TWINLING SHIN [BOOK 1]

TWINLING SHIN [BOOK 1]
Episode 24



“Oh dia perkenalkan ini teman ku Wen , dan Wen perkenalkan ini Ji Han dulu kami satu angkatan!. ” Yang memperkenalkan mereka berdua.


“Salam kenal Wen. ” kemudian Wen berbicara sambil memberikan tanganya ya maksudnya jabat tangan.


“Oh, aku Ji Han salam kenal juga. ” dan sontak Ji Han langsung membals jabatan tangan Wen.


‘Tanganya halus sekali’ Ji Han berbicara di dalam hati sambil sedikit mengelus tangan Wen yang sedang di gengam, awas otak lu travel ini bukan cerita gay mereka hanya salah paham.


“Tatapan macam apa itu?. ” Yang hanya memandangi kedua orang yang sdang bergengaman tangan di depanya awalnya hanya berkenalan tapi lebay amat udah kaya cerita bertema kisah percintaan remaja udah banyak omong kosong ok lanjut.


Kemudian JI Han melepaskan gengaman tangannya dan kembali tersadar btw tadi itu dia lagi menghalu dulu,Sedangkan Wen hanya melihatnya aneh.


“Ok sudah dulu ya Ji Han aku dengan Wen mau masuk kelas dulu bye. ” Yang langsung cepat-cepat membawa Wen menjauh dari Ji Han dan kembali ke tempat tujuan mereka.


“Lihat Wen ini adalah perpustakaan terbesar di perguruan ini. ” Yang mengajak Wen untuk melihat-lihat sementara sebelum kelas di mulai.


“Banyak sekali bukunya. ” Wen berkata pada akhirnya saat melihat banyak buku ajaib di dalam perpustakaan yang berterbangan.


“Ya tentu saja namanya juga perpustakaan. ” Yang hanya sedikit heran dengan nya.


Wen kemudian melihat-lihat sekitar perpustakaan sedangkan Yang hanya memperhatikan Wen dari jauh supaya dia tidak tersesat, ya karena perguruan ini sangat besar dan cukup luas bahkan terkadang senior juga tersesat.


“Kita hanya di suruh untuk merapikan buku-buku itu kau pikir apa. ”


“Ya mungkin kau cukup benar, tapi untuk apa?. ”


Suara seseorang dari arah luar sedang menuju ke dalam perpustakaan.


“Sttt, jangan bersuara atau kita berdua akan kena masalah. ”


“Kau tidak tau apa, kau itu memang aneh. ”


“Huh?. ”salah satu senior itu merasa seperti sedang mencurigai sesuatu sedangkan senior yang satunya hanya sibuk mengatur buku-buku yang dia pegang.


Setelah mereka pergi dari perpustakaan tersebut mereka kembali melihat-lihat tempat lain yang ada di perguruan.


“Hufff, akhirnya berhasil bebas juga. ” Yang menarik nafas setelah begitu lega mereka pikir akan ketahuan ternyata tidak.


“Siapa mereka tadi?. ” Wen bertanya kepada Yang, yang sedang berdiri di tepi kolam teratai.


“Mereka adalah senior dulu yang perna mengejarku dalam kejar- kejaran untuk menangkap ku saat itu. ” Yang berkata sambil mengigat-ngigat masa lalu yang sangat mengembirakan bagi nya.


“Tapi kenapa kau lari?. ” Wen kembali bertanya karena masih ingin tau kelanjutannya.


“Karena waktu itu aku sedang di hukum tapi aku kabur jadi para guru meminta mereka untuk membawaku kembali dan akhirnya aku tertangkap juga dengan senior Sui. ” Yang bercerita tentang kenakalannya yang dia perna buat dahulu.


Sedangkan Wen masih menyimak cerita Yang tentang waktu itu, dan Wen merasa tidak asing dengan semua itu sungguh aneh.


“Hai Wen apa kau mau melihat sesuatu yang menarik. ” Yang sepertinya ingin melakukan sesuatu lagi yang berhubungan dengan kenalakannya waktu itu.


Bye.sampai jumpa (*/_\*)