
'Mari biasakan meninggalkan jejak berupa like dan komenđđ'
***
Bradford City
Sebuah kota kecil yang terdapat di selatan kekaisaran Ravenna. Juga merupakan kota terdekat dengan kejadian pembantaian satu desa oleh para magical beast, Desa Carne. Kota yang terkenal dengan hasil bumi yang melimpah dan menjadi salah satu kota terluar dari kekaisaran Ravenna.
âWaaahhh, jadi ini Kota Bradfordâ seorang pemuda dengan jubah yang lusuh menatap kagum tembok kota yang sangat tinggi. Pemuda itu kemudian melangkahkan kakinya menuju gerbang kota. Terlihat antrian yang memanjang ketika satu demi satu warga dan pedagang diperiksa oleh petugas. Sekitar tiga puluh menit menghabiskan waktu untuk mengantri, Larry sampai dibarisan paling depan.
âTunjukkan tanda pengenalmuâ pinta seorang petugas dengan nada yang tegas.
âAhh, sebenarnya saya baru pertama kali memasuki kota tuan. Apakah saya bisa membuat tanda pengenal disini tuan ?â Mata penjaga tersebut menyipit sebelum ia memanggil kawannya yang berada di pos jaga. Larry kemudian diajak masuk ke sebuah ruangan kecil. Disana ia diminta hal-hal administrative terkait nama, asal dan lainnya. Ia memasulkan nama dan asal kelahirannya untuk berjaga-jaga. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi jika orang-orang tau bahwa Larry berasal dari Desa Carne.
âNak, apa tujuanmu masuk ke kota ?â Tanya salah satu dari dua penjaga yang mengurus masalah administrasi di ruangan itu.
âSaya hanya singgah tuan. Saya berniat menuju ibukota untuk mendaftar di akademiâ Jawab Larry dengan sedikit menunduk. Ia berusaha memberikan kesan anak desa yang lugu akan kehidupan kota.
âHeehh, dengan penampilan sepertimu kamu berniat masuk ke akademi Lorenz ?â Tanya salah satu penjaga yang sejak tadi hanya memperhatikan Larry.
âNak, bukankah penerimaan siswa baru akan dilakukan 3 minggu lagi. Sepertinya kamu tidak bisa memasuki kota dengan tepat waktuâ Lanjut pria tadi yang menanyai Larry dengan sinis.
âEh, kenapa tuan ?â Tanya Larry dengan wajah terkejut.
âAsal kamu tau nak, pembuatan tanda pengenal normalnya membutuhkan waktu sekitar 2 mingguâ
âAkh⌠Kalau begitu apakah prosesnya bisa dipercepat tuan-tuan yang bijaksana ?â Tanya Larry dengan merogoh sakunya dan mengeluarkan 6 keping koin berwarna keemasan dan mengepalkannya pada salah satu tangan penjaga. Sekilas tatapan mereka saling bertemu.
âAhahaha⌠Kau benar-benar anak berbakat nak. Baiklah, besok pagi datang kembali kesini. Aku jamin besok kamu dapat mengambil apa yang kamu butuhkan. Untuk sementara gunakan surat pengantar ini agar dapat memasuki kotaâ Mata kedua pria tadi berkilat ketika ia menatap Larry yang kini mulai menjauh dari ruangan administrasi itu.
âCiihhh, dasar para lintah darat. Tapi, dengan begini segala hal kadang lebih mudah, heheâ gumam Larry seraya melangkahkan kakinya menuju sebuah kedai kecil yang lumayan ramai akan pengunjung.
Setelah menghabiskan waktunya di kedai Larry kemudian menanyakan toko peralatan sihir. Di toko tersebut terdapat fasilitas untuk mengidentifikasi suatu item.
***
âPermisi..â
âAhh.. apa yang dapat saya bantu tuan pelanggan ?â Seorang gadis berambut hitam sebahu menyapa Larry dengan ceria.
âSaya ingin mengidentifikasi beberapa benda yang saya dapatkan ketika mengembaraâ Larrymemperlihatkan sebuah pedang panjang dengan gagang biru tua yang ia dapatkan dari kepala desa.
âBaik, mohon tunggu sebentarâ
âIni adalah sebuah pedang rare tingkat rendah tuanâ Jawab penjaga toko tersebut seraya menyerahkan kembali pedangnya kepada Larry.
âPedang tersebut cukup bagus untuk sebuah pedang rare tingkat rendah karena ditempa dengan baik oleh si pandai besi walaupun bahan yang digunakan relatif biasa. Sebaiknya tidak digunakan untuk pertarungan jangka panjang tuan. Karena struktur ketahanannya sedikit kurangâ
âSelanjutnya tolong periksa ini nona â Larry kemudian mengeluarkan beberapa barang. Sepasang pedang pendek, sebuah kalung dan sebuah grimoire dan sebuah cincin.
âMohon maaf tuan. Setiap selesai memeriksa sebuah barang, pelanggan diharuskan untuk membayar biaya pemeriksaan. Untuk senjata tingkat rare adalah sepuluh perak tuanâ Sela gadis itu ketika melihat Larry mengeluarkan beberapa barangnya.
âAh.. baiklah. Mohon bantuannyaâ Larry kemudian memberikan bayaran setelah hasil identifikasi keluar. Kedua pedang pendek tersebut merupakan pedang rare tingkat tinggi dan grimoire yang ia dapatkan juga adalah grimoire yang cukup bagus.
âTerakhir adalah cincin ini, mohon diperiksa nonaâ Larry menyerahkan cincin pernikahannya yang selama ini selalu melingkar di jari manisnya.
âHmmm⌠ini hanya perhiasan biasa tuanâ
âAhh.. begitukah ?â Larry tertegun sejenak sebelum menggumamkan sesuatu.
âCihh, aku kira itu adalah item yang hebatâŚHaaahhh, tapi tak apalah. Itu adalah pengingat janjiku kepada istrikuâ
Catatan Author:
Mohon maaf saya tidak update beberapa hari ini. Ah iya, saya sedikit merevisi beberapa bab awal. Semoga tulisan saya dapat menjadi suatu hiburan ditengah kegabutan hqq anda semua. Salam sehat, salam semangat