![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
“WEN AWAS!!!. ” Yang kemudian berteriak saat siluman itu mencoba menusuk Wen saat Wen tidak melihatnya.
“ZRINGGGG!!!. ” suara gesekan senjata yang terbuat dari besi.
“Huh. ” Wen kaget saat siluman itu mau menusuknya, tapi tiba-tiba saja ada sebuah pedang terbang yang melintas dan menyelamatkannya dari siluman itu.
Siluman itu terluka di bagian lengannya dan juga dia sedikit kelelahan.
“Wen apa kau baik-baik saja?. ” Yang menghampiri Wen yang sedikit shok karena tadi.
“Ah ya aku baik-baik saja. ” kemudian mereka melihat pedang yang tadi menancap di tanah itu bergerak dan kemudian terbang ke langit.
“Apakah hanya begini kemampuan mu siluman tingkat E tidak ada apa-apanya bagi ku. ” ada seseorang yang datang dari atas pohon dia adalah seorang pemburu siluman, jika di lihat dari cara berpakaiannya.
“Huh sial, sebaiknya aku pergi saja, hei bocah aku pasti akan kembali melawan mu. ” siluman itu sedikit ketakutan saat melihat orang itu datang dia kemudian pergi dan melarikan diri, sedangkan orang yang berjuba itu sedang melihat-lihat tempat perkara dan juga meneliti setiap situasi.
“Siapa kau?. ” Yang bertanya kepada orang tersebut yang masih sibuk dengan tugasnya sediri dan tidak mempedulikan mereka sama sekali.
“Huh, seharusnya itu adalah pertanyaanku!. ” dia kembali mempertanyakan pertanyaan yang baru san Yang katakan.
Yang sedikit tidak suka dengan nada bicara orang tersebut yang terdengar menjengkelkan untuk di dengar.
“Apa kau melihat ku seperti itu, kau pikir kau pantas!. ” orang itu hanya berbicara kepada Yang dengan nada yang jutek dam malas peduli dengan pendapat Yang kepadanya.
“Cih, kau. ” saat Yang ingin memberi pelajaran kepadanya dan kemudian Wen langsung menahanya agar tidak membuat masalahnya semakin rumit.
“Jika kau ingin memberi tau siapa kau sebenarnya?. ” Wen mengeluarkan pertanyaanya dengan wajah datar khas dirinya seperti biasa.
“Heh, buat apa aku memberitau kalian siapa diri ku, itu tidak penting!. ” orang itu hanya menjawap masih dengan nada yang masih menjengkelkan seperti tadi.
“Lebih baik kalian pergi sekarang, siluman itu tidak ada urusannya dengan kalian!. ” kemudian dia mengusir Yang dan juga Wen dari tempat itu.
‘Orang ini seperti familiar’ Wen seperti perna bertemu orang berjuba itu di suatu tempat yang perna dia lewati dulu.
“Wen ato kita peergi saja dari tempat ini!. ” Yang berkata kepada Wen dan berlalu pergi dari tempat itu, sedangkan orang itu hanya tidak peduli dengan mereka sama sekali.
Setelah pertemuan itu Yang dan juga Wen pergi meningalkan orang itu di sana dan kembali berjalan untuk pulang, dari tadi aku ngomong pulang-pulang aja tapi tidak sampai-sampai.
“Hei Wen apa yang kau pikirkan, kau terlihat murung sejak tadi. ” Yang bertanya kepada Wen karena dia pikir Wen sedang ada masalah jadi jika Yang bertanya mungkin dia akan menjelaskannya dan Yang bisa membantu, katanya sih.
“Tidak apa-apa, apa perjalanan ke rumahmu masih jauh?. ” Wen langsung menganti topik pembicaraan, agar Yang membahas hal lainnya.
“Kita akan sampai, kau lihat di depan sana adalah tempat tinggalku. ” Yang menunjuk ke depan jalan, dan mereka kembali berjalan sesampai di depan.
“Apa kita sudah sampai?. ” Wen bertanya sesaat yang langsung berhenti berjalan.
“Ya ini adalah tempat tinggal ku kita sudah sampai!. ” Yang langsung mengajak wen untuk memasuki rumah Yang, apa yang akan mereka lakukan aku penasaran btw aku kan penulisnya ngapain aku penasaran kalian lah yang seharusnya penasaran bukan akau yaelah.
.
.
.
.
.
Ok SAMPAI SINI DULU YA....
JANGAN HANYA NUMPANG LEWAT AJA AKU NGAK BUAT NI CERITA HANYA UNTUK PAJANGGAN...... :3
JANGAN LUPA LIKE_(\ /)_(O_O)_>BYE<
_(\ /)
_(O_O)
_>BYE<