
"pagi hari yang cerah! , harus di awali dengan melihat wajah kakak pertama yang sangat tampan!!" Huo Huo (jin Huo shi) , kagum kagum .
...----------------...
sebuah daun yang berterbangan jatuh pada mulut gua yang gelap , meski mulut gua gelap tapi di dalam nya remang-remang karena ada api unggun yang berkobar di tengah gua itu yang membuat gua itu tidak terlalu suram dan gelap.
di dalam gua itu terlihat tiga 'orang' yang berbeda , yang satu yang tertidur di atas batu dengan posisi terlentang yang membuat rambutnya yang berwarna oranye kemerahan menyebar dan pakaiannya sedikit berkerut , dan ekor yang sesekali bergerak-gerak juga telinga berbulu di atas kepalanya dia tertidur dengan mulut menganga menampakan giginya yang putih dengan gigi taring kecil yang terlihat yang membuatnya sangat imut pada pandangan pertama . tapi dia adalah orang dengan banyak otot tapi tidak terlalu berlebihan sama sekali malah menambah rasa ketidaktaatan yang indah . orang itu masih tertidur nyenyak tanpa terkecuali .
sedangkan yang satu lagi sedang duduk bersila dekat dengan dinding gua , orang itu sangat putih dari atas kebawah bahkan tempat yang dia duduki sekalipun sangatlah bersih. orang itu memakai pakaian berwarna putih dengan lengan baju yang lebar sosoknya yang tinggi dan kuat teruraikan begitu saja dalam pakaian ini . dengan rambutnya yang berwarna perak-putih yang mengalir di sepanjang punggungnya seperti air terjun , di bawahnya ada ekor perak tebal dan panjang yang kaku tanpa bergerak sedikitpun , dengan alis yang tegas dan mata Phoenix yang Anjang dan sipit yang tertutup , hidung yang tinggi dan bibir tipis dengan pemerah alami dan jangan lupakan tanduknya yang berwarna perak yang sedikit bercabang Keatas , seluruh orang sangat tertutup dan suram . meski matanya tertutup dia tetap duduk dengan tegak layaknya patung , tidak tau apakah dia tidur atau tidak .
sedangkan orang- bukan , macan tutul itu yang memiliki warna oranye berbintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya sedang berbaring di depan orang yang sedang duduk itu . dengan sesekali telinga nya bergerak seolah begitu ada pergerakan dia akan bangun dengan waspada begitupun dengan ekornya itu juga kadang-kadang akan bergerak ataupun menepuk-nepuk tanah beberapa kali . tapi tepukan itu sangat halus seolah tidak ingin membangunkan orang di depannya .
hingga pada orang yang tidur terlentang dengan kepala nya yang sedikit berada dipinggir sedikit bergerak yang membuat kepalanya tergantung dengan badan masih berada di atas batu itu . tapi dia tidak jatuh dan segera membuka matanya hanya untuk bertemu dengan wajah kakaknya yang sedang menutup matanya , mata itu menelusuri setiap inci dari wajah kakaknya , tapi bahkan orang yang diamatinya tidak bergerak seolah tidak merasakan tatapannya yang intens .
setelah beberapa saat mengamati orang itu mulai menyeringai lebar dengan wajar terbalik dan masih menatap wajah kakaknya. dan berkata dengan penuh semangat di pagi hari yang cerah tapi sepi ini "selamat pagi kakak pertama!!!" yang membuat burung-burung di sekitar terbang dari tempatnya hinggap .
setelah mengatakan selamat pagi pada kakaknya dengan keras , dia segera berbalik dan berdiri lalu berjalan menuju mulut gua dan meregangkan seluruh tubuhnya . sungguh tidak nyaman untuk tidur di atas batu yang keras , walau dia tidur sangat nyaman tadi malam.
saat dia berbalik lagi dia melihat bahwa kakaknya sudah membuka matanya dan menatapnya dengan mata dingin dan tenang , benar-benar tidak ada perasaan untuk orang yang baru saja bangun . dia bahkan tidak terkejut dengan teriakannya yang menggelegar seolah sudah terbiasa dan membuka matanya dengan tenang .
yah kakaknya mungkin sudah terbiasa , dia hampir berteriak sepanjang waktu saat itu . dan kakaknya tidak marah ataupun kesal , dia adalah kakak idaman yang tidak akan memukul adiknya hanya karena sedikit kesalahan. kecuali kakaknya ini sangat suka menjaga dirinya sendiri dan mengurung diri, tidak ada yang terjadi.
