![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“GRRRRRR!!!. ” suara gerangan sesuatu menccoba keluar dari portal langit itu dan mencoba turun.
“Tidak ini tidak mungkin akhir dari gerbang timur bukan. ” warga yang tengah melihat itu mereka sangat takur dan bersembunyi dengan apa yang mereka semua lihat itu sangat membuat mereka takut dan mulai kembali berhamburan.
“Semuanya jangan panik ,pergilah ke tempat yang aman untuk berlindung!. ” salah satu murit dari guru Wu Chen memberi arahan kepada orang- orang yang sekarang sedang panik tersebut.
“AHAHAHAHAHA!. ” Zai NI sangat senang dengan apa yang selama ini menjadi tujuannya tercapai, tapi kemudian saat dia sedang tertawa dengan begitu kerasnya dia tersambar oleh petir yang sangat dasyat hinga membuatnya hancur lebur.
“ZAI NIIIII!!!. ” tepat setelah petir itu menyambar tubuh Zai NI, Xao Ni langsung sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya adiknya sekarang benar- benar mati di depan mata kepalanya sendiri.
“Ini lah frikuensinya jika dia berani melakukan pembukaan gerbang portal antara dunia kematian dengan dunia kehidupan itu akan membuatnya menjadi tumbal balik bagi mereka yang marah. ” guru Wu Chen berkata karena dia tau sedikit dengan kitab yang sangat di larang itu Zai Ni sepertinya mencuri kitab terlarang itu dan mengunakannya menjadi media balas dendamnya terhadap gerbang timur.
“Huh, ARRKKKK!!!. ” Wen kemudian merasa tubuhnya sangat sakit kepalanya berdenyut sangat keras hinga membuatnya hilang kendali dan tidak bisa mengontrolnya.
“Apa yang terjadi padamu Wen!" kemudian Ji Han yang melihat itu membantu Wen untuk menenabgkan dirinya yang tidak terkendali itu.
“Aswen bantu aku,Wen menjadi sangat aneh!. ” Ji Han kemudian sangat kesakitan sebelum Wen menendangnya dengan sangat kuat hingga dia terpojok di sana.
“Wen sadarlah tenang!!!. ” Aswen mencoba menahan Wen dari belakang dan mencoba membuatnya diam untuk beberapa saat tapi usaha Aswen itu gagal karena Wen sangat tidak bisa di kendalikan sama sekali.
“Ah menyebalkan yang satunya mereda sekarang kita harus berhadapan dengan masalah yang lain ini memang menyebalkan. ” JI Han kembali mengeluh seperti biasanya tapi masalahnya yang sekarang tengah mereka hadapi adala teman mereka sendiri.
“Sepertinya kita harus memberitau Yang karena dia yang tau paling banyak tentang Wen. ” Aswen mempunyai usulan kepada Ji Han yang sedang terduduk di bawah karena serangan Wen tadi yang membuatnya seperti itu.
“Baiklah kalau begitu kau tetaplah di sini dan aku akan memanggil Yang ok bye!. ” kemudian Ji Han pergi begitu saja meninggalkan Wen Dan Aswen.
“E-eh tunggu astaga yang benar saja. ” Aswen hanya mengaga saat melihat JI Han kabur dan dia di suruh untuk menemani Wen yang sedang tidak terkendali di sana.
“Wen tenangkan diri mu apa yang sebenarnya terjadi kepada mu?. ” Aswen berbicara selagi Wen menyerangnya dengan belati yang dia pengang, Aswen tidak bisa melakukan apapun selain terus menghindarinya.
“Ah menyehbalkan sekali,aku sendirin di mana mereka bertiga sekarang!. ” Lan Ci yang sedang berjalan sendiri juga sangat kesal karena di tinggalkan seperti biasa.
Ok semuanya sampai di sini dulu ya kapan_ kapan semoga saja ada peningkatan di novel ini(^o^)