Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.21 rencananya



"grrr ......(aku akan ditinggalkan?) xiao Bai , sedih


...----------------...


...setalh melakukan serangkaian tindakan tadi , kami langsung menuju gua tempat kami tidur berada dan duduk di sana dengan tenang selama beberapa saat....


sampai akhirnya Huo Huo berbicara . "hei, xiao Bai sepertinya kau tidak bisa mengikuti kakak pertama" . xiao Bai yang mendengar itupun tersentak lalu terdiam beberapa saat , lalu menggeram dengan suara rendah seolah bertanya mengapa . Huo Huo yang menyadari hal itupun menjelaskan .


"itu karena kau harus menjaga hutan ini . kau mengerti bukan? , mengapa kakak pertama selalu berada di hutan ini? . dia berada di sini hanya untuk menjaga hutan ini . jika kau ingin mendapat pengakuan dari kakak pertama , kau harus meneruskan menjaga hutan ini selagi kami pergi . kami akan mengunjungimu selagi kami ada waktu , kami berjanji" .


xiao Bai terdiam beberapa saat untuk mencerna ucapannya lalu menunduk setelah dia tahu apa artinya , itu artinya dia tidak bisa pergi dengan 'penyelamatnya'? bukankah itu yang selalu dia inginkan. sekarang itu bahkan tidak terwujud . semakin xiao Bai memikirkannya semakin rendah pula kepalanya.


tetapi saat kepalanya hendak menyentuh tanah , dia teringat ucapan Huo Huo soal jika dia ingin mendapat pengakuan dari 'penyelamatnya', dia harus menjaga hutan ini dengan baik . setelah menyadari hal itu kepalanya yang hendak menyentuh tanah , terbanting tegak seketika . dia menatap yinlong dengan tegas selama beberapa detik dan mulai menunjukan kepalanya dengan ringan lagi seperti biasa .


yah sepertinya xiao Bai sudah membuat keputusan, dan akan menjaga hutan ini dengan baik dengan tujuan yang sangat jelas , yaitu mendapatkan pengakuan dari yinlong .


jadi , Huo Huo menambahkan dengan ringan seolah itu adakah tugas yang mudah . "dan , jika kau ingin pergi bersama kami ataupun kau berniat mencari kami suatu hari nanti . kau harus menemukan orang pengganti untuk menjaga hutan ini dengan baik . seperti tugasmu , biarkan dia menjaga hutan ini dengan baik dan kau bisa menemukan kami . kau akan mendapatkan pengakuan ekstra dari kakak pertama ". Huo Huo mengatakannya dengan sangat percaya diri dan mengabaikan tatapan kakak pertama nya padanya tapi yinlong hanya memandangnya dengan tatapan dingin tapi ringan dan segera mengalihkan pandangannya lagi dan menutup matanya , seperti nya dia memberi persetujuan untuk terus berbicara yang membuat Huo Huo diam-diam senang .


xiao Bai juga terdiam dan mengangguk dengan ***** semangat , dia terlihat seperti ibu-ibu yang berhasil mendapatkan ekstra bonus dari berbelanja. yah , bagaimana dia tidak bahagia dia akan mendapatkan pengakuan ekstra. memikirkannya saja sudah membuatnya bahagia , sehingga prepekuensi ekor yang menepuk tanah menjadi lebih cepat.


xiao Bai bahkan tidak berpikir Huo Huo membohonginya , itu karena IQ nya yang kurang karena dia kan cuma hewan dengan sedikit kecerdasan ¯⁠\⁠_⁠(⁠ツ⁠)⁠_⁠/⁠¯. ayolah setelah memikirkannya itu memang menguntungkan , dia mendapatkan bawahan dan mendapat pengakuan ekstrak dari 'penyelamatnya'. itu seperti kau berkerja dan mendapatkan bonus gaji yang tinggi dan tiba-tiba.


setelah beberapa saat Huo Huo pun berbaring kembali di batu tempat dia tidur tadi malam , walau itu tidak nyaman dia tetap ingin berbaring . lupakan soal berjalan dengan perjalanan panjang dia kan bisa terbang. tapi terbang juga membutuhkan tenaga , membuang tenaga saja . dia menghembuskan nafas dengan kasar lalu menutup matanya dan berbaring terlentang.


setelah beberapa saat Huo Huo berbaring terlentang suara dingin dan bariton terdengar ."kita pergi" , yang membuat telinga berbulu Huo Huo bergetar dan kembali tenang , Huo Huo berkata pada kakak nya dengan keras . "tidak! , bisakah kita berangkat besok saja!?. aku sangat lelah!?"


