
Penjelasan para saksi dan korban sudah sangat menjelaskan tentang perbuatan Yumeshima disertai barang bukti yang semakin memperkuat untuk mencabut semua status miliknya dan memberikan hukuman penjara seumur hidup dengan denda segala aset yang Yumeshima miliki akan disita oleh pemerintah serta sebagian akan diberikan kepada korban yang sangat dirugikan akibat perbuatannya.
[Suara Rantai Borgol]
Yumeshima berjalan menuju tempat pemisah antara penjara dengan dunia luar, kedua tangannya diborgol ke arah depan, matanya tertutup dan sepanjang perjalanan dia didampingi dua sipir penjara. Saat sampai di lokasi ternyata sudah ada Alan dan Hayamura yang ingin mengetahui cerita sebenarnya dari kematian istri Hayamura disebabkan melakukan bunuh diri di sel penjara.
"Tuan-tuan sebagai pembuktian penambahan kasus untuk terdakwa maka sepanjang pembicaraan akan direkam agar hakim bisa memprosesnya!" ucap salah satu sipir pendamping Yumeshima
Alan duduk sambil mendekatkan mulut ke telepon penjara untuk bisa berbicara dengan Yumeshima di sisi yang berbeda sedangkan Hayamura berdiri tepat di samping Alan dengan bersiap menahan segala emosinya.
"Langsung ke inti pembicaraan, apa yang kamu lakukan kepada Fujiku Anastasia sampai dia melakukan bunuh diri di sel penjaranya?" tanya Alan
Terlihat ada beberapa luka lebam di sekitar tubuhnya mungkin akibat narapidana sesama sel penjara mengetahui perbuatan Yumeshima sehingga menyiksa sekaligus memukulinya.
"Anastasia sudah lama sekali, aku tidak mendengar namanya. Hayamura ada di sini, bukan?" tanya Yumeshima dengan suara berat
Alan memberikan telepon penjara kepada Hayamura.
[Memukul]
Hayamura memukul tembok pemisah yang terbuat dari plastik tebal dengan sangat kuat hingga Yumeshima merespon suara tersebut sekaligus menatap penuh amarah walaupun kedua mata Yumeshima tertutup tapi dia bisa merasakan semua itu.
"Jelaskan semuanya, Yumeshima!" ucap Hayamura dengan nada menahan amarah
"Aku bukan siapa-siapa selain sutradara kecil sedangkan itu kau adalah sutradara hebat yang memiliki istri cantik, karir melejit, prestasi dan sosok putri hebat. Manusia memiliki perasaan iri hati dan aku mempunyai sifat tersebut karena aku bosan melihat namamu secara terus-menerus melonjak naik di dunia perfilman. Menurutku otak manusia itu akan digunakan secara sempurna jika memiliki keinginan besar karena itulah, aku mulai bertindak untuk mencapai keinginan besarku melalui cara menyimpang dari norma yang ada. Umur 7 tahun, Veronica sudah membuat dunia iklan produk sebagai tempatnya untuk meningkatkan popularitas lalu apa menurutmu cara yang bisa kugunakan agar mendapatkannya supaya status studio milikku naik ke tempat yang tinggi yaitu memanfaatkan ibunya. Aku berusaha mendekati ibunya sekaligus mengajaknya untuk membuat Veronica masuk studio ku tapi dia menolak sehingga tidak ada pilihan lain kecuali menghasut dan menipunya. Aku menggunakan obat tidur untuk menikmati istri cantikmu dengan cara itu, aku bisa memanfaatkannya...."
Amarah Hayamura lepas akibat mengetahui Yumeshima menggunakan seperti itu kepada istrinya.
