![TWINLING SHIN [BOOK 1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/twinling-shin--book-1-.webp)
"Guru-guru besar. " seorang murit berlarian di koridor.
"Ada apa kenapa ada yang mencariku?. " Guru yang di pangil guru besar itu sedang melakukan pemurnian diri bisa di bilang sedang bertapa, ya kurang pasti aku tidak tau mau nyebut apa bertapa bukan.
"Guru besar ada kekacauan di tempat latihan guru yang!. " Murit itu tampa basa basi dan langsung berbicara ke intinya.
"Apa lagi yang dia lakukan untuk menguji anak-anak baru, pergilah bantu yang lain aku akan menyusul. " guru besar yang bermarga wen ini masih dalam ekspresi tenang dan masih terdiam di tempatnya.
"Baik guru permisi!. " Murit itu kemudian memberi salam dan kemudian pergi dari tempat guru besar yang biasa di pangil Wen.
"Huhhh, kenapa sikapnya itu tidak perna berubah yang kau selalu saja begitu!. " Guru wen menhelai nafas karena dia dengan guru wen dulu adalah rekan kesatria senin legendaris tapi mereka tidak terlalu akur.
Karena kepintaran dan kehebatan guru Wen, dia di angkat sebagai guru besar seperguruan sedang kan kesatria senin legendaris yang masih tersisa menjadi guru perkelas.
"WAAARRRRRRKKKK. " siluman itu masih mengamuk dan terus memberontak.
"TAHAN SEMUANYA TETAP PERTAHANKAN POSISI KALIAN SEMUA. " Xianmian berkata kepada beberapa senior yang membantu mereka.
"Ah kenapa aku juga ikut dalam tes ini bukannya aku tidak di suruh ya. " salah satu senior yang paling tinggi di sana dan juga paling bawel.
"Hei kenapa kau tidak bisa membantu tanpa banyak bicara!. " Satu lagi senior yang paling membara semangat berjuangnya.
"Kalian semua berisik bisakah fokus dengan siluman itu. " dan yang ini adalah yang paling menaati peraturan tapi juga sangat mengatur.
"KLANG KLANG KLANG. " bunyi gertakan rantai di setiap kali siluman itu memberontak.
"Luena apa yang harus kita lakukan kenapa ujian ini sepertinya akan kacau karena satu siluman di lepaskan di permukiman perguruan. " Olius hanya semakin bingung dengan semua yang ada di sana.
"Kenapa Luis lama sekali mencari Hawk kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk sekarang mungkin biarkan para senior meredakan kekacauan dan kita bisa mulai maju lagi. " Luena masih memperhatikan sesuatu yang sedikit jangal di sana.
"WARRRRRRRRRRR. " siluman itu kembali memberontak.
"KLANG KLANG KLANG. " dan dia mencoba menghancurkan rantai-rantai yang mengikatnya.
"SEMUANYA TETAP DALAM POSISI KALIAN. " senior-senior itu masih mempertahankan posisi dan masih tetap bertahan tapi ada beberapa yang sudah kelelahan dan capek.
"Briton apa yang harus kita lakukan kita tidak bisa mengunakan bantuan kekuatan mereka terus jika seperti ini lama-kelamaan mereka juga akan kelelahan."
Tapi terkadang guru Yang di angap membahayakan para murit lain karena pelajaranya yang sangat keras.
'Kenapa dia hanya melihat dari sana dan tidak membantu muritnya yang kesusahan, apakah dia sengaja melakukanya atau diasedang menguji kami semua' Luena berfikir lebih baik membantu para seniornya menyegel kembali siluman yang baru di lepas ini dan sekarang sedang menggila.
"Aku akan turun berjagalah di sini sampai aku memberimu kode ok. " Luena langsung turun dari atas tempat penyelamatan dan kemudian membantu para senior itu dengan kekuatan yang dia miliki.
"Eh apa yang mau kau lakukan!. " Sedangkan Olius hanya binggung melihat mereka berjuang sedang kan yang lainya sudah meninggalkan tempat latihan dan menyelamatkan diri , kini tempat latihan tersebut hanya ada para senior yang membantu untuk menyegel siluman yang mengamuk tersebut.
"Eh apa yang kau lakukan kembali ke atas ini bukan sebuah mainan!. " Xianmian berkata kepada Luena saat dia melihatnya turun dan membantu memegang rantai yang di buat untuk mengikat siluman tersebut.
"Aku tidak sedang bermain dan aku hanya ingin membantu. " Luena tidak mengangapi kata-kata xianmian dan hanya terus membantu mempertahankan segel.
.
.
.
.
.
Ok SAMPAI SINI DULU YA....
JANGAN HANYA NUMPANG LEWAT AJA AKU NGAK BUAT NI CERITA HANYA UNTUK PAJANGGAN...... :3
JANGAN LUPA LIKE_(\ /)_(O_O)_>BYE<
_(\ /)
_(O_O)
_>BYE<