Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.6 melintas dunia



tutup mata anda dan rasakan lah apa yang namanya kantuk datang dan pergi secepat kilat.


POV ???


.... ringan.


aku membuka mataku dan melihat bahwa aku sudah tidak berada di kamarku . tempat yang gelap .


aku mencoba untuk bergerak dan merasakan ada yang mengganjal. kenapa seperti ada sepasang sayap yang sangat lebar .


saat aku hendak merabanya aku melihat tanganku sendiri . itu dipenuhi dengan sisik perak yang mengkilat . aku tidak bisa melihat nya karena gelap .


saat aku memfokuskan mataku tiba tiba aku bisa melihat kegelapan ini seperti siang hari . sangat mudah dilihat , tapi aneh.


aku sepertinya melihat tanganku penuh dengan sisik yang berwarna perak dan sedingin es . kuku yang panjang dan runcing yang terlihat mengerikan seolah dapat merobek kulit dan daging dengan mudah tanpa banyak kekuatan tapi juga membawa keindahan yang aneh .


yang lebih menarik adalah ekor perak yang panjang , tebal dan tajam di belakangnya. itu diam saja saat ini . jangan lupakan dengan sayap yang sangat lebar yang juga berwarna perak .


sepertinya dia berwarna perak seluruh tubuh saat ini . dan sangat besar , dia berpikir dan melihat ke depan saat ini .


dia sebenarnya berada di sebuah gua yang gelap dan besar . juga lembap. saat melihat sekelilingnya dia dengan mudah melihat tumpukan berlian berwarna warni tepat dibelakangnya . itu adalah tumpukan . berpikir seperti itu dia memiliki dorongan untuk berbaring di atasnya .


dia memang sudah menyukai benda benda berkilau seperti ini dari dulu . bahkan dibawah kasurnya ada satu koper yang berisikan berlian tingkat atas . tidak ada yang tahu ini selain dirinya sendiri .tidak terkecuali keluarganya juga.


tapi dirinya masih menahan diri , bagaimanapun bukannya aneh kalau dirinya yang sedang tidur malah terbangun di detik berikutnya dan berada di sini .dan menjadi naga perak?


tapi aku hanya mengamati dan menerima nya . lagipula bukankah ini kesenangan yang telah kami tunggu.


tapi... dimana mereka...


end POV ???


POV ???


ughh... kenapa aku membuka mata? bukankah tadi aku baru saja tidur? ini tidak aneh untuk membuka mata saat baru saja tertidur. tapi ... aku kan tadi sangat mengantuk . tidak mungkin aku langsung bangun begitu saja , dan masih sangat segar .


saat aku melihat ke depan , kenapa aku tidur tengkurap? bukankah aku tadi terlentang? . tidak mungkin aku langsung merubah posisi saat aku baru tertidur? itu tidak mungkin .


dan... yang lebih aneh , sepertinya aku merasakan bahwa tubuh bagian bawahku . menggencet sebuah bulu? apa itu boneka?.


tidak! aku tidak punya boneka. aku bukan perempuan . kalau begitu apa itu?


saat aku melihat kebawah yang aku lihat adalah sepasang cakar yang terentang berwarna coklat keemasan. aku sedikit terdiam , lalu meloncat setinggi 2 meter .


saat mendarat dan menemukan bahwa dia sudah berdiri tapi ... dengan tangan [kaki] depan.


terdiam beberapa saat kembali dan mencoba untuk berbicara . tapi yang keluar dari tenggorokan nya adalah suara menggeram yang teredam . itu seperti suara singa?! apakah suara itu baru saja keluar dari tenggorokan ku?!!.


beberapa menit kemudian.


aku ... sebenarnya menjadi seorang- ah bukan, seekor harimau? yang benar saja . kenapa tidak menjadi gajah saja!!!!


jangan tanya kenapa aku ingin menjadi gajah! tentu karena aku ingin menginjak semut!!


tapi tidak buruk ... aku bisa makan daging sepuasnya hehe . aku berpikir seperti itu dan menjilat gigi taring ku.


cukup tajam . yah tapi aku berada di tempat apa? ini terlihat seperti hutan terbelantar saja .


tapi saat aku melihat sekeliling aku hanya seorang diri kemana mereka semua?....


dan bersayap? aku jadi singa bersayap!!!! itu keren ! saat aku kembali bertemu dengan mereka aku akan menunjukan ini!!!


end POV ???


POV ???


hmmm Dimana aku berada? kenapa aku merasa bahwa apa yang kulihat dan seharusnya tanganku ini malah berubah menjadi cakar berwarna hitam? apa aku melintas seperti yang di buku buku itu?


ah... tapi aku hanya tidur. mungkin mimpi. jadi aku memutuskan untuk tidur kembali. beberapa menit telah berlalu dan aku merasa bahwa aku terlalu tidak mengantuk , dan tidak bisa tidur . rasanya sangat segar .


padahal aku baru saja beberapa menit yang lalu menutup mataku di kamarku dan sekarang berada di lingkungan asing , yang terlihat seperti sebuah kandang . ya kandang , aku ada di sebuah kandang.


tentu saat aku melihat ke bawah dan berniat mengecek tubuhku . Krena mungkin saja para penjahat yang menculikku ini melukaiku saat aku tidak sadarkan diri . meski aku tahu aku hanya menutup mata sebentar dan langsung membuka mata di tempat ini .


