
Ting Ting Ting¹
POV ???
"ah~ aku sangat bosan~" kenapa adik ketiga belum datang juga?
¹suara sendok yang di pukul ke piring
ah ah ah! aku mendengar suara pintu terbuka! adik ketiga
sudah bangun!
segera aku langsung makan begitupun Kakak pertama dan ibu . yah sebenarnya ini yang terjadi ibu bersikeras untuk makan saat si bungsu bangun, tapi pura pura didahului ini sudah lama terjadi dan menjadi kebiasaan . saat aku bertanya kepada ibu kenapa ibu berkata 'aku takut kau menghabiskan semua makanan nya , dan adikmu tidak akan kebagian' . tapi ..mana ada aku akan menghabiskan semuanya aku hanya mencicipinya saja!hum!
tapi yah mau bagaimana lagi , aku hanya bisa pasrah . kami makan dengan tenang karena ibu dan Kakak pertama tidak mau ada yang berisik saat makan .
setelah makan seperti biasa aku akan pergi dan.....berbaring di atas sopa ruang tamu! ah sungguh hidup yang menyenangkan hehehe!!
setelah beberapa saat aku jadi ingin membeli sesuatu jadi aku bangun dan berlari ruang latihan dan menerobos masuk . aku melihat kesana-kemari dan menemukan bahwa Kakak pertama sedang melakukan pus ap tidak jauh . aku berjalan mendekat dan jongkok disisinya , ahhhhh!! aku sangat iri! otot Kaka pertama sangat bagus! aku juga ingin!
seolah merasakan tatapan ku Kaka pertama bahkan tidak menoleh dan hanya berkata.
"ada apa" dengan suara rendah yang seksi , yah aku merasa Kakak pertama sangat seksi! . kenapa dia begitu seksi!?.
melihat bahwa Kakak pertama bahkan tidak menoleh dan terus melakukan push up nya aku hanya bisa mendengus berdiri dan duduk di punggung Kakak pertama yang masih melakukan push up tanpa menghiraukan beban di punggung nya .
aku hanya mendengus kesal sekali lagi dan langsung merobohkan semua bebannya pada kakaknya ini . akhirnya kakaknya merespon juga dengan menghentikan gerakan push up nya . melihat bahwa kakaknya seperti menunggunya , aku harus segera berkata atau Kakak pertama akan melanjutkan push up nya lagi tanpa menghiraukan nya!.
aku segera bangun dan berdiri di depan Kakak pertama berkata dengan semangat! "Kakak pertama! ayo kita berbelanja!!" setelah berbicara aku menyadari bahwa Kakak pertamaku ini hanya melihat tanpa bertindak dan hendak melanjutkan push up nya yang membosankan itu! aku buru buru menambahkan ,"bersama adik kecil!!"
setelah aku mengatakannya aku akhirnya melihat kakakku berhenti push up , dan segera mendengus puas dengan agak sakit , 'kenap kakanya ini selalu ingin bersama adik kecil tapi tidak mau denganku padahal aku juga adiknya!!' hum!!
tentu saja aku hanya bisa mendumel di dalam hati mana berani aku mengatakannya secara langsung , mau di hukum? waktu itu aku mengatakannya secara langsung keluhanku dan Kaka pertama yang baik ini langsung menghukum ku untuk
melakukan pus up 50 kali!!! huhuhu, sangat kejam!! tapi aku tidak bisa mengeluh bisa bisa hukuman nya akan bertambah!
aku melihat Kaka pertama keluar dari ruang latihan dan aku mengikutinya , melihat dia masuk ke kamarnya dan menutup pintu dengan kasar sebelum aku masuk ke dalam , padahal aku hanya ingin melihat tubuhnya saja ! apa yang salah !?!
jadi aku hanya bisa memutar balik badan dan pergi ke kamar ku sendiri menutup pintu dan berganti baju , dengan baju kasual .
keluar pintu berjalan ke kamar Kakak nya ini saat akan membuka pintu , pintunya malah terbuka dan menampakan kakaknya yang sudah mandi dan harum!!! tapi kakaknya ini selalu memakai baju formal saat keluar kecuali saat saat di rumah dan bersantai .
kakanya ini melihatnya dengan tatapan datar yang biasa dia pakai , dan berjalan duluan kebawah menuju garasi . aku hanya melihatnya dan segera mengerti , berjalan dengan tenang menuju kamar sang adik kecil lalu mengetuk pintunya . tok tok tok² .
