![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
Sesampainya Luena dan Luis di depan gerbang akademi, Luena dan Luis melihat banya para pengendali sihir yang mengagumkan berasal dari berbagai desa yang berbeda tengah berbaris untuk pengujian elemen inti roh untuk setiap murit yang mendaftar.
Setiap orang yang berhasil masuk hanya yang memiliki inti roh saja, Luena dan Luis melihat - lihat sekitar dengan sangat kagum.
Mereka tidak sabar buat menanti giliran mereka untuk pengujian inti roh mereka masing - masing.
"Hei kalian!. "seseorang berambut coklat memangil dari kejauhan, berasal dari barisan agak lebih depan dari mereka berdua.
Dan saat di lihat dengan sesama iyalah adalah Alfa yang tengah mengantri bersama aslan di barisan agak depan.
' Huh, kenapa bisa ketemu lagi sama tuh orang!. ' Luis dan Luena serempak dalam hati keduanya, sambil membuat wajah tidak percaya.
Alfa pun meningalkan aslan di barisan dan menghampiri Luena dan Luis, kemudian memotong barisan saat Luis yang di belakang mereka sedang tidak sadar.
"Hei apa yang kau lakukan jangan memotong barisan orang. " Luis berbicara kepada Alfa dan tidak di hiraukan sama sekali olehnya.
"Hehe kita ketemu lagi nih. " Alfa berbicara dan masuk di tengah -tengah luena dan Luis.
Sambil cekikikan dan tidak menghiraukan Luis yang dari tadi mengomel di belakang, seolah - olah dia tidak berdosa motong barisan antara Luena dan Luis.
"A..ah iya sepertinya kita bertemu lagi yah. " Luena membalas dengan senyum yang di buat -buat sebisa mungkin.
"Hei sudah ku bilang jangan dekat -dekat dengn kakak ku. " Luis mengangkat bicara sambil menorong alfa menjauh dari Luena.
"Heh emang kenapa, kakak mu aja ngak masalah kok, iyakan Luena. " Alfa berbicara dengan angkuh dan bertanya pada Luena.
Dan alhasil Luena ngak mempedulikan mereka, mereka duel terus hinga lupa bahwa mereka udah keluar barisan, dan saat mereka sadar Luena udah ada di barisan agak depan sedangkan mereka harus terima nasib mengantri ulang.
Saat itu mata luena tertuju pada aslan yang giliran menguji inti roh, dan saat aslan naik ke atas altar pengujian, Aslan sedikit melirik kearah Luena yang sedang menatapnya.
Luena yang ketahuan sedang menatap pun berpaling sesaat sebelum aslan meliriknya kembali, saat altarnya pun mulai menguji inti roh Aslan dan kemudian hasil inti rohnya pun keluar.
Dan ternyata inti roh Aslan adalah Lang (Api Ponix). semua yang melihatnya terkagum karna jarang -jarang ada yang mempunyai inti roh api Phonix.
'Waw dia mengagumkan' Luena mengagumi Aslan di dalam hati.
Yang di tatap pun tersadar dari lamunan dan kembali memalingkan wajah untuk kedua kalinya.
"Hei apa kau melihat itu?. " Alfa berbicara kepada Luis sambil memperhatikan keduanya yang di depan.
" Heh kau pikir aku buta haa!. " Luis menjawab tidak mau kalah dengan pertanyaan Alfa.
"Mungkin aja kan. " Alfa hanya cetas cetos aja sengaja buat Luis marah sih ceritanya.
"Kauuu..." Luis emosinya pun langsung memuncak dan pereng hebat mereka berduapun di mulai lagi.
Setelah beberapa menit setelah aslan lulus uji inti roh dan beberapa jam menunggu akhirnya tiba giliran Luena yang mulai menguji inti rohnya.
Dan kemudian hasil roh Luena adalah...
Hehe penasaran ya dengan hasil inti roh luena kita tunggu aja buat chaper berikutnya yaa~
Buat hadiah gambar Luis~♡
Sampai jumpa di chaper berikutnya yaa~ bye
\( ^ 0 ^\)