THE DESTINY OF THE SUN AND THE MOON

THE DESTINY OF THE SUN AND THE MOON
BAB 56-KEBENARAN YANG MULAI TERBONGKAR PART II



...--AUTHOR POV--...


"Hahh... Kenapa aku juga harus ikut denganmu, Blaze?" Tanya Helios yang menatap datar Blaze yang sedang berjalan di sampingnya.


"Hehe, aku ada yang menemaniku, tadinya setelah latihan aku tadi berniat mengajak Arthur tapi entah kenapa Vivi malah meminta untuk meminjamkan Arthur, jadi aku mengajak Kakak saja. Toh Kakak sedang tidak sibuk kan?" Ujar Blaze.


Helios menaikkan alisnya dengan heran, "Kenapa Vivi tiba-tiba mengatakan hal yang seperti itu? Apa ada hubungan antara Vivi dan Tuan Duke Muda Allison


Tiba-tiba saja Blaze berhenti berjalan, membuat Helios ikut terhenti.


"Ada apa?" Tanya Helios.


"A-- aku yakin kalau me-- mereka berdua tidak memiliki hubungan khusus.... Vivi memang meminta Arthur untuk mengajarinya sihir cahaya karena waktu itu Arthur juga bisa melenyapkan sihir kegelapan. Tapi.... KENAPA HARUS ARTHUR?!!! KAN AKU JUGA BISA SIHIR CAHAYA, TAPI KENAPA VIVI MALAH MEMILIH ARTHUR?!!! ASTAGA, APA VIVI SUDAH MEMASUKI TAHAPAN PUBERTAS?!!!" Teriak Blaze dengan wajahnya yang tampak begitu frustasi.


Helios menghela nafas lelah melihat adiknya yang satu ini terus saja mengoceh itu, "Makanya aku tadi tanya, apa mereka memiliki sebuah hubungan?"


"TIDAKKKKK!!! VIVI MASIH KECIL!! MASIH SUCI!! MESKI ARTHUR ADALAH SAHABATKU, AKU TIDAK AKAN MERELAKAN ADIK KESAYANGANKU PADANYAAAA!!!!!! Teriak Blaze.


Helios yang sudah tidak tahan dengan ocehan adiknya pun langsung menarik kerah bajunya dan menyeretnya, "Sudah! Berhentilah mengoceh! Telingaku sakit mendengarnya! Ayo kita cepat temui Kak Castor lalu segera temui Vivi, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Jangan malah berteriak-teriak seperti ini!" Tanpa ba bi bu, Helios langsung menyeretnya.


Blaze yang di seret oleh Helios itu masih berteriak-teriak, "AWAS SAJA ARTHUR KALAU KAU BERNIAT MEREBUT ADIKKUUUUU!!!!"


Saat berjalan di lorong istana Putra Mahkota, mereka berdua bertemu dengan Dereck yang tengah berjalan berlawanan arah dengan mereka.


"Ah... Salam saya kepada kedua bintang muda Kekaisaran" Sapa Dereck dengan sopan.


"Ah iya... Dereck, apa Kakak ada di ruangannya?" Tanya Helios.


Dereck mengangguk, "Yang Mulia Putra Mahkota ada di ruang kerja beliau, Pangeran Helios. Dan juga Yang Mulia Permaisuri sedang berada di sana untuk mengunjungi Putra Mahkota"


Helios mengangkat alisnya, "Ibu?"


"Benar Yang Mulia"


Seketika wajah Blaze pun langsung sumringah, dengan gerakan gesit ia berhasil melepaskan cengkraman Pangeran Helios dari kerah bajunya. Hal ini membuat Helios dan Dereck cukup terkejut dengan kegesitan yang di miliki oleh Blaze.


"Ibu ada di sini?! Kalau begini, ayo cepattt!!!!!!!!" Teriak Blaze yang langsung berlari kencang meninggalkan Helios dan Dereck.


Helios ya melihat tingkah laku adiknya itu pun menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas lelah, "Hah.... Dasar anak itu ya..."


Setelah mengucapkan permisi, Dereck pun pergi sementara Helios berjalan ke arah ruangan Putra Mahkota.


Saat ruangan itu terlihat di pandangan-pandangan, ia melihat Blaze yang mematung di balik besar di ruang kerja Putra Mahkota yang memang sedikit terbuka.


"Blaze, ada ap--"


"Shhh"


Blaze menatap ke arah Helios dengan tatapan mata serius sambil menaruh jari telunjuknya di bibirnya. Helios melihat Blaze yang tampak begitu serius dan melepas semua tingkah konyol dan berisiknya.


Helios mendekati pintu itu, ia bisa mendengar percakapan antara Ibunya bersama dengan Castor. Tiba-tiba saja Helios membeku, matanya terbelalak ketika mendengar percakapan keduanya.


