Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.28 jalan-jalan di desa



"emm , rasanya tidak buruk" , Huo Huo (jin Huo shi) memegang berbagai makanan ditangannya dan masih mengunyah makanan dengan pipi mengembung si kedua sisi .


yinlong meliriknya dan membuang muka dengan datar , dia tahu adiknya suka makan tapi tanpa diduga dia makan begitu banyak . walaupun dia tahu , sebenarnya adiknya makan banyak juga pasti karena suatu alasan.


mereka sekarang berada di pasar di desa itu , Huo Huo yang 'mengajak' kakaknya untuk kesini . kali ini tentu saja , dibangunkan tanpa suara 'wanita pelayan multifungsi' itu lagi . sekarang digantikan oleh pelayan wanita yang baru .


orang-orang di penginapan itu juga seakan tidak tau jika salah satu pelayan di sana menghilang begitu saja , mereka masih menjalani hari mereka seperti biasa , makan makanan sehat , pergi mencari herbal , dll.


Huo Huo menggigit tanghulu yang manis dan mengunyahnya dengan santai sembari melihat kedepan dengan santai . sebenarnya tujuannya kesini itu untuk menghilangkan pikiran yang mengganggunya tentang wanita itu .


dia bukan terpikirkan karena dia membunuh wanita itu tetapi karena ini adalah pertama kalinya ada yang sampai menjadi orang yang terlihat gila dan ingin memilikinya seperti itu. dia menurunkan matanya dan mencibir dengan makanan dimulutnya . heh , memangnya kenapa? , wanita itu hanya berharap terlalu banyak , aku tidak bisa dimiliki begitu saja.


Huo Huo terdiam beberapa saat dan mengangkat sudut mulutnya , tersenyum mengejek. dia mengangkat kepalanya dan menoleh dan menatap kakaknya yang lebih tinggi darinya yang diam . Huo Huo mengangkat salah satu tanghulu di tangannya yang lain dan memberikannya pada kakaknya ,"kakak pertama , rasakanlah tanghulu ini. ini sangat lezat". ucap Huo Huo menyodorkan tanghulu itu kesisi kakaknya .


mereka berdua berjalan ditengah-tengah pasar itu , dan Huo Huo menyodorkan tanghulu tanpa menghiraukan penduduk desa yang menatap mereka .


yinlong melirik adiknya lalu mengambil tanghulu itu dengan satu tangan terulur keluar dari tudungnya dan kembali menarik tangannya beserta tanghulu itu kedalam . dia berkata dengan ringan kepada adiknya , "ya". tetapi meski dia berkata dengan ringan suara masih sangat berat dan magnetis .


Huo Huo kembali melihat kedepan setelah mendengar jawaban kakaknya dan bertanya dengan santai pada kakaknya ,"apakah lezat?, bukankah itu sangat manis?" . tanpa menoleh kepada kakaknya dan tetap berjalan kedepan dengan mengunyah tanghulunya yang lain.


yinlong berkata ya pada adiknya dengan suara rendah . sebenarnya dia tidak terlalu suka makanan dengan rasa yang terlalu berlebihan , atau terlalu condong kerasanya itu . dia hanya suka makanan dengan rasa yang seimbang. tapi demi adiknya yang sedang mencoba untuk melupakan kejadian kemarin, dia tidak keberatan sama sekali dan menerimanya dengan ringan.


setelah beberapa saat suasana nya kembali hening . itu seperti hanya mereka berdua yang merasakannya dan orang lain hanya berlalu lalang dengan cepat , banyak suara dari berbagai sudut . tapi mereka hanya makan dengan tenang seakan mereka tidak berada dalam tempat yang ramai .


saat mereka berjalan berbelok menuju penginapan , Huo Huo melihat kedepan dengan tenang . dan melihat semakin sedikit orang yang berada di sana semakin dekat dengan penginapan itu .


hingga akhirnya Huo Huo dan yinlong berdiri di depan penginapan itu , Huo Huo mengangkat kepalanya dan melihat seperti apa penginapan itu terlihat dari luar .


penginapan itu memiliki setiap sudut yang terbuat dari kayu , terlihat bahwa kayu itu juga adalah kayu berkualitas tinggi. dengan bangunan tiga tingkat , lantai bawah tidak memiliki kamar itu hanya menjadi tempat untuk makan dan tempat pendaftaran. lantai dua memiliki sekitar 20 kamar , dengan kamar yang berhadapan begitupun dengan lantai tiga .


suasana seluruh penginapan sangat damai dan sunyi , seperti nama penginapannya. tanaman-tanaman yang di tanam memiliki warna hijau yang alami dan indah membawa kesejukan ketika melihatnya .


