Transmigrated To Another World With My Family

Transmigrated To Another World With My Family
bab.33 kota [1]



setelah menempuh perjalanan yang panjang? , yah aku ingin bertanya ,apakah 50 meter itu jauh/panjang??.


ke-tujuh orang itu akhirnya mencapai akhir dari hutan ini, mereka bisa


sampai juga karena ke-lima orang itu akrab dengan jalannya . Huo Huo sudah akrab dengan lima orang itu dengan sedikit usaha , hanya yinlong yang diam tetapi mereka yang berusaha mendekatinya hingga akhirnya yinlong bersedia menjawab dengan dingin beberapa pertanyaan saja dan singkat .


saat ketiga gadis itu mendengar suara yang sangat berat dan magnetis juga dingin , mereka terkejut lalu tersipu semakin banyak sedangkan kedua prianya juga merasa terkejut kemudian rasa iri.


dua pria yang iri sepanjang jalan: mereka juga mau suara seperti itu *membelai jakun yang kecil dengan ekspresi jelek*


Huo Huo memandang gadis-gadis yang berada di dekatnya tetapi masih mencuri-curi pandang pada kakaknya, dan mendengus kesal. mereka kembali berjalan pada jalan setapak yang besar yang mungkin bisa memuat sebuah gerobak ataupun tandu yang besar .


tidak butuh waktu lama saat berjalan , karena tembok dari kota itu sudah terlihat dari sini. mereka berjalan kembali dengan berbincang-bincang dan Huo Huo yang dengan sengaja terus menerus menggoda gadis-gadis itu. dan ketiga gadis itu yang terus menerus tersipu .


pada akhirnya mereka sampai di gerbang kota, walau mereka masih harus mengantri. karena di kabarkan ada tamu bangsawan dari kota lain, antrian menjadi sangat panjang. Huo Huo dan yinlong datang paling terakhir dan tentu saja berada di paling ujung dari antrian.


Huo Huo mengobrol dengan ketiga gadis didepannya tetapi tidak melewatkan sedikitpun percakapan di sekitarnya , yinlong juga memperhatikan sekeliling. saat Huo Huo mengobrol dengan ketiga gadis yang mengelilingi nya , dia mendengar dari orang yang berada dibarisan depan bahwa ada kucing hitam besar yang lucu yang dimiliki bangsawan Li. dia curiga itu adalah adiknya sendiri , karena Didi sangat suka bertingkah lucu dan manja tapi dia masih harus melihatnya lagipula aura keberadaan adiknya Didi benar-benar ada disini.


yinlong juga mendengarnya dalam diam, saat mereka mengobrol sebuah tandu melewati mereka semua. tepat dengan Huo Huo mengangkat kepalanya dari menunduk dan mengobrol dengan ketiga gadis itu, Huo Huo melihat banyak kotak kecil dan besar saat kain penghalang tersingkap .


Huo Huo menoleh dan menatap kakaknya dengan menyiratkan bahwa adik ketiga suka hadiah, yinlong mengangguk ringan. Huo Huo menoleh kembali kedepan dan bertelepati pada kakaknya ,'tidak masalah bukan kita tidak membawa hadiah?, lagipula kami datang menjemputnya' itu juga merupakan hadiah. yinlong membalas nya 'ya'.


lagipula masih banyak hadiah di ruang jiwanya.


Huo Huo melihat kedepan dan melihat antriannya semakin memendek jadi dia berkonsentrasi untuk melangkah setiap kali ada celah , takutnya ada orang lain yang mengisinya. Huo Huo terlihat kekanak-kanakan di mata yinlong, tetapi yinlong tetap maju saat Huo Huo maju, mempertahankan jarak aslinya. juga masih ada tambahan antrian di belakang.


setelah beberapa saat sekarang giliran mereka berdua. ada sekitar empat penjaga yang menjaga gerbang desa, mereka menggunakan baju perang dan terlihat gagah karena mereka sudah melewati umur masa muda . yang di satu sisi meminta perak untuk masuk ke dalam kota sedangkan yang satunya lagi adalah untuk memeriksa kartu undangan dari para bangsawan , atau pengecekan para tamu yang diundang. masing-masing kedua sisi memiliki dua penjaga dengan baju perang .


kedua penjaga itu berdiri di depan Huo Huo dengan pedang dipinggang ,salah satu dari keduanya berbicara dengan sopan .


"tuan, anda bisa masuk dengan membayar 5 perak". Huo Huo tidak berkomitmen dan membuat sebuah perak dari auranya dan menyerahkannya pada penjaga itu .


"ini dia, untuk kami berdua", sembari menunjuk kakaknya dengan ibu jempolnya . sikapnya sangat sembrono , tetapi kedua penjaga itu tidak memperdulikannya mereka hanya mengerjakan tugas saja, tetapi kedua tuan ini memiliki aura yang sangat menindas apalagi orang dibelakangnya, sangat dingin.


kedua penjaga itu mempersilahkannya untuk masuk ,dan Huo Huo masuk kekota itu diikuti oleh kakaknya. setelah melewati tembok yang lumayan tebal mereka melihat keramaian dan berbagai macam makanan serta benda-benda yang mungkin berguna?, entahlah. saling berjejeran untuk diperjualkan , ini adalah pasar .


Huo Huo melihat sekeliling dan melihat katiga gadis itu dan dua pria disisinya , ngomong-ngomong selama antrian berlangsung keranjang bambu itu sudah di kembalikan pada tiga gadis itu. karena ketiga gadis itu berkata tidak ingin merepotkan nya dan bersikeras jadi dia menyerahkannya dengan murah hati.


ketiga gadis itu melambai pada Huo Huo dan yinlong sedangkan kedua pria itu memegang tali dari keranjang bambu dengan erat, terlihat sangat tidak senang . tapi Huo Huo tidak peduli dan menghampiri mereka begitu juga dengan yinlong yang hanya mengikuti Huo Huo dengan sukarela.