Apa yang barusan ia dengar? Ibunya yang selama ini di siksa secara fisik dan seksi oleh wanita Ayahnya, Kaisar Horus? Ayahnya itu selingkuh dari pelayan pribadinya yaitu Kayla dan bahkan sudah memiliki seorang Putri yang seusia dengan Vivi? Kak Castor yang sudah mengetahui hal ini bahkan ketika ia masih kecil karena tidak sengaja memergoki mereka yang berhubungan seksual di ruang kerja Ayahnya? Ruangan rahasia yang ada di ruang kerja Kaisar dimana Putri hasil hubungan terlarang itu tinggal?


Tolong katakan kalau semua ini hanyalah lelucon! Sungguh, ini sama sekali tidak lucu!


Saat ini Helios merasa begitu shock, mendengar percakapan itu timbul rasa amarah yang begitu besar di dalam dirinya. Ia tidak menyangka jika sosok Ayahnya yang merupakan Kaisar di Kekaisaran Eilidh ini yang seharunya menjadi contoh yang baik untuk para rakyat malah melakukan semua hal bejat dan tidak bermoral seperti ini?! Belum lagi, Ibunya dan juga Kak Castor yang harus menanggung penderitaan karena telah menutupi kenyataan yang begitu pahit ini dari mereka semua.


Helios pun melirik ke arah Blaze yang hanya diam sembari menatap datar ketika mendengarkan percakapan antara Ibu mereka dan juga Castor. Mata Helios kembali terbelalak ketika melihat reaksi datar dari Blaze itu. Blaze sudah tahu.... Sikapnya yang meski terlihat datar ini terdapat api amarah yang begitu membara di matanya. Ia terlihat diam dalam amarahnya itu.


Helios terdiam, jadi hanya dia yang tidak mengetahui hal ini? Kemungkinan besar Vivi juga tidak mengetahuinya karena ia tahu Vivi sangatlah jarang ke Istana Utama untuk mengunjungi Kaisar karena sibuk dengan semua pelajaran-pelajaran yang ia terima, sebagai Prodigy yang memiliki sihir langka yaitu Sihir Fusi, tentunya akan membuat Vivi begitu sibuk. Yang artinya, hanya Helios dan Vivi yang tidak mengetahui kenyataan yang begitu mengerikan ini.


Helios merasa sangat kecewa pada dirinya sendiri. Ia merasa begitu bodoh, bagaimana bisa ia tidak mengetahui kebenaran ini sementara Blaze yang merupakan adiknya saja sudah mengetahuinya?


Terkutuklah sihir kegelapan dari Bella dan Duke Cut yang telah sukses menguasai dirinya saat itu. Ia jadi hanya berpikir tentang Bella dan menuruti semua kemauannya tanpa berpikir apapun lagi. Ia sudah menjadi boneka bagi keluarga sialan itu. Helios benar-benar merasa bersyukur karena Blaze telah berhasil membebaskannya dari sihir kegelapan dari Bella dan Duke Curt.


Duke Curt sendiri sudah mati karena ia sudah di eksekusi mati oleh Kaisar bersama dengan Duchess, sementara Bella berada di dalam penjara bawah milik keluarga Duke Allison dibawah pengawasan dari Blaze. Alasannya karena Bella lah yang memiliki kekuatan sihir kegelapan terkuat di bandingkan dengan milik Duke Curt ataupun Duchess Curt jadi Blaze yang merupakan orang yang di berkahi oleh Sang Dewa Matahari lah yang mengawasi Bell.


Helios sendiri tidak bertanya pada Blaze tentang Bella, toh ia juga tidak memperdulikan tentang gadis itu yang sudah menggunakan sihir kegelapan padanya itu. Dulu ia memang menghormatinya karena Bella adalah tunangannya namun sekarang setelah mengetahui apa yang di lakukan olehnya tentu saja membuat rasa hormat dari Helios juga menghilang.


Dan di saat Ibu, Kak Castor dan Blaze yang hanya diam tentang kelakuan bejat Kaisar, Helios malah tidak mengetahui hal itu sama sekali. Ia benar-benar merasa kecewa pada dirinya sendiri.


Helios pun mengepalkan tangannya kuat-kuat sambil menahan amarahnya. Sementara Blaze pun membuka pintu ruang kerja Castor dan membuat Ibu mereka dan juga Castor terlihat sangat terkejut melihat kedatangan dirinya dan juga Blaze.


"Aku sudah mengetahui hal ini sebelumnya, sementara Kak Helios baru mengetahuinya sekarang" Kata Blaze yang membukakan pintu itu dengan wajah dan nada datarnya.


Yaz Helios baru mengetahui hal ini dan ia merasa begitu kecewa pada dirinya karena tidak mengetahui kenyataan yang begitu pahit dalam keluarga mereka itu.