Huo Huo melihatnya dengan kepala terangkat tinggi dan mengunyah tanghulu dengan kedua pipi menonjol. lalu menurunkan kepalanya dan menatap kepintu masuk penginapan dan pergi setelah memandangnya setelah beberapa detik .


setelah Huo Huo masuk dengan kakaknya disampingnya , ada seorang pelayan wanita yang datang dan menyapanya dengan suara yang tenang dan lembut . meski entah bagaimana suar wanita itu terdengar sepeti dibuat-buat, Huo Huo tidak peduli dan hanya menyapanya balik dengan suara tersenyum.


sebenarnya Huo Huo malas melakukannya pada orang munafik , bahkan jika hanya menyapa balik sekalipun . tapi karena ini bukanlah dunianya yang dulu dan dia tidak memiliki reputasi yang tinggi , dia tidak bisa membuat kerusuhan begitu saja.


berpikir seperti itu , Huo Huo kembali menundukkan kepalanya dan menyeringai sampai matanya menyipit , 'aku akan membuat reputasi yang sangat baik , dan begitu aku membuat kerusuhan tidak akan ada yang berani melanggarnya' . memikirkannya saja sudah membuat Huo Huo semakin senang dia memakan kembali tanghulu yang hanya tersisa setengah dengan semangat.


tapi saat dia mengunyah , dia teringat wanita itu lagi. dia terdiam beberapa saat sebelum menggigit potongan besar tanghulu di mulutnya dengan keras . dia juga bisa menakuti orang yang memiliki pemikiran seperti itu padanya , sehingga tidak akan ada yang menunjukkannya secara terang-terangan lagi , Huo Huo menyeringai lebih keras saat memikirkannya . hehe dia sangat tidak sabar .


pelayan wanita yang baru saja menyapanya dan sedang kembali ke tempatnya dan menyapa orang-orang dengan ramah , tiba-tiba merasakan hawa dingin yang tidak dapat dijelaskan yang membuat nya bergidik.


di sisi lain Huo Huo tetap mengikuti kakaknya yang memimpin jalan menuju kamar, sambil makan dengan keras sepanjang jalan. yang untungnya dia tidak meninggalkan remah saat berjalan , karena begitu remah jatuh remah itu akan langsung terbakar dengan sendirinya .


dia mengikuti kakak pertama nya yinlong dengan cermat dan menggerogoti tanghulu yang hampir habis , dan saat itu habis dan hanya menyisakan kayu penduduknya Huo Huo membuangnya begitu saja di tempat dan langsung terbakar begitu menyentuh lantai kayu dan terbang terbawa angin .


dia mengeluarkan tanghulu yang lain dari tempatnya dan memakannya tanpa berpikir panjang , sedangkan yinlong tanghulu yang diberikan oleh nya sudah habis dan entah kemana tusuk nya itu .


tidak butuh waktu lama untuk sampai ke kamarnya, dan Huo Huo langsung menerobos masuk saat yinlong membuka pintunya. sebenarnya kamar mereka tidak dikunci , karena mereka tidak menaruh barang apapun disana dan lagipula tidak ada yang mencuri .


saat Huo Huo melihat dan merasa tidak ada yang masuk ke kamarnya. dia berbaring terlentang seperti biasa dan sebelumnya dia menaruh makanan yang di bawanya dari pasar di atas meja yang selalu kakaknya hadapi saat membaca dan meminum teh herbal .


dan Huo Huo menutup matanya tanpa menghiraukan. sedangkan yinlong menatap berbagai kantung yang memiliki banyak makanan yang beraneka ragam dengan datar dan dingin. lalu kembali membuat teh herbal dari ruang jiwanya sendiri dan mulai minum dengan tenang sembari membaca buku.