Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.13 keluar dari persembunyian [4 end]



versi Xia meili....


sudah 5 tahun berlalu begitu saja dibawah pengawasan semua orang di desa ini , dan anak-anaknya masih belum datang juga . tapi dia tahu dan menganggapnya wajar , anak-anaknya pasti sedang berlatih .


sekarang dia berada di sebuah rumah , bukan tapi sebuah kandang yang menyerupai rumah . kandang ini sudah membelenggunya dari dalam sejak lama .


3 tahun yang lalu saat dia melihat bahwa tidak ada orang di rumah ini . dia memutuskan untuk keluar saat malam hari , saat keluar yang menyambutnya adalah desa yang sunyi tidak seperti biasanya.


bahkan kadang-kadang warga desa di sini akan mengunjunginya selama beberapa jam sekali . dia sering bertanya-tanya apakah dia begitu berharga? atau ada alasan lain?.


dan semuanya terjawab saat itu juga . dia melewati rumah-rumah itu dengan terbang pelan karena ini adalah pertama kalinya dia terbang.


melihat bahwa tidak ada orang di desa dia mempercepat terbangnya . saat melihat ujung dari desa ini dia merasa amat senang memikirkan dia sudah ada di depan kebebasan tanpa memikirkan hal lain.


dia terbang dengan kecepatan yang lebih cepat , sesaat dia melihat sebuah benda tipis mengkilat di depan kebebasan yang telah dia nanti .


sedetik sebelum dia menabrak benda itu dia menyadari apa itu . sebuah 'penghalang' .


karena hanya tinggal beberapa senti saja dia langsung menabraknya di bagian kepala terlebih dahulu . itu sakit pikirnya .


bruk!


tubuhnya jatuh begitu saja . seolah Dinding ini tahu ada yang menabraknya dan langsung mengirim sebuah telepati pada orang-orang di desa .


tidak mungkin! kenapa jadi begini? dia hanya menginginkan kebebasan batinnya , melihat orang-orang di desa kembali tepat setelah dia sudah jatuh.


dia yang melihat itupun langsung tertunduk begitu saja , meski marah dan merasa terhina dia tahu dia tidak bisa melakukannya karena dia menemukan bahwa kemampuannya tidak berfungsi di sini .


dia sedikit menyesal dalam hatinya , kenapa dia mengharapkan hal yang tidak berguna seperti ini? yang membawanya menuju tempat yang kelam tanpa melihat matahari lagi .


setelah orang-orang itu saling menatap seolah meminta pendapat masing-masing mereka mengangguk dan menatapnya lagi , perlahan tangan mereka terulur kearahnya dan semuanya menjadi gelap .


setelah membuka matanya dia berada di tempat ini , tempat yang mengurungnya selama 3 tahun ini . meski dia dikurung warga desa masih memberinya makan dengan rutin . siang sore dan malam .


meski begitu dia masih memiliki nafsu makan yang sedikit dan jarang menghabiskan makanannya memikirkan dia sudah tidak memiliki kebebasan nya lagi .


tapi bahkan warga desa di sini tidak meliriknya mau dia makan sedikit ataupun tidak , seolah mereka hanya mengharapkan hal yang akan terjadi di kemudian hari karena ada dirinya dan hanya karena nya. mereka menunggu dengan sabar selama ini dan memberinya makan dengan rutin hanya untuk itu .


mereka harus membuatnya hidup supaya hal itu benar-benar terjadi , jika dia mati hal itu tidak akan pernah terjadi . jadi mereka masih mempertahankannya di sini , tidak peduli dengan metode apa yang mereka lakukan untuk mempertahankan nya .


mereka sudah mengurungnya seperti ini dan masih merasa tidak peduli . betapa kejamnya . dia juga mahkluk hidup meski sekarang dia berwujud binatang , binatang juga adalah mahkluk hidup .yang menginginkan kebebasan.


dia sering memikirkan banyak hal seperti 'penduduk desa disini sepertinya hanya satu ras , yaitu ras kalajengking tidak heran mereka begitu berbisa , CK.' itu adalah pikirannya saat melihat segerombolan orang yang memiliki 8 kaki kalajengking di bawah tangan manusia mereka , mereka terlihat menjijikan .


setelah ruangan kembali hening dia hanya memikirkan bahwa dia akan berada di tempat ini dahulu saat anak-anaknya datang , dan biarkan mereka menghabisi mereka semua . dasar para kalajengking yang menjijikan , berani sekali mereka mengurungnya .


mungkin yang menanti kalian bukanlah harapan masa depan yang cerah tetapi sebaliknya , yang dibawa oleh anak-anak nya .dia menantikannya .