THE ACTOR

THE ACTOR
Bab Bonus: Dunia Permodelan



[Tegang]


Terlihat Seira berdiri di sebuah cermin besar dengan menatap dirinya sambil mengatur napas disertai tubuh gemetar akibat mental yang belum terasah. Untuk pertama kalinya, Alan yang sedang bersandar di pintu dapat melihat keraguan dan rasa tidak percaya diri pada putrinya. Seira ingin menghadiri sebuah pencarian model majalah remaja sehingga dia harus memberikan penampilan yang dapat menarik mata para juri.


"Seira, apa semua baik-baik saja?" tanya Alan dengan ekspresi cemas


[Mengatur Napas]


"Ayah adalah Aktor nomor satu di Jepang dan merupakan Rookie of the Year. Bagaimana cara ayah untuk berani menampilkan diri?" tanya Seira dengan ekspresi gugup


Tuan Alan tolong jangan sampai salah untuk memberikan jawaban kepada putri anda kalau sampai salah maka anda akan di cap sebagai orang tua gagal! (Emoji Serius)


"Astaga barusan kamu memberikan sebuah tekanan pada diriku tapi memang benar kalau aku wajib memberikan jawaban yang terbaik kepada putriku. Jadi, kita harus bagaimana Sistem?" tanya Alan dengan ekspresi khawatir


Menurut data saya, Tuan Alan sama sekali tidak mempunyai keinginan untuk mundur melawan takdir. Pada saat itu, keberanian anda muncul ketika saya membuktikan bahwa anda bisa mencapai keinginan menjadi Aktor sehingga keberanian itu membuat Tuan Alan sampai seperti ini. Jadi, jawaban yang tepat adalah membiarkan Seira mendapatkan keyakinan tersebut! (Emoji Kacamata)


Alan berpikir sejenak dengan Seira menatap ke bawah dengan ekspresi kurang percaya diri. Alan sama sekali belum bisa menjadi ayah yang hebat di mata anaknya sebab dia belum pernah merasakan kebersamaan dengan ayahnya sendiri. Jadi, Alan ingin membuat putrinya memilih jalannya sendiri sebab itu Alan melepaskan jawaban tepat dari Sistem Penasehat.


"Seira, ayah pernah tidak percaya diri tapi sebuah keberanian itu muncul ketika ayah berhasil mencapai satu pencapaian sehingga ayah pantang menyerah untuk mencapai keinginan tersebut. Ayah ingin kamu melihat jalanmu sendiri dengan caramu melalui rintangan tersebut, apa pun pilihanmu maka itu adalah jawaban untukmu. Seira jangan takut untuk melangkah dan pantang menyerah serta terus berusaha adalah kunci keberhasilan ayah!" ucap Alan sambil mengelus kepala putrinya


Seira mengepalkan kedua telapak tangannya dengan kuat.


"Aku ingin sekali menjadi model yang dapat memberikan penampilan memukau di mata para penonton, membawa pakaian buatan desainer sebagai sebuah maha karya dan dipandang sebagai model wanita satu-satunya di Jepang yang dapat membuat mata semua penonton fokus kepadaku!" ucap Seira dengan tekad kuat


[Ketuk Pintu]


Sora mengetuk pintu sebanyak 3x hingga Alan dan Seira melihatnya yang sedang membawa kamera untuk memotret penampilan kakaknya saat kontes pencarian model wanita remaja.


"Seharusnya kakak melakukan itu sedari awal, apa jadinya cita-citaku sebagai Fotographer kalau modelnya bukan dirimu?" tanya Sora dengan senyum tipis


"Yosh, mari kita berangkat sekarang!" jawab Seira dengan penuh keberanian


Putra anda, Sora lebih mirip seperti Veronica karena bakatnya itu sangat menempel pada dirinya!


"Kau benar lagipula bulan lalu, dia memenangkan lomba Fotographer melawan orang yang jauh lebih berpengalaman darinya!" gumam Alan dengan nada pelan


Veronica bersama ayahnya sudah menunggu di mobil lalu datang Seira dan Sora yang sudah selesai mempersiapkan diri, Alan terakhir datang karena harus membawa perlengkapan lain untuk mendukung putrinya. Setelah itu, mereka sekeluarga langsung berangkat menuju Pusat Tokyo yang sedang mengadakan kontes pencarian model wanita remaja dengan memakai pakaian desainer.


Membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai di lokasi tersebut ketika itu seluruh wartawan sekaligus pembawa acara langsung menyambut meriah kedatangan mereka sontak Alan dan Hayamura menghela napas karena mereka semua mengganggu hari penting Seira.