"Sepertinya kebiri yang sudah kamu dapatkan masih belum cukup untuk menghilangkan amarahku ini, bajingan!" ucap Yumeshima dengan penuh amarah
"Aku hanya menipunya, tidak ada momen untuk melakukan itu karena Tanaka yang merupakan sahabatmu itu selalu mencari keberadaan Anastasia. Untungnya, Anastasia percaya dengan surat yang aku tuliskan disertai pakaian punyaku berada dibalik selimutnya sehingga memperkuat keyakinan bahwa dia sudah dipakai olehku. Jadi, Anastasia mendatangiku lalu memohon untuk tidak memberitahu kesalahannya kepadamu sehingga kuberikan satu syarat yaitu Veronica menjadi milik studio ku dan dia menerimanya. Selama 5 tahun adalah waktu-waktu yang sangat meningkatkan performa Elite.One Entertainment Studio karena keberadaan Veronica adalah kunci kesuksesan. Kita pernah bertengkar, aku sangat senang melihat ekspresi frustasi dan penuh amarah darimu hingga rasa puas masih belum cukup ketika kamu melaporkan diriku ke polisi, aku memanfaatkan Anastasia lagi supaya dia yang menerima hukumannya. Sekali lagi, aku menang dengan melihat ekspresimu yang sangat putus asa disertai rasa dendam teramat dalam kepadaku sehingga rasa puas membuatku gila tapi barang bukti akan selalu menjadi peninggalan yang bisa terbongkar. Oleh karena itu, aku menipu Anastasia untuk membuatnya berniat melakukan bunuh diri dengan memberikan foto Veronica tepat dihadapannya disertai kebohonganku yang memberitahunya kalau aku sudah mencicipi putrinya dan pertemuan terakhir itu adalah hari dia melakukan bunuh diri. Aku sukses menyelamatkan diriku sekaligus mencapai keinginan besarku!" ungkap Yumeshima dengan menyeringai
Hayamura meninggalkan tempat dengan ingin melampiaskan amarahnya di luar ketika Alan ingin ikut pergi tiba-tiba telepon penjara berdering karena Yumeshima ingin berbicara, Alan mengangkatnya.
"Alan kau benar-benar sudah menjebakku tapi perlu diingat bukan hanya diriku saja di dunia perfilman ini. Kamu ingin menjadi Aktor hebat dan terkenal di seluruh dunia maka persiapkan dirimu karena di luar sana akan ada yang lebih busuk dariku karena kau baru saja melihat satu sisi gelap dunia perfilman. Berhati-hatilah, Alan!" ucap Yumeshima dengan menyeringai kemudian menutup telepon penjara sambil berdiri meninggalkan tempatnya
Alan merenungkan dirinya sambil berpikir jalan yang akan dia pilih selanjutnya kemudian dia pergi mencari Hayamura.
[Luar Penjara]
"Maaf sudah mengajakmu untuk mengetahui kebenarannya!" ucap Alan dengan sangat tulus
"Kau tidak salah Alan karena akhirnya aku bisa merasa lega dengan mengetahui semua itu. Istriku ternyata masih mengingat janji kita, mau mendatangi ibu mertua?" tanya Hayamura dengan senyuman
"Baiklah!" jawab Alan dengan membalas senyuman tersebut
Mereka berdua pergi dengan naik mobil menuju pemakaman istri Hayamura yang membutuhkan 20 menit untuk sampai. Pada saat itu, cuaca sudah mulai mendung berwarna hitam kini Hayamura bersama Alan mendoakan Anastasia untuk bahagia di dunia sana.
[Selesai Doa]
"Mura-san, pilihanku pada saat itu akan kujadikan alasan untuk menahan impianku. Ternyata aku bisa takut dengan sisi gelap dunia perfilman!" ungkap Alan dengan ekspresi senyum terpaksa
"Hahaha, baguslah kalau begitu kita sekeluarga bisa selalu berkumpul tapi suatu saat mungkin kamu akan berubah pikiran. Jadi, buatlah pilihan jika saat itu tiba!" ucap Hayamura sambil merangkul Alan
"Iya kalau aku sudah berani memilih jalan tersebut!" balas Alan
Mereka berdua masuk mobil untuk kembali ke rumah sakit karena dua minggu lagi, Veronica akan melahirkan bayi kembarnya.
Bersambung....