TWINLING SHIN [BOOK 1]

TWINLING SHIN [BOOK 1]
Episode 28



“Ayolah lepaskan aku. ” Yang hanya meminta- minta untuk tidak menangkapnya dari sana.


“Berhenti berbicara dan terima saja nasipmu. ” senior Ming Gui berkata akan kebenaran itu semua karena Yang terlalu bandel dan juga nakal.


“Ayolah kenapa semuanya membicarakan tentang masalah ku, dan bisakah kalian juga berbicara tentang masalah kalian dan bisa berhenti menjelek- jelekan ku. ” Yang hanya berbicara sambil berkata karena dia juga sangat benci jika hanya dia yang selalu di marahi.


“Berhenti berbicara dan tunggu di sini sampai guru Wu Chen datang dan memberi pelajran kepada mu. ” senior Ming Gui berkata dia tidak ingin basa- basi lagi.


“Haisss. ” Yang hanya pasrah dan diam di tempat dan tidak melakukan apa –apa.


“Ming Gui, Guru Wu Chen sudah datang!. ” salah satu siswa memberitahu kan nya kepada mereka setelah mendegar kabar.


“Bagus akhirnya aku tidak harus menjagamu seharian lagi!. ” senior Ming Gui sambil senang karena setelah guru Wu Chen datang dia akan bebas dari tugas.


“Tidak lepaskan aku!!!. ” Yang berusaha kabut tapi itu tidak berguna karena dia tidak akan bisa lepas dari ikatan tali Ming Gui.


“Berhenti merengek seperti anak kecil, jika kau tidak membuat masalah ini tidak akan terjadi. ” Ming Gui tidak memikirkan rengekan Ying dan hanya menggikuti tugas.


“Bagaimana dengan bocah itu?. ” guru Wu Chen datang, mungkin akhir dari riwayat Ying karena dia akan di hukum dan itu bukan hukuman biasa.


“Lapor guru kami berhasil menangkapnya. “ senior Ming Gui memberi laporanya, btw ue paling ngak bisa membuat laporan yang bener jadi skip aja.


“Bagus sekali tidak sia- sia aku melatih mu dari dulu, dan kau bocah ikut aku kalian bawa dia!. ” setelah itu guru Wu Chen memberi perintah dan membawa Yang untuk di hukum di tempatnya.


“Oh iya kau benar sejak aku bertemu dengan mu di koridor aku tidak melihat Yang bersamamu kemana dia ya?. ” Ji Han berkata karena dia binggung juga dan tidak tau apa- apa.


“Eh kapan Yang datang ke sini?. ” Lan Ci juga ikut penasaran.


“Berhenti bertanya dan tidak ada yang menjawapnya lebih baik kita mencarinya. ” kemudian Aswen bangkit dari duduknya dan keluar untuk mencari Yang.


Wen juga ikut Aswen untuk mencari Yang, sedangkan mereka berdua saling menatap dan kemudian juga ikut menggikutinya.


“Jangan berjalan mengikuti langkah ku!. ” Lan Ci berkata kepada Ji Han yang berjalan di belakangnya tapi anehnya ini kenapa dia marah.


“Lah kan kau yang berjalan di depan ku, dan juga kita itu sedang pergi ke tempat yang sama!. ” ok mereka mulai lagi itu selalu terjadi setiap saat kalau mereka bertemu.


“Kenapa mereka selalu saja bertengkar?. ” Wen berkata kepada Aswen yang hanya asik berjalan dan tidak mempedulikan mereka berdua.


“Jangan kawatir mereka selalu seperti itu sejak dulu. ” Aswen berkata kepada Wen ya kan mereka sudah sepertiitu sejak dulu hinga sekarang.


“Mereka terlihat sangat serasi ya. ” Wen berkata sedangkan Ji Han dengan Lan Ci terus mendumal dan tidak mau ada yang kalah.


“Apa serasi najis aku mah!. ” Lan Ci berkata kepada Wen karena mereka memang saling membenci.


“Huh siapa juga yang mau di pasangkan dengan mu!. ” Ji Han juga tidak mau kalah dan ikut menyaut perkataan Lan Ci.