"pria tampan!, aku belum tahu namamu. bisakah kau memberitahu ku?" salah satu gadis itu bertanya dengan malu-malu. Huo Huo merasa bangga dengan ketampanannya dan akan segera menjawab tanpa berpikir saat yinlong bertelepati padanya ,'nama palsu'. Huo Huo bereaksi dengan cepat dan menjawab ,"hu Jintao, kau harus terus mengingat namaku!" dengan dada membusung walaupun dia mengucapkan nama palsu yang sangat sembarangan.


ketiga gadis itu mengulangi namanya dan mengangguk dengan pasti , lalu melirik yinlong dengan malu-malu. salah satunya memberanikan diri dan bertanya dengan suara rendah tetapi tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.


ketiganya berkata serempak ,"um!, kami akan mengingatnya!".dan mengangguk-angguk pasti. yinlong mengabaikannya tapi mereka tidak peduli.


ketiganya berpikir ternyata keduanya adalah saudara, tapi mengapa mereka sangat bertolak belakang?, tidak tahu apakah wajah mereka memiliki kemiripan. tapi ,saya yakin bahwa mereka pasti sangat tampan!.


kedua pria itu tidak tahan lagi dan menyeret ketiga wanita itu untuk pergi, tetapi ketiganya sangat enggan pergi jadi salah satu dari pria itu berkata pada Huo Huo dan yinlong dengan sangat tidak puas.


"baiklah, kalian bisa mengikuti kami kepenginapan" ,nada tidak puasnya tidak disembunyikan. Huo Huo mendengarnya dan mengangguk dengan acuh tak acuh, pria itu geram seketika.


setelah nya mereka pergi kepenginapan tempat mereka tinggal, dengan dua pria yang tidak puas dan tiga wanita yang sangat antusias.


setelah sampai Huo Huo melihat bahwa itu adalah penginapan yang hampir sama dengan penginapan sebelumnya di desa itu , kecuali saat masuk kesini suasananya masing semarak tidak sepeti di penginapan yang sunyi itu.


setelah Huo Huo dan yinlong dan kelimanya berpisah , Huo Huo berjalan menuju kasir dengan kakaknya di belakangnya. dia berkata akan menginap beberapa hari dan memberikan 1 emas sebagai bayaran tetapi kasir itu kelabakan hanya karena dia membayar satu emas dan bersikeras mengembalikannya, tapi Huo Huo membuat alasan dan berkata bahwa dia tidak punya perak dan hanya ada emas .


jadi kasur itu tidak punya alasan untuk menolak, saat akan memberikan pengembaliannya Huo Huo juga menolak ,berkata bahwa dia memiliki banyak sisanya untuk kasir itu saja. sang kasir masih sangat bahagia dan menerimanya dengan tangan terbuka.


saat Huo Huo berbalik dia tidak melihat kakaknya di belakangnya jadi dia melihat ke sekeliling, dan melihat kakaknya yang sedang duduk di meja tidak jauh jadi dia berjalan kesana dan duduk di samping kakaknya.


setelah dia duduk pelayan yang membawa menu datang kepadanya dan memberikan buku menunya. Huo Huo memilih yang manis-manis seperti buah-buahan dengan selai strawberry di atasnya. dan yinlong memesan hal yang sama tetapi selainya tidak boleh terlalu manis.


mereka menunggu pesanannya datang, sebelum itu mari gunakan pendengaran yang tajam untuk mendapatkan informasi. seorang pria muda di dekat mereka mulai berbicara tentang kucing besar hitam itu lagi, Huo Huo mendengarkan dengan cermat .


"apa kau tahu, sekarang banyak bangsawan yang datang atau pun diundang untuk melihat kucing besar hitam itu?" dia berbicara pada orang di seberangnya .


"ya ,dan dikabarkan bahwa kucing besar hitam itu juga sangat suka ada orang yang berkunjung". Huo Huo berpikir itu pasti karena hadiah yang dibawa orang itu dan bukanlah orangnya .


"um, aku juga ingin melihatnya tetapi bangsawan Li bahkan tidak mengizinkan kucing besar hitam itu untuk keluar dan hanya berada di rumahnya." dengan nada keluhan .


"benar, aku juga ingin melihatnya". salah satu pelayan datang pada meja itu dan menegur keduanya untuk tidak membicarakan tentang kucing besar hitam itu di sini. jadi keduanya berhenti bicara tentang itu dan hanya membicarakan hal lain yang tidak penting.


Huo Huo berhenti menguping dan melihat kakaknya, kakaknya sedang makan dengan anggun dan tidak terlihat seperti telah menguping pembicaraan orang lain. dia bertelepati ada kakaknya, 'kakak pertama , kau mendengar itu?. aku yakin itu adalah adik ketiga' dan yinlong menjawab dengan senandung tidak jelas .


Huo Huo tidak bersikeras dan memakan makanannya sendiri, setelah semua itu dia dan kakanya langsung berdiri dan berjalan ke kamarnya sendiri dengan yinlong di belakangnya .


setelah sampai pada kamar yang berangka 016 , walau tidak jelas mengapa harus ada angka nol Huo Huo terlalu malas untuk berpikir sekarang.


jadi dia membuka pintu lalu bergegas berbaring di tempat tidur dan yinlong menutup pintu dengan pelan, dan tudung keduanya hilang seketika.


Huo Huo bermalas-malasan di tempat tidur dan yinlong yang duduk di samping tempat tidur dan membaca bukunya seperti biasa.