Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.16 bertemu [3 end]



"setelah bertemu adikku selalu memandangku , apakah aku aneh?" yinlong 'jin yinlong'


...----------------...


POV ???


hmmm


apakah itu hanya perasaanku saja? sepertinya ada yang menarikku atau aku yang menariknya , sepertinya bukan . ini mungkin sebuah ikatan , ikatan yang selalu membuat kami terhubung.


jadi , salah satu keluarganya ada di dekat sini. tapi aura yang familiar ini , itu adalah adik kedua? . dia sedang menuju kesini .


biarkan saja , lagipula dia sudah besar . biarkan dia yang menemukanku , kebetulan aku sedang melakukan meditasi dan tidak bisa memutuskannya begitu saja .


tapi mengapa adik kedua melambat di pertengahan jalan , apakah ada hambatan? . tapi di hutan ini tidak akan ada hambatan yang berarti , jadi abaikan saja .


aku merasakan bahwa adik kedua ada di depan gua dan berhenti sebentar , sepertinya dia sedang menunggu macan tutul itu pergi (?).


entah sudah berapa lama macan tutul itu selalu menumpuk makanan ataupun barang di depan guanya . meski begitu aku tidak mengambilnya dan biarkan saja, lagipula aku tidak ada hubungan nya . tapi mengapa macan tutul itu terus membawa semua barang nya di depan guanya, itu membuat di depan guanya banyak barang ataupun buah yang membusuk .


meski tidak jijik tapi tetap saja , mengapa tidak membuangnya .


saat aku tenggelam ke dalam meditasi ku , aku merasakan ada seseorang yang duduk di atas kepalaku tidak di atas tanduk ku . aku tau dia adik kedua jadi abaikan saja dia .


tapi sepertinya dia agak marah , jadi aku mengangguk saat dia membuat permintaan untukku berubah menjadi manusia.


aku hanya menurutinya dan saat aku sudah berubah menjadi manusia , gua yang tadinya terlihat biasa saja dengan banyaknya batu yang kecil malah menjadi luar biasa besar .


aku sepertinya merasakan adik kedua sedang melesat kemari , baiklah biarkan saja . UM , aku dipeluk oleh ada kedua tidak apa . tapi mengapa dia melepaskannya padahal itu terlalu sebentar.


melihat adik kedua Mundur kebelakang beberapa langkah dan terus menatapku , aku merasa aneh tapi sudah terbiasa .jadi biarkan dia melihat sepuasnya.


tapi aku tidak terlalu memperhatikannya sebelumnya , ternyata penampilan adik kedua menjadi lebih baik. dengan rambut sepinggang berwarna emas yang mencolok dan terlihat sehalus sutra dan telinga berbulu di atas kepalanya juga ekor yang panjang serta tebal di ujungnya dan juga ..... sayap yang lebar dan panjang di belakangnya , jadi adik kedua adalah singa bersayap .


walaupun sayap adik kedua juga sangat lebar dan panjang , tapi sayap ku jauh lebih panjang dan lebar di bandingkan dengan itu . yang membuatku agak risih , jadi aku segera menghilangkan nya .


bagaimanapun ini adalah anggota tubuhku , dapat ku kendalikan dengan bebas. tapi melihat adik kedua tersentak aku merasa aneh , apakah adik kedua tidak bisa melakukannya?.


POV jin yinlong end


dia gua yang sempit tidak maksudku adalah di gua yang sangat amat lebar dan gelap ini , dua orang masih saling bertatapan tanpa ada pergerakan . dan akhirnya orang yang berambut emas dan masih memiliki sayap di belakang tubuhnya berkata , "tidak kakak pertama , aku bisa melakukannya . tapi , ayolah! bukankah lebih keren jika kita memiliki sayap di belakang tubuh kita!?"


tapi bahkan orang di seberangnya yang lebih tinggi dan serba putih itu hanya menatapnya dalam diam dan perlahan berkata dengan suara yang amat berdemeg , serak dan dalam "tidak" dengan sangat singkat .


Huo Huo berhenti sejenak dan mulai berbicara lagi "kenapa? , ayolah kakak pertama, aku menginginkannya~" ucapnya memelas pada kakaknya yang seperti batu itu tapi tetap saja wajah dan tubuhnya sangatlah menawan tidak bisa disandingkan dengan batu .


melihat kakak pertamanya itu masih tidak berbicara dia masih melanjutkan memerasnya sampai kakak pertamanya itu berkata "tidak , di dunia ini orang-orang memiliki bentuk hewan yang normal" tanpa menjelaskan apa yang di maksudnya .


mendengar apa yang dikatakan kakak nya dia mengerti lagipula dia sudah sedari kecil bersama kakaknya ini , memang kakaknya ini suka sekali mempersingkat suatu perkataan dan membuatnya aneh . tapi kalau di teliti dengan lebih baik itu akan terlihat artinya dengan sangat jelas . karena kakak pertama menjawab dengan langsung pokoknya atau intinya .


jadi Huo Huo hanya bisa pasrah dan menghilangkan sayapnya itu , dan menatap kakak pertamanya . memandangnya beberapa saat tetap saja membuat nya terpesona dengan keindahan kakak nya itu . ah lupakan saja itu adalah kakak pertamanya , lagipula aku masih menyukai perempuan.


jadi mereka berdua memutuskan untuk tinggal di dalam gua sampai esok harinya .


saat sedang duduk di kedalam gua , Huo Huo merasakan kehadiran macan tutul itu lagi sepertinya dia tidak mau menyerah .


jadi dia bertanya kepada kakaknya "kakak pertama, apakah macan tutul itu sedang menunggumu?" dan kakak pertama nya menjawab dengan jawaban yang tidak pasti "entah"


jadi ini berlangsung sampai hari berikutnya tiba dan mereka keluar dari gau itu .dan berjalan keluar dengan wujud manusia dan di sambut oleh macan tutul yang selalu berada di depan gua.


melihatnya hanya bengong melihat mereka berdua , Huo Huo berinisiatif untuk mendekat dan kakak pertamanya itu hanya diam dan mengikutinya .


Huo Huo bertanya kepada macan tutul itu "apa yang sedang kau lakukan?" sedangkan macan tutul yang di tanya hanya melihat kearah kakak pertamanya .