suara ketukan pada pintu
setelah beberapa saat aku mendengar suara adikku, "masuklah" . tentu sesudah mendapatkan izin aku langsung membuka pintu .
melihat adiknya terdiam sebentar dan bertanya padanya "ada apa Kakak kedua?" .
aku memikirkan nya dan langsung menjawab tanpa berfikir panjang. "emmm tidak ada adik kecilku , aku hanya ingin mengunjungimu! . emmm tapi, ayo berjalan jalan bersamaku!"
melihat bahwa adiknya masih memiliki sedikit keraguan dan benar saja adiknya itu bertanya " bagaimana dengan Kakak pertama?" . ehhh tapi kenapa adik kecilnya ini malah selalu menanyakan kakak pertama , dia tidak akan menanyaiku?.
aku hanya berkata "tentu dia ada di garasi dan menunggu kita. kau mau pergi atau tidak Didi?" hmmm nama panggilan yang ku buat memang bagus untuk adik kecilku ini!!!
adiknya ini suka sekali berpikir sendiri tidak mau membaginya denganku ya?? melihat dia mengangguk , yasudah aku pimpin menuju garasi , tentu saja sebelum keruangan adik aku sudah di ceramahi oleh ibu untuk menjaga adik dengan baik dan tentu aku tau bahwa kakak pertama pasti juga begitu!.
melihat bahwa adiknya masuk terlebih dahulu pada mobil di belakang dan langsung masuk menyusul di dekat adiknya.
sepanjang jalan rasanya sangat menyenangkan hingga tidak ingin berhenti berbicara , tapi ...melihat adiknya diam saja saat dia berbicara juga tidak terlalu di perdulikan . melihat Kakak pertama juga Diam padahal tadi dia kelihatan bersemangat sekali sampai meninggalkan dahulu latihannya itu . ada ada saja , aku hanya bisa menggelengkan kepalaku dan terus melanjutkan berbicara sampai pada tujuan .
aku keluar dari mobil lebih dahulu dan melihat kearah mal yang sudah jadi langganan kami , jadi teringat masa lalu saat adik kecil takut pada kakak pertama hehehe.
yah perasaanku waktu itu adalah senang ku pikir adik kecil ini akan selalu bergantung padaku tapi yang tidak disangka adalah dia malah bergantung pada kakak pertama nya yang dingin ini!!!
hah... harusnya waktu itu aku cegah saja si kecil ini bertemu dengan kakak pertama tapi memikirkan tatapan kematian milik kakanya . hanya bisa disimpan di dalam hati.
melihat keduanya masih asik berbelanja aku mulai melayangkan tatapan cemburu pada kakak pertama, dia sepertinya merasakannya tapi bahkan tidak peduli.
haaaaaaah!!! biarkan aku berbelanja sepuasnya dan membuat mood yang tidak baik ini sirna!!.
kami pulang setelah berbelanja banyak barang , meski aku tidak terlalu banyak tapi tidak dapat dihitung dengan jari tidak seperti kakanya ini dia hanya membeli 5 baju formal kelas atas , hah~ kenapa dia hanya membeli Lima bukankah bisa diborong semua, dasar!
tapi adik kecil membeli banyak barang yah bahkan hampir memenuhi bagasi , tapi tak apa aku bisa memakluminya , karena adik kecil dalam keluarga mereka itu sangatlah manja , harus dituruti atau dia akan ngambek dan mengacuhkan kami , sehingga kami akan terkena hukuman!!.
jadi harus terus dituruti aku tidak mau kena hukuman lagi dari ibu³! itu sangat mengerikan!!! memikirkannya saja membuat ngeri!!
³ sebenarnya cuman mengerjakan tugas MTK sampai 50 soal 'doang'
hah~ benar benar ternyata memang benar berbelanja itu menghabiskan energi tapi juga membuat mood yang jelek tiada. jadi aku memutuskan untuk tidur siang!
sesudah sampai aku langsung menaruh semua barang yang ku beli dan membantu adik kecil membawa barang barang nya , lalu pergi ke kamarnya kembali .
sampai pada pintu kamar , membuka pintu dengan pelan masuk perlahan tutup pintu perlahan , kunci, mulai membuat kuda kuda kucing yang akan melompat dan segera menerjang ke kasur , mencari sudut yang nyaman dan mulai tidur dalam hitungan detik.
membuka sedikit mata pada hitungan detik terakhir dam bergumam "namaku itu jin Huo shi, panggil saja Huo Huo . jangan lupakan aku yah. huaahm" . menguap, tertidur dalam beberapa detik
catatan:
jin : marga yang diambil dari ayah