
Larry menempuh perjalanan sekitar 3 jam untuk mencapai lokasi yang dimaksud sang pandai besi. Larry sangat
berhati-hati, karena disana terdapat banyak magical beast level 1 dan 2. Jika tidak, maka pertarungan yang tidak perlu tidak dapat terelakan.
“Aku kira akan mudah mencari sarang minotaur, haaah”
Larry mencari sarang black minotaur sambil menyembunyikan diri dari para magical beast level 2.
“Duuh, kakiku digigit semut” Larry merunduk tanpa menyadari sebuah tebasan melintas ke posisi lehernya ketika berdiri.
‘Brukk’ sebuah dahan pohon patah karena serangan tersebut. Larry yang sedang menunduk selamat dari serangan tersebut.
“Inilah yang aku hati-hatikan dari tadi, haaah.”
Seekor magical beast level 2 dengan wujud belalang sembah dan tinggi 3 meter menatap Larry dengan lapar.
“Mode black Knight, aktif”
“Haaah, pedangku kemarin hancur karena tidak kuat menahan kekuatan mode ini, sepertinya pedang baruku ini akan hancur juga” Larry membeli sebilah pedang dari toko senjata yang dia datangi tadi siang.
“Summon, undead”
Larry memunculkan 5 undead dengan tipe pertahanan dan 3 undead dengan kecepatan tinggi. Walaupun hanya magical beast level 1, karena bertarung bersama Larry dengan mode Black Knight-nya membuat kekuatannya berlipat. Sementara itu, Larry menghindari menahan langsung semua serangan dari Belalang Sembah yang ia hadapi. Larry memfokuskan untuk melemahkan musuhnya sedikit demi sedikit, setelah 20 menit bertarung. Berbagai luka sayatan muncul dan diakhiri dengan satu serangan.
‘Tiger sword style : Gerakan ke-3, Tiger Fang’
Larry melancarkan serangan pertikal menebas kepala belalang tersebut.
“Ternyata begitu jauh perbedaan kekuatan antara magical beast level 1 dengan level 2”
“Aku kehilangan 3 undeadku, Tak apalah”
‘Raise Undead’
Tubuh belalang sembah tersebut menghitam dan mulai bersatu kembali dengan kepalanya yang terpisah. Aura hitam menyelimuti tubuh setinggi 3 meter tersebut.
“Setidaknya, kekuatanku bertambah”
Larry memasukkan undead barunya ke underworld dimensional-nya. Dan berlari dengan cepat menggunakan armor hitamnya. Jika dia melepaskan mode black knight, maka cooldown yang dibutuhkan adalah 24 jam, walaupun Larry mengaktifkannya hanya beberapa belas menit saja.
“Sepertinya ini adalah sarang dari Black Minotaur. Menurut Informasi yang aku dapat, Black minotaur tidak hidup berkoloni”
Sisa waktu mode bertarung Larry hanya 30 menit lagi, dia bergegas masuk ke dalam sebuah gua di lereng gunung yang ditunjukkan oleh pandai besi.
Sesosok makhluk setinggi 4 meter sedang menyantap seonggok daging magical beast yang sudah tidak dikenali wujudnya. Larry mengendap-endap untuk memberikan serangan kejutan kepada monster tersebut. Setelah cukup dekat, Larry memberikan sebuah serangan
“Tiger sword style : Gerakan kedua, Tiger Strike”
Larry memberikan serangan menusuk ke punggung minotaur. Tapi, hanya memberikan luka kecil sebelum monster tersebut bangun dan berbalik menatap Larry yang mengganggu acara makannya. Minotaur tersebut mengambil sebuah kapak yang menjadi senjatanya.
“Ciih, kulitnya sunguh keras”
“Summon, undead”
“Tiger sword style : Gerakan pertama, Tiger slash”
Larry memberikan berbagai tebasan dengan target kaki minotaur selama serangan minotaur tersebut di tahan oleh
undead-undeadnya. Para undead yang berlevel 1 hanya kuat menahan beberapa serangan saja, sehingga dengan cepat tersisa 4 undead termasuk undead yang baru ia dapatkan. Nyatanya, serangan Larry membuahkan hasil, sebuah luka yang cukup dalam memperlambat gerakan minotaur dan sebuah sabit masuk menusuk menghancurkan pertahanan black minotaur.
Belalang sembah milik Larry sama dengan black minotaur, yaitu magical beast level 2. Hanya saja, dalam kondisi
biasa kekuatan belalang sembah tidak sekuat black minotaur. Tetapi, karena undead akan bertambah kuat ketika bertarung bersama Larry yang menggunakan mode black knight membuat kekuatan mereka setara.
Sedikit demi sedikit serangan mulai menghujani Black Minotaur, serangan dan kecepatannya juga berkurang
banyak. Sisa waktu mode Black Knight Larry hanya 10 menit lagi, sebelum seekor makhluk bertanduk dua dengan kulit lebih hitam dari makhluk yang dihadapi Larry datang dari mulut gua.
“Gawat, jangan-jangan mereka minotaur yang sedang berbulan madu”
“Ciih..”
Larry memerintahkan 4 undeadnya untuk menghadang minotaur yang baru, sedangkan dirinya memanggil sisa undead yang ada dalam underworld dimensionalnya. Larry berusaha menyelesaikan pertarungannya dengan cepat. jika tidak, dia akan binasa bersama para undeadnya di gua tersebut.
Karena Black minotaur yang pertama telah penuh luka, dalam 5 menit Larry dapat melumpuhkan dan
membunuhnya. Tak disangka hal itu memancing kemarahan lebih dari minotaur yang baru datang, dia membunuh semua undead yang menghadangnya. Tanpa pikir panjang Larry merubah mayat black minotaur yang baru ia bunuh menjadi undeadnya.
Siapa sangka, ketika mereka undead tersebut berhadapan dengan Minotaur yang mengamuk tadi. Minotaur yang
mengamuk langsung terdiam, tak berani melawan atau menyerang. Dia mematung dengan tatapan penuh ketidakpercayaan. Siapa sangka, Bunga hati yang selama ini menemaninya di gua ini akan melawannya.
Tentunya undead tidak memiliki perasaan, sehingga dia langsung menebas kepala pasangannya yang selama ini
setia menemaninya.
“Yaah, tak kusangka bahwa magical beast juga memiliki drama-nya sendiri.”
“Tenang saja, kalian akan bersama selamanya. Tapi, sebagai undeadku”
Larry mengambil tanduk black minotaur dan mengubahnya menjadi undead. Tak lama, armor hitamnya terlepas dari tubuhnya dan pedangnya berubah menjadi debu.
“Yaah, aku lupa tadi tidak mengambil tanduknya dulu sebelum aku rubah jadi undead. Jadi, hanya sepasang
deh”
“Tak apalah, sebaiknya aku bergegas pulang sebelum hari kian malam”
Larry berlari menuju desa tempat toko senjata berada.