The Returning Point Of The Legend

The Returning Point Of The Legend
Salah Paham



“Eto.. Mohon maaf pak Kepala Desa, ada apa anda mencari saya ?” 3 hari setelah Larry siuman, Kepala Desa Carne mengunjunginya.


“Begini nak Larry, aku ingin meminta maaf atas insiden yang terjadi denganmu 4 hari yang lalu”


“Maksud anda pak ?” Naomy dan Mark serempak menyela ucapan Kepala Desa. Di ruangan kecil yang disebut ruang tamu tersebut berkumpul Larry, Naomy, Mark, Bunda dan Kepala Desa


“Sebenarnya, insiden yang terjadi kepada Larry 4 hari yang lalu disebabkan oleh putraku. Aku secara tak sengaja


mendengar sorak jahat putraku dan komplotannya sehari setelah insiden tersebut. Serentak aku memarahi mereka dan mengirim mereka ke tempat saudaraku di kota lain untuk dihukum”


“E-eeeeh” suara Naomy dan Mark memecah keheningan sesaat setelah Kepala Desa menjelaskan apa yang terjadi


“Jadi, Larry tidak mencoba bunuh diri ?” timpal Naomy menanggapi penjelasan tersebut


“Bunuh diri ? Apa kalian sejak awal menganggapnya begitu ?” Naomy dan Mark langsung mengangguk, termasuk Bunda pun ternyata mengangguk dengan pelan.


“Nak Larry, apa anda tidak mengatakan apa yang terjadi kepadamu ?” Kepala Desa menatap langsung Larry penuh Tanya


“Sebenarnya, aku  melupakan banyak hal. Paman Asmos bilang karena kepalaku terbentur bebatuan ketika aku tenggelam”


"Ah..." Kepala Desa menunduk sejenak, tanda dia merasa semakin bersalah atas kelakuan anaknya


“Sebagai ucapan permintaan maafku, tolong terima ini Nak Larry” Kepala Desa menyodorkan sebuah buku setebal setengah cm.


“Buku apa ini pak ?”


“Sejujurnya aku juga tidak tahu apa ini, ini adalah salah satu koleksi yang sering aku kumpulkan ketika muda


dulu. Aku sudah lupa dari mana mendapatkannya. Hanya saja ketika aku hendak berangkat kesini, buku itu sedikit bereaksi” Jelas Kepala Desa


“Ah, mungkin buku itu berjodoh denganku. Terima kasih banyak Kepala Desa karena telah merelakan salah satu koleksi anda untuk saya”


“Tidak masalah. Sekali lagi aku mohon  maaf Karena kurang mendidik anakku, sehingga rasa irinya terhadap kecerdasanmu membuatnya buta hati” Kepala Desa menundukkan kepalanya sesaat.


“Anu.. Larry, kami minta maaf karena telah salah paham terhadapmu” Naomy dan Mark serentak menundukkan kepala


"Tak usah dipikirkan"


Setelah berbincang-bincang beberapa saat, Larry pamit untuk pergi ke halaman. Di halaman, anak-anak panti sedang bermain dengan riangnya.


Akhirnya Larry memutuskan untuk pergi ke danau yang ada di pinggir desa, dibawah rindangnya pepohonan dia bersandar sesekali menikmati terpaan angin yang memberikan kesan damai pada semua yang dilaluinya.


“Open window” Sebuah layar muncul didepan Larry secara tiba-tiba. Layar tersebut muncul tepat di malam ketiga Larry berada di dunia ini


[Larry/ Lv. 1


HP : 200


MP : 100


Skil : -


Title :


-          The Journey Alchemist


-          The Tamer


-          The king of Wizard


-          The King Of Knight*


*Kondisi Fisik  tidak memenuhi untuk mengaktifkan efek]


“Bukankah itu sedikit berbeda dengan statusku terakhir kali ?”


“Selain itu, aku kehilangan level dan semua skill kecuali alkemi dan tamer yang berubah menjadi title”


“Ah, persetan dengan itu. Lantas bagaimana aku menjalankan quest jika aku tidak memiliki skill apapun ?” Tiba-tiba buku dengan jilid hitam yang ada di pangkuan Larry bereaksi ketika layar status Larry tepat diatasnya. Beberapa saat buku itu mengeluarkan cahaya gelap. Setelah itu, beberapa kata muncul di lembaran buku tersebut dan sebuah notifikasi muncul di layar status Larry


‘The Necromancer’


‘Apa anda akan mempelajarinya ?’


“Ya” Larry sangat bahagia karena langkah pertama untuk bisa menyelesaikan quest ternyata datang kepadanya.


‘Maaf, beberapa kondisi fisik tidak memenuhi. Tidak dapat mempelajari skill’


“What The F- ?”


“Argghh, Oke. Langkah pertamaku adalah memperbaiki tubuh kerempeng ini”