THE DESTINY OF THE SUN AND THE MOON

THE DESTINY OF THE SUN AND THE MOON
BAB 55-KEBENARAN YANG MULAI TERBONGKAR PART I



...--AUTHOR POV--...


BRAKKK!!!!!


Castor memukul meja yang ada di depannya itu dengan begitu keras. Wajahnya terlihat penuh dengan amarah sementara Permaisuri Ivona yang duduk di sofa seberangnya hanya bisa menggigit bibirnya.


"Apa.... Benar.... Ayah sampai melakukan semua ini pada Ibu...?" Tanya Castor dengan pelan namun terdengar nada yang berbahaya di suaranya itu.


Permaisuri Ivona menganggukkan kepalanya dengan pelan. Diam-diam ia juga tersenyum pahit.


'Ternyata tekadku masih kurang...' pikirnya.


Ivona baru saja mengatakan semua kenyataan yang ia alami selama ini pada Putra Pertamanya, Putra Mahkota Castor. Hal yang selalu ia simpan dan menjaganya dengan mati-matian ia sembunyikan selama ini pada anak-anak itu sudah ia katakan pada Castor.


Castor sendiri merasakan amarah yang sangat besar di dalam dirinya. Ayahnya.... Sosok yang sudah begitu buruk di dalam pandangannya ternyata adalah sosok yang lebih buruk dari yang ia pikirkan.


Memaksa Ibu mereka untuk menikahinya, memaksa dan memperkosa Ibu mereka sebelum mereka resmi menikah bahkan ia masih melakukan hal itu pada Ibu mereka. Castor menatap luka bekas pecutan yang ada di lengan Ibunya itu, mengingatkan ia terhadap luka-luka yang di miliki oleh pelayan laki-laki di keluarga Duke Curt. Ternyata Ibu mereka juga memiliki luka-luka semacam itu di balik gaun mewah nan glamor yang memang selalu berlengan panjang itu. Dan begitu di singkap, terlihat luka-luka bekas ikatan dan pecutan terpampang di lengan Ibunya.


'Ini baru lengan.... Belum lagi ya lain....' pikir Castor sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat.


Ternyata bukan hanya sudah mengkhianati Ibunya, ternyata selama ini Kaisar menyiksa Ibunya tanpa di ketahui oleh Castor, Helios, Blaze dan Vivi. Ibunya yang selalu menyimpan rahasia ini dengan rapat-rapat agar tidak di ketahui mereka, anak-anaknya.


Ingin rasanya Castor menghukum semua pelayan yang ada di istana Permaisuri karena mereka juga menutupi semua ini semua kenyataan mengerikan ini. Namun ia juga tidak bisa menyalahkan mereka karena mereka di perintahkan oleh Permaisuri untuk menutupi tingkah laku bejat Kaisar itu pada anak-anaknya.


"Kenapa.... KENAPA IBU TIDAK MENGATAKAN HAL INI SEJAK DULU?! KENAPA IBU MENUTUPINYA SELAMA INI?!" Teriak Castor, ia benar-benar sudah kehilangan ketenangannya.


Ivona memejamkan matanya, ia tahu ini salah. Namun ia juga tidak ingin menyakiti anak-anaknya dengan kenyataan pahit ini. Ia ingin anak-anaknya tumbuh dewasa bahagia tanpa mengetahui kejahatan-kejahatan yang di lakukan oleh Ayah mereka sendiri. Ia benar-benar naif...


"Maaf... Ibu tidak menginginkan kalian semua mengetahui hal ini... Nam? pria itu.... Kaisar sudah menunjukkan ketertarikannya pada Vivi... Itu yang membuat Ibu akhir memutuskan untuk menceritakan ini pada padamu, Castor" Ucap Ivona.


Castor mengeratkan kepalan tangannya. Ia tidak menyangka kalau Ayahanda sendiri itu juga jauh lebih menjijikkan dari yang ia tahu. Tertarik secara seksual pada Putrinya sendiri?! Ini san? menjijikkan karena Ayahnya itu ternyata menyimpan perasaan yang taboo kepada Vivi, adik bungsunya.


"Ibu.... Apa Ibu mengetahui jika Kaisar memiliki wanita simpanan?" Tanya Castor dengan menatap serius ke arah Ibunya.


Kali ini Ivona langsung tersentak kaget, mata biru bak lautan miliknya terbelalak keluar.


