu sedikit menghelai nafas karena perkataan gadis itu.


“Berhenti beromong kosong, siapa kau seberannya?. ” gadis itu ternyata tidak bodoh karena dia sudah tau apa niat nya.


“Kau seorang jenral siluman naga, kau pasti banyak orang yang menyukaimu. ” gadis itu berkata sambil menunjukan wajah sedikit murung.


“Seorang jendral bukan berarti memiliki banyak teman dan mereka juga tidak bisa berteman sesuka hatinya. ” siluman naga itu berkata kepada gadis itu.


“Jadi jangan perna bersedih jika karena hanya kau tidak dapat memiliki teman karena teman dan musuh mu adalah emosi mu dan jangan biarkan emosi itu mengendalikan diri mu. ” naga itu berkata dan sejak saat itu gadis itu tidak peduli dia punya teman atau tidak dan dia hanya percaya bahwa hanya kekuatan yang dapat membuat nya menjadi kebanggaan bereka semua.


“Aku tidak terlalu ingat soal itu tapi aku akan tetap melawan mu dan aku tidak peduli jika kau lebih kuat dari ku!. ” guru Wu Chen berkata kepadanya tapi siluman naga itu tetap dengan emosi yang sangat tenang sambil menatap guru Wu Chen.


“Kau sekarang sudah menjadi wanita yang kuat tidak seperti dulu saat kau masih gadis kau sangat cengeng. ” siluman naga yang sudah keliatan tua itu berkata kepada guru Wu Chen yang sedang menatapnya dengan tajam dan tatapannya seolah- olah itu akan menusuknya ketika dia hanya sedikit bergerak dan tidak membiarkannya lari dari wilayahnya hidup- hidup.


“Aku tidak peduli apa yang kau katakan aku akan mengalah kan mu!. ” Wu Chen berkata kepadanya dengan sangat tajam.


“Kalau begitu kau harus melawan ku dengan nyata!. ” kemudian siluman naga itu memancarkan cahaya yang begitu terang dan kemudian guru Wu Chen sadar.


“Guru kau sudah sadar baguslah. ” Lan CI berkata kepada guru Wu Chen yang baru saja terlepas dari halusinasi nya.


“A-apa yang terjadi?. ” guru Wu Chen bertannya kepada Lan Ci yang sedang berdiri di sampingnya.