![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“Selamat datang di tempat tinggalku!. ” Yang mengatakannya saat mereka sudah sampai di dalam rumah Yang, Wen hanya terdiam melihat kelakuan Yang, yang kadang tidak masuk akal.
“Ini rumah mu, sangat tradisional!. ” Wen selalu berkata dengan kata yang mengejek tapi itu adalah kebenarannya.
“Pa?, tega sekali kau Wen!. ” Yang kemudian menyudut seketika Wen mengatakan nya.
“???. ” sedangkan Wen hannya bingung karena sikapnnya Yang.
Kemudian Wen melihat ada sebuah lukisan di tembok sisi ruangan tersebut, seperti gambar seorang legenda besar,.
“Um, gambar apa ini?. ” Wen bertannya kepada Yang, yang masih terpojok kemudian Yang langsung menoleh saat Wen memanggilnya.
“Ha, gambar itu oh gambar itu, itu adalah gambar guru Jiang Yi dari perguruan Luo aku sangat suka dengannya!.” Yang berkata kepada Wen sambil menbesar-besarkan nama guru favorit nya.
“Guru Jiang Yi!.” Wen hanya mengumamkan namannya.
“Ya aku sangat mengaguminnya!. ” Yang memberitau banyak hal tentang guru itu, karena y\Yang adalah salah satu dari murit guru Jiang Yi.
Sedangkan Wen hanya diam sambil menyimak kata-kata Yang panjang di kali lebar di kali tinggi, semalaman dia bicara dan terus berbicara anehnya itu Wen hebat juga karena dia tidak panas apa telinganya, ue aja sekali bunda ue ceramah dari pagi sampai malam tuh telinga panas langsung dengernnya.
“Uhuk-uhuk-uhuk, bagaimana apa kau masih mau mendengarkan cerita ku?. ” Yang berkata dengan suara yang sedikit serak karena terlalu banyak bicara dari malam hinga pagi, bisa dibilang begitu saja karena otak ue udah bentrokan kali ini jadi bingung mau lanjutin ceritanya.
“Tidak lain kali saja kau ceritakan lagi karena kau pasti sedang membutuhkan obat agar membuat tengorokan mu membaik, minumlah air ini!. ” Wen menyodorkan gelas di gengamannya kepada Yang, dan Yang langsung mengambil gelas yang ada di gwngamannya Wen dan langsubg meneguk nya.
Wen hanya masih terbayang kata-kata itu yang di katakan oleh Yang ‘JiangYi’ nama itu seperti perna dengar tapi Wen lupa siapa dia.
“Wen hei, Wen apa yang sedang kau pikirkan?. ” Yang bertannya saat Wen hanya termenung seperti biasa tapi entah apa yang dia renungkan.
“Tidak ada apa yang akan kita lakukan setelah ini?. ” Wen langsung menjawap singkat dan kemudian bertannya kepada Yang karena dia sedikit bosan.
“Eh?, ah hari ini aku lupa aku akan pergi ke perguruan apa kau mau ikut aku akan memperkenalkan guru Jiang Yi kepadamu langsung itupun kalau dia tidak sibuk. ” Yang berkata kepada Wen dia mengajak Wen untuk pergi ke perguruan tempat asal dia berlatih ilmu sihir.
Sebenarnnya Yang adalah anak yang cukup berbakat tapi karena dia suka membuat onar jadi dia selalu pergi dari perguruan dan kadang juga suka menghilang entah kemana, abis itu kembali dan mendapat hukuman itu yang paling Yang sukai saat dia sedang bosan para seniornnya akan mengejarnnya dan mencoba membawanya kembali ke perguruan atas perintah para guru.
“Um, baiklah apakah itu berarti aku akan ikut pembelajaran?. ” Wen kembali bertannya kepada Yang karena dia bingung.
“Ya tentu saja kalau begitu aku akan siap-siap ganti baju perguruan dan kau tunggu di sini aku akan kembali!. ” Yang menyuruh Wen untuk menunggunnya.