bagaimana pun bukankah teknologi sekarang sangat canggih . mungkin mereka melakukan cara yang sangat ampuh dan membuat ku langsung tidak sadarkan diri. itu mungkin!


tapi saat melihat ke bawah yang kulihat , bukanlah tubuhku . kau tahu bagaimana mungkin tubuhku berwarna hitam? aku selalu merawatnya. dan berbentuk seperti kucing .


bukan , tapi kucing besar berwarna hitam dengan sayap dipunggung yang juga berwarna hitam . lebih tepatnya adalah macan kumbang... bersayap.


aneh , memangnya ada macan kumbang bersayap? itu hanya pikiranku sesaat karena aku melihat pintu yang tadinya tertutup terbuka perlahan saat ini.


yah aku .... berada di dalam kandang dalam sebuah ruangan yang penuh dengan hewan . itu pasti semacam penjual hewan , semoga itu bukan ilegal.


aku melihat bahwa yang masuk keruangan itu ada tiga orang . mungkin si penjual ,si pembeli dan seorang gadis kecil. kau tau cara bertransaksi bukan? itu harus ada pembeli kalau tidak kau akan bangkrut , oke.


aku hanya melihat mereka berjalan melewati banyaknya hewan dan gadis kecil itu tiba-tiba bertatapan dengan ku.


sepertinya aku melihat bahwa matanya berbinar. dan menarik lengan si pembeli yang di duga adalah ayahnya . dia menariknya dengan keras dan menunjuk kearah ku dan berkata "ayah! aku ingin yang itu!!" yah dia ingin membeli ku saat aku pertama kali membuka mata.


dan ayahnya itu hanya melihatku sebentar seolah menilai ku dan mengangguk begitu saja .


dan berakhir aku berada di sebuah kandang yang lebih besar , dengan berbagai makanan ... hewan . khususnya daging mentah .


aku tidak suka daging mentah tapi naluriku seakan berkata 'makanlah .. apa yang ku tunggu' aku sempat berpikir apakah ada jin di dalam diriku!. itu membuatku takut .


jadi aku hanya bisa memakannya walau terpaksa untuk bertahan hidup . bagaimana kalau aku mati kelaparan?


saat orang tua dari gadis kecil itu memberiku makan . aku memperhatikan bahwa sebenarnya gadis kecil itu memiliki sepasang telinga anjing. yang tidak terlalu terlihat , dan bila ku perhatikan orang tua dari gadis kecil itu juga memiliki sepasang telinga anjing.


mungkinkah aku melintas ke dunia beast? dan aku menjadi seekor macan kumbang? .


nah untungnya aku menjadi seekor predator , tapi yang aneh adalah kenapa gadis kecil ini malah memilihnya dan bukannya memilih hewan lain saja , yang lebih lucu? bukankah aku adalah seekor predator yang ganas saat melihatnya sekilas saja? selera yang aneh.


tapi aku tidak terlalu menghiraukannya dan membuat ruang pribadi ku sendiri di sudut kandang yang besar ini. dan merenung , bagaimana aku harus memulai? dan menemukan mereka?...


end POV ???


POV ???


ugh.. aku dimana , saat aku berpikir seperti itu . sepertinya aku merasakan sakit pada bagian kaki . aku meringis pelan , dan mendengar suara yang cukup menenangkan berkata "tenanglah , bintang keberuntungan kami akan membuatmu sembuh dari cedera , dan ini tidak akan sakit lagi".


suara itu memberi tahuku bahwa aku memiliki cedera , tapi bukankah aku tadi baru saja berbaring di tempat tidur? tapi malah beralih ke tempat tidur lain dan t.. terluka?


aneh.. aku membuka mata dan menemukan orang yang mengobati ku adalah seorang nenek tua . tapi saat aku melihat pada tubuh ku , yang aku lihat bukanlah tangan dan kaki . melainkan bulu burung di sekujur tubuh dan kaki yang terluka sebenarnya berbentuk kaki burung .


aku langsung memekik kaget .dan menemukan bahwa suaraku seperti suara burung yang memekik tinggi. yang malah membuatku pusing sendiri .


jadi aku diam dan memperhatikan orang yang tadi mengobatiku .


dia masih tenang seakan tidak ada yang terjadi barusan yang membuatku sedikit malu.


setelah beberapa saat mencerna dan melihat bahwa orang yang mengobati nya sudah selesai .


dia mulai berbicara seakan tahun arti dari tatapanku . dia berkata bahwa dia menemukanku di hutan dekat desa entah bagaimana dan terluka . meski lukanya tidak lah parah.


dan penduduk desa percaya bahwa dia adalah Phoenix yang membawa keberuntungan . yang sering di ramalkan oleh para peramal beberapa juta tahun yang lalu .


jadi mereka membawanya dan mengobatinya untuk mewujudkan ramalan tersebut.


yah untuk sementara aku akan tinggal di desa ini , dan desa ini bernama 'desa kabut'. karena pemandangan desa yang indah saat pagi yang terselimuti kabut.


mungkin suatu hari aku akan bertemu dengan anak-anakku , kalau mereka tidak menemukanku , biar aku yang menemukan mereka . dan.. beri mereka sedikit hukuman.


and POV ???


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


kalian pasti tahu siapa saja mereka kan? asal kalian tahu bahwa aku menulisnya sambil berjalan bersama ibuku dan ibuku memimpin jalan. untuk mencari inspirasi.