TWINLING SHIN [BOOK 1]

TWINLING SHIN [BOOK 1]
Episode 18



Wen memperhatikan setiap jalan yang di telusuri sedangkan Yang hanya berjalan tampa mengkhawatirkan apapun, Wen sejak tadi sudah merasa ada yang aneh di jalan yang mereka lewati.


“Hei apakah rumahmu masih jauh lagi?. ” Wen bertanya kepada Yang yang berjalan masih hanya terdiam dan tidak megatakan sesuatu.


“Zetttttt~. ” ada suara aneh dari atas pohon, saat Wen semakin curiga dengan apa yang terjadi kemudian merasa ada sesuatu ke anehan kepada Yang sejah memasuki pepohonan tersebut.


“HYA!. ” Wen menendang Yang dengan kakinya dan ternyata itu benar Yang, yang sedang bersama denganya ini adalah siluaman peniru, dia menirukan wujut Yang saat kami memasuki daerah pepohonan itu dia membuat kami terpisah.


“Syaaaa, ouh kau akhirnya sadar juga ya aku pikir kau sangat bodoh. ” siluman peniru itu sedang menguji emosi Wen terhadapnya, dia melakukan itu kepada Wen agar jika Wen menyerang tampa berfikir dia pasti akan lebih mudah memerangkap Wen untuk menjadi santapanya.


“Siluman peniru ya, kau pikir aku itu apa bisa tertipu dengan tipuanmu yang tidak berarti bagi ku. ” Wen hanya berkata sambil tidak mempedulikan kesombongan siluman itu.


“Cik, boleh juga nyali mu bocah, rasakan ini. ” siluman itu kemudian menunjukan kemampuannya dan mencoba langsung menyerang Wen.


“BUMMM, KRAKKRAKKRAK. ” siluman itu meledakan pohon besar hinga serpihanya terpental ke berbagai arah.


“Eh aneh kenapa kita sudah jalan selama beberapa menit tapi kenapa belum juga sampai, kaki ku sangat capek. ” Yang sedang mengoceh di setiap jalan, sedankan Wen terdiam dengan tenang tidak berbicara sama sekali.


Yang mulai merasa aneh tangan nya Wen sangat dingin dan juga sedikit keriput, tapi Yang masih tetap berjalan menyususri jalan.


“Wen tangan mu dingin sekali, apakah kau sakit?. ” Yang memberanikan diri untuk bertanya kepada Wen yang terlihat aneh di belakang.


“.....” tidak ada respon sdan wen yang ini hanya terdiam dan masih mengengam kuat tangan Yang.


“Wen apa kau baik-baik saja?. ” saat Yang mencoba menyingkirkan rambut yang menutupi wajah Wen tiba-tiba saja dia langsung menjauh dari Yang, yang sangat kaget hinga terjatuh ke tanah.


Wen palsu ini kemudian menaiki pohon dan bergantungan terbalik seperti kelelawar, dia membalikan kepalanya 180derajat, buset tuh kepala apa kepala bisa muter 180 derajat kalau nyata ya orang udah mati yang ada.


“Siapa kau kau bukan Wen apa yang kaulakukan kepada Wen di mana kau awa teman ku?. ” Yang bertanya seperti edang mengintrogasi orang saja ya, dan siluman itu hanya menatap keheranan dengan pertanyaan Yang kepadanya seolah-olah di sini dia yang salah.


“Teman mu ada di tempat lain kau tidak akan bisa keluar dari tempat ini. ” siluman itu hanya menjawap seadanya karena dia tidak tau harus ngomong apa.


“Hei bocah beraninya kau mengejek ku. ” siluman wanita itu langsung mengunakan pisaunya dan mencoba menyerang Yang.


“BAMMM!!!!!!. ” Yang masih dengan wajah yang berapi-api bisa di katakan marah gitu dia membalas kekuatan nenek tersebut dan menyeruduk dengan kepalanya, tapi anehnya tu siluman juga ikut ngeri sendiri saat melihat wajah Yang yang sangat dekat di depanya.


“Heh!. ” siluman nenek tua itu kemudian mengunakan jurus apa itu yang biasa buat kabut tebal, dan memencar untuk membuat Yang kebingungan saat menghadapinya.


.


.


.


.


.


Ok SAMPAI SINI DULU YA....


JANGAN HANYA NUMPANG LEWAT AJA AKU NGAK BUAT NI CERITA HANYA UNTUK PAJANGGAN...... :3



JANGAN LUPA LIKE_(\ /)_(O_O)_>BYE<


_(\ /)


_(O_O)


_>BYE<