Huo Huo mengalihkan pandangannya kepada macan tutul itu dan melihat bahwa macan tutul itu sedang meregangkan dirinya dengan sangat bebas dan lihai seolah tidak ada orang didepannya , dia tidak menyadari keberadaan kakak? atau, macan tutul itu lupa? hewan yang sangat manusiawi, dia suka itu! .
setelah satu menit berlalu lihatlah macan tutul itu baru menyadarinya dan segera tersentak lalu menunduk lagi seperti biasa , hei dia tampak seperti bawahan yang melakukan kesalahan dan akan mendapatkan hukuman haha!
lupakan lihatlah kakaknya itu dia sedang berjalan kearahnya tidak , lebih tepatnya kemulut gua dia berada . kakaknya tidak suka di cegah , apalagi ini cuma melihat pemandangan tidak ada yang salah . setelah berdiri di mulut gua kakaknya mulai memerintah lagi dengan kata dingin seperti orang yang menuntut . "berburu lah" , perintahnya yah walau aku saja yang merasa kalau kakakku ini suka menuntut padahal aku sendiri tahu alasannya.
Huo Huo tau kakaknya memiliki gangguan kebersihan walau dia tidak tau sampai tingkat mana gangguan kebersihan itu , semoga itu tidak terlalu parah , ya?.
lihatlah , setelah kembali kakaknya sedang duduk di atas kain atau sutra . dia tidak tau dan tidak mau tau . dia duduk di depan mulut gua dengan api unggun yang menyala di depannya , api itu masih berkobar dengan kencang seolah dia tidak akan padam bahkan saat diterpa angin yang kencang sekalipun .
api itu menyinari wajah kakaknya yang membuatnya semakin mempesona dan sedikit mencairkan aura dingin di antara alisnya. hei, aku khawatir saat ada wanita yang melihat kakaknya di saat seperti ini dia mungkin akan mimisan lalu pingsan di tempat . memikirkannya saja sudah membuatku tertawa , tak masalah kakaknya memasang sangat tampan .
sepertinya kakaknya menyadari keberadaannya , yah biar ku tebak kakaknya pasti sudah tahu lokasi aku berburu jadi tidak perlu di sebutkan lagi . Huo Huo hanya berjalan kearah kakaknya dan mulai membakar kelinci itu dengan kondisi keempat kakinya di ikat dan digantungkan di atas api. dia mengunggu sampai kulitnya itu rontok dan menaburinya dengan bumbu yang ada , sebenarnya itu adalah herbal dan bukanlah bumbu. tapi herbal itu bisa dijadikan bumbu bukankah sangat bermanfaat .
saat sudah matang , tentu saja Huo Huo berkata pada kakaknya. "kakak pertama, lihatlah kelinci ini sudah matang! ayo kita makan!!" ucap Huo Huo dengan menodorkan kelinci yang satunya sedangkan yang satunya lagi dia tentu saja sudah memilikinya di tangan nya yang lain .
tapi melihat kakaknya hanya menatapnya sebentar sebelum berkata dengan ringan , tentu saja dengan suaranya yang khas dingin dan berat ."tidak, aku tidak lapar. makan saja sendiri" .
yah, walau kakaknya menolak Huo Huo tahu itu bukan karena makanan nya tidak enak di pandang ataupun karena rasanya tidak enak . kakaknya menolak memang karena dia tidak lah lapar , lihatlah dia memiliki tatapan tenang bahkan saat dihadapi dengan makanan . Huo Huo juga tahu bahwa kakaknya itu tidak makan selama berada di gua , bahkan makanan yang dibawa oleh macan tutul itu tidak ada yang dimakan dan sangat menumpuk .
dia memutuskan untuk mengambil makanan itu untuk disimpan di ruang jiwa nya . lagipula mubazir kalau makanan di tinggalkan begitu saja . dia juga yakin kakaknya tidak lah lapar , karena pasti kakaknya sudah menemukan solusinya sendiri .
hei , dia juga ingin menjadi tidak lapar . tapi nanti saat lapar bukannya akan terasa hambar? jadi lupakan saja , aku adalah manusia juga, lapar adalah hal yang wajar.
jadi Huo Huo memberikan kelinci itu pada macan tutul di samping kakaknya walau aga jauh , dia seperti nya sengaja menjaga jarak dari kakaknya . yah Huo Huo juga tidak peduli dan hanya berkata dengan sedikit nada memerintah . "makanlah! , kau pasti lapar" .
dengan agak ragu macan tutul itu pindah kesini Huo Huo, dan mulai macan dengan kepala tertunduk. pagi yang cerah untuk sarapan bersama , walau kakaknya tidak ikutan dan hanya memejamkan matanya dia sepertinya sedang bermeditasi. jadi di pagi hari kami lewati dengan tenang karena tidak mau mengganggu kakanya .
...----------------...
aku merasa tercerahkan akhir-akhir ini . jadi bahkan lagi hari pun dibagi menjadi seribu kata lebih hehehe! bisakah kalian menyemangati ku? aku akan semakin bersemangat dan menemukan alur baru sesegera mungkin!