Huo Huo mengatakannya dengan mata tertutup , dia jelas sangat menyerukan ketidak puasanya dengan tindakannya.


dia merasakan tangan itu mengangkatnya kepundak yang lebar dan kuat , dan menekan pinggangnya dengan telapak tangan yang besar dan lebar untuk menjaga keseimbangannya . dengan tindakan yang tiba-tiba itu , Huo Huo membuka matanya . dan menemukan bahwa dia berada dalam ketinggian yang seharusnya adalah tinggi kakak pertamanya . dia menunduk dan menemukan dia berada di pundak kanan kakak pertamanya, lalu dia mendongkak dan melihat xiao Bai yang sedang menatap mereka berdua dengan tatapan terkejut.


seolah tidak mengharapkan gerakan besar yang dilakukan oleh yinlong . Huo Huo memiliki bagian tubuh atas yang menghadap kebelakang dari kepala yinlong , jadi dia yinlong sedang menghadap keluar mulut gua dan dia menghadap kedalamnya.


Huo Huo hanya menurunkan tangannya dan menepuk punggung kakaknya yang kuat dengan ringan beberapa kali dan berkata dengan santai seolah tidak ada yang terjadi ,. "kami akan pergi , kau bisa menjaga hutan ini dengan baik ,sesuai dengan janji kami juga akan meluangkan waktu untuk berkunjung kemari" .


setelah berkata begitu dia hanya menopang kan berat tubuhnya pada kakaknya , dan terlihat seperti orang yang dibawa dan pingsan. sedangkan yinlong , dia melihat kebelakang pada xiao Bai dan berkata dengan ringan walaupun suaranya masih sangat dingin. "tepati janji".


walau yinlong berkata dengan sangat singkat dan tidak bisa dijelaskan , entah bagaimana xiao Bai langsung mengerti dan mengangguk dengan penuh semangat . melihat yinlong pergi dengan orang dipundaknya , dia hanya melihatnya di sini di tempat gua nya beristirahat dengan 'penyelamatnya'. dia akan menjadikan ini tempat selamanya dia beristirahat .


melihat mereka semakin jauh , xiao Bai hanya berjalan menuju sudut dan mulai meringkukkan seluruh tubuhnya . lalu mulai menutup mata dengan tenang , dia masih ingin menenangkan diri dari semua kejadian ini .


sedangkan di sisi lain , Huo Huo masih menutup matanya dan bertanya pada kakaknya . "kenapa harus sekarang? bukankah masih banyak waktu?" setelah lama terdiam yinlong menjawab dengan dingin . "adik ketiga dan ibu , masih menunggu" .


mendengar jawaban kakaknya Huo Huo hanya menghela nafas dan menepuk punggung kakaknya kembali dengan lembut , dan berkata . "baiklah , terserah kakak saja . kau yang selalu memutuskan" . setelahnya adakah perjalanan tanpa pembicaraan.


di hutan yang anehnya berbahaya saat ini sangat sepi dengan hanya beberapa burung yang berkicau, terlihat seorang pria yang sangat tinggi dan kuat menggendong seorang pria yang juga tinggi dipundaknya seolah tidak ada beban dan hanya mengangkat sebuah kayu yang sudah lapuk .


bahkan orang yang di angkatnya tidak bergerak seakan pingsan, mereka berjalan dengan sangat 'harmonis' . tidak ada yang berbicara sepanjang jalan yang sepi dengan ditemani kicauan burung yang merdu dan suara angin yang lembut . suara langkah kaki tunggal dan pemandangan hijau yang teduh.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Huo Huo: tunggu! mengapa aku disamakan dengan kayu yang lapuk!!?


╮⁠(⁠╯⁠_⁠╰⁠)⁠╭