"Alan ini semua salahmu!" ucap Hayamura sambil melirik tajam


"Bukan, ini salah kita berdua!" ucap Alan sambil membalas lirikan tajam tersebut


Keramaian tersebut menghalangi Alan dan Hayamura untuk pergi bersama keluarganya sontak Veronica membawa Seira dan Sora masuk ke dalam gedung kontes pencarian model wanita remaja tersebut.


"Aku ingin sekali melihat cucu ku yang sedang berjuang mengapai cita-citanya sebelum diriku menghilang!" ucap Hayamura dengan ekspresi sedih


"Mura-san, dua hari yang lalu bukannya kita berdua sudah memeriksa kondisi kesehatan dan kenyataannya anda sehat sepenuhnya!" balas Alan


"Baiklah, bagaimana kita lepas dari situasi seperti ini?" tanya Hayamura


[Ruang Persiapan Sebelum Penampilan Model]


Seira mendapatkan desainer yang sangat ingin menampilkan busana buatannya sehingga riasan serta busana pakaiannya dipakaikan kepada Seira dengan sangat rapi dan tidak ada kesalahan. Perasaan yakin untuk busana pakaiannya dibawakan oleh Seira seketika memberikan sebuah tekanan kepadanya sehingga rasa gugup mulai menghampirinya lalu setiap model diharuskan menuju ruang pembukaan.


Nona Seira baik-baik saja? (Emoji Khawatir)


"Aku sangat gugup seperti keberanian itu langsung menghilang akibat tekanan kepercayaan dari desainer itu!" ucap Seira jalan menuju ruang pembukaan dengan perasaan gugup


Lakukan yang terbaik Nona Seira karena saya akan selalu mendukung anda dari balik layar. Persiapkan diri untuk terlepas dari ketakutan dan perasaan gugup anda karena saya akan merubah sikap anda! (Emoji Berani)


"Apa maksud dari perkataanmu itu?" tanya Seira dengan kebingungan


Saat Seira sampai di ruang pembukaan dengan para model wanita mulai membentuk satu garis lurus yang panjang kemudian tirai merah terbuka sambil memperlihatkan ribuan manusia sudah mempersiapkan kamera serta para juri menatap mereka semua. Seira langsung menutup kedua matanya hingga pembuka acara kontes tersebut selesai berbicara kemudian para kontestan mulai menampilkan busana pakaian buatan desainer hingga Seira sendiri yang tidak menampilkannya secara keseluruhan.


Alan mengetahui cara tersebut seketika dia tersenyum bahkan Hayamura sangat paham cara yang Seira lakukan karena mirip sekali dengan apa yang pernah Alan lakukan ketika berakting. Sora merasa khawatir dengan kakaknya yang masih belum menampilkan busana pakaian tersebut hingga para juri mulai menilai.


Mengambil alih tubuh Nona Seira!


20%


40%


60%


80%


100%


Mempersiapkan diri untuk menampilkan busana pakaian buatan desainer secara menyeluruh. Sukses!


Pemilihan Style busana pakaian. Sukses!


Seira membuka kedua matanya dengan tatapan dingin disertai senyuman tipis, tubuh tegak sambil berjalan pelan dan memainkan busana pakaian tersebut secara sempurna baik dari pergerakan pembawaan, cara berjalan dan cara menarik perhatian para penonton. Sora langsung mendapatkan foto sempurna dari penampilan yang kakaknya bawakan, semua kamera berhenti memotret karena fokus ke pergerakan Seira yang membuat mental model lainnya menurun sehingga tidak berani berjalan di sampingnya.


Salah satu juri berdiri sambil tepuk tangan dengan terpukau akan penampilan Seira seketika para penonton memilih ikut memeriahkan suasana tersebut hingga Seira dijadikan sebagai model wanita remaja yang dapat membuat satu gedung takjub akan penampilannya. Seira berjalan pelan untuk keluar dari panggung tersebut agar model lainnya dapat menampilkan busana pakaian mereka lalu Sistem Model melepaskan pengambilan alih tubuhnya.


[Jantung Berdegup Kencang]


"Mata mereka tertuju dan fokus kepadaku!" ucap Seira dengan rasa bahagia yang tidak terhingga


Tubuh Nona Seira telah sukses menerima Skill Penjiwaan Model. Sekarang misi akan diberikan untuk meningkatkan Status Model, Nona Seira apakah menerima misi yang akan saya berikan?


"Tentu saja karena ini baru pembukaan. Aku akan menjadi Model terkenal di seluruh Jepang!" jawab Seira dengan senyum lebar


Sejak kontes tersebut, nama Seira yang menjadi pemenang majalah model wanita remaja kini booming hingga menarik perhatian para model lainnya. Seira umur 15 tahun, telah berhasil memasuki dunia permodelan dengan rating model (5 Star) yang artinya dia masih seorang pemula yang baru terjun memulai debutnya.


Bersambung....