"Kaisar.... Memiliki wanita simpanan....?" Tanya Ivona dengan suara yang bergemetar.


Castor mengambil nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan pelan dan mulai menceritakan yang sudah ia tahu kepada Ibunya.


"Ya.... Kaisar memiliki hubungan terlarang dengan pelayan pribadinya yang bernama Kayla. Dia... Bahkan memiliki seorang anak perempuan yang seusia dengan Vivi yang merupakan hasil dari hubungan gelap itu" Kata Castor.


Ivona merasa sangat terkejut. Kaisar memiliki hubungan terlarang dengan Kayla:? Bahkan mereka sudah memiliki seorang Putri yang seusia dengan Vivi? Itu artinya.... Mereka sudah melakukan hubungan gelap ini selama lebih dari dua belas tahun?! Hubungan yang sama sekali tidak di ketahui olehnya selama ini?!


"Castor.... Darimana.... Kamu mengetahuinya...?" Tanya Ivona dengan suara bergemetar.


Castor memalingkan wajahnya ke arah lain, ia sungguh tidak tega melihat wajah shock Ibunya itu, "Saat aku masih kecil.... Aku tidak sengaja memergoki mereka.... Melakukan hal yang menjijikkan di ruang kerja Kaisar dan saat itu aku bersembunyi di balik meja kerja Kaisar saat melakukan hal bejat itu"


Ivona terperangah, ia begitu merasa sangat shock. Putranya.... Putra Pertamanya rela memergoki Ayahnya sendiri yang melakukan hubungan lain selain Ibunya saat ia masih kecil?! Astaga.... Kenapa ia begitu gagal sebagai seorang Ibu?!"


"Dan... Saat aku menyelidikinya lebih lanjut... Dia ruang kerja Kaisar terdapat sebuah pintu rahasia menuju ke ruangan rahasia dimana Kaisar menyembunyikan seorang Putri hasil hubungan gelap itu, aku mendengar dari percakapan mereka nama anak perempuan itu bernama Emira" Lanjut Castor lagi.


Emira....? Kaisar yang memiliki seorang Putri lain selain Vivi... Ivona pun mendadak mengingat saat ia mengandung Vivi duku, Kayla pernah mengambil cuti selama satu tahun karena Ayahnya sedang sakit dan karena itu ia harus kembali ke wilayah Baron untuk menggantikan tugas Ayahnya itu untuk sementara waktu. Namun ternyata itu hanya akal-akalan mereka saja.... Karena saat itu kemungkinan besar Kayla cuti karena telah mengandung anak hasil dari hubungan terlarangnya dengan Kaisar.


'Astaga Dewa Matahari.... Kenapa.... Kenapa aku begitu bodoh?! Kenapa... Aku tidak menyadari atau bahkan curiga selama inilah?!' pikir Ivona yang merutuki kebodohannya itu.


Rasa amarah, tidak percaya, kecewa, jijik, terkhianati, bercampur menjadi satu kini di rasakan oleh Ivona sekarang. Jika Kaisar memang memiliki Kayla sebagai simpanannya yang lain, lalu kenapa ia juga tetap menahan Ivona sampai sekarang? Kenapa ia harus di siksa sampai sekarang?!


"Jadi... Apa hanya kamu yang mengetahui hal ini?" Tanya Ivona yang tengah berusaha menenangkan dirinya itu.


Castor kembali menatap ke arah Ibunya dan menatap dengan senyuman miris kepada Ibunya, "Tidak.... Bukan hanya aku saja...."


"Aku juga sudah mengetahui hal ini sebelumnya, Ibu"


Tiba-tiba saja pintu ruang kerja Castor terbuka dan memperlihatkan sosok Blaze dan Helios yang ada di ambang pintu itu.


Wajah Blaze sendiri terlihat datar sementara Helios terlihat mengepalkan kedua tangannya untuk menahan amarah yang ia rasakan sekarang.


Melihat kedatangan tidak terduga dari Blaze dan Helios itu langsung membuat Castor dan Ivona bangkit dari posisi duduk mereka dan menatap tidak percaya ke arah Blaze dan Helios.


"Aku sudah mengetahui ini sebelumnya.... Sementara Kak Helios memang baru mengetahuinya sekarang" Kata Blaze lagi dengan tatapan datarnya.