THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 44: Pernikahan



Enam bulan sudah menjadi ketentuan untuk pembuatan Film Cintaku Untuk Bos Mafia sebelum mereka melakukan pengeditan film, Hayamura meminta semua kru filmnya untuk membantu mempersiapkan pernikahan putrinya. Masyarakat Shibuya, Gangster Shibuya dan kru film Mur-4 Entertainment Studio membantu mempersiapkannya walaupun tidak dibayar karena mereka melakukannya secara tulus, Veronica bersama keluarga Alan sedang pergi melihat gaun pengantin.


[Toko Wedding Dress-Store]


Terlihat Rena bersama paman dan bibinya masuk Toko Wedding Dress-Store dengan membawa sebuah kertas yang bertuliskan gaun pengantin untuk pernikahan ketika pegawai toko melihat secarik kertas tersebut sontak mereka semua langsung panik karena terdapat nama Sutradara Hayamura, pemilik toko datang untuk menenangkan suasana walaupun dia sebenarnya menahan rasa takut.


[Mendorong Kursi Roda]


"Wah, mewah sekali tempatnya!" ucap ibunya Alan


"Ayah memang terlalu berlebihan bahkan pegawai dan pemilik toko dibuat takut olehnya nanti aku marahin!" ucap Veronica sambil memegang dorongan kursi roda


Terlihat kedekatan Veronica bersama ibunya Alan, mereka berdua sudah seperti ibu dan anak walaupun tidak asli tapi Veronica teringat akan dia bersama ibundanya. Rena begitu senang melihat kemewahan tempat tersebut, pada saat paman dan bibinya menyuruh Rena untuk diam seketika pemilik toko mempersilahkan mereka semua masuk ke sebuah ruangan yang menjadi pembuatan gaun pengantin.


Sesaat semua masuk ke ruangan tersebut seketika mata mereka melebar dengan perasaan terpukau melihat gaun pernikahan Veronica yang sangat indah. Pemilik toko sudah sangat yakin kalau gaun pernikahan yang dia buat telah sesuai bentuk tubuh Veronica karena para desain serta pembuatan terlihat sangat kelelahan. Hayamura memberikan mereka sebuah tekanan agar membuat gaun pernikahan Veronica menjadi sesuatu yang tidak akan pernah terlupakan.


"Ayah!" geram Veronica terhadap sikap ayahnya


"Sudah, sudah. Ayahmu melakukan itu karena dia ingin melihat pernikahan putrinya menjadi sebuah kenangan yang tidak akan pernah terlupakan!" ucap ibunya Alan sambil tersenyum lembut


Pemilik toko tidak hanya memperlihatkan gaun pernikahan Veronica melainkan pakaian untuk ibu Alan, paman, bibi dan Rena dengan desain yang sangat mewah sontak mereka terkejut lalu pemilik toko menjelaskan kalau Hayamura telah meminta pakaian tersebut untuk resepsi pernikahan seketika Rena merasa bahagia karena dapat memakai sesuatu yang sangat mewah.


Sedangkan itu, Alan bersama Tanaka menuju sebuah tempat yang bisa dibilang merupakan tempat berkelas dengan memberikan suasana bangsawan sontak Alan merasa minder melihat tingkah laku yang tidak pernah dia lihat sebelumnya. Alan menunggu Tanaka sambil diberikan sebuah gelas berisikan air yang tidak dia ketahui tetapi saat Alan ingin mengambil minuman tersebut tiba-tiba pegawai toko terpukau melihatnya.


[Panik]


"Maafkan saya, ini adalah hari pertama saya masuk toko seperti ini. Jadi, tolong maafkan saya!" teriak Alan dengan ekspresi panik


Teriakan Alan sampai ke seluruh toko, perasaannya semakin hancur kini Alan mulai menyerahkan dirinya agar mendapatkan hinaan dari mereka semua. Namun, bukan hinaan yang Alan dapatkan melainkan sorakan penuh pujian karena Alan adalah satu-satunya Aktor sebanding dengan Aktor Uzumi. Kerumunan pelanggan mulai membuat Alan tidak bisa keluar dari situasi tersebut tiba-tiba terdengar suara tepukan nyaring yang langsung memberikan tanda diam kepada mereka semua.


"Sebaiknya berlatih terlebih dahulu untuk tidak membuat keributan seperti ini, Alan!" ucap Uzumi sambil tersenyum tipis


"Uzumi lama tidak bertemu!" ucap Alan sambil mendekati Uzumi


"Alan karena Hayamura dan aku tidak mengetahui pakaian pernikahan untuk pria. Jadi, kita meminta bantuan Uzumi untuk membuatmu terlihat keren di pernikahan nanti!" ucap Tanaka


Keributan bertambah ramai dengan kedatangan Uzumi seketika membuat mereka semua teriak kegirangan sampai ingin menangkapnya kemudian Tanaka menarik mereka berdua untuk masuk ke sebuah ruangan yang terlihat berkelas dengan pakaian bangsawan terpajang di setiap sudutnya.


Saat Uzumi ingin memperlihatkan sesuatu yang pantas untuk Alan tetapi dia berhenti melakukannya karena tatapan Alan tertuju ke satu pakaian yang terlihat sangat simpel tapi sangat cocok untuknya. Waktu pemilihan pakaian pernikahan pria selesai dengan cepat hingga membuat Tanaka akhirnya mengerti proses antar pria dan wanita dalam pemilihan suatu barang atau benda.


Sudut pandang berubah kepada Hayamura sedang memakai bekas Gedung Pusat Shibuya yang digunakan untuk pembuatan film kini mendapatkan renovasi cepat. Terlihat dekorasi gedung serta di dalamnya yang sudah terlihat nampak kemewahan, keindahan dan kemegahannya, siapa pun terpukau saat melihat hasil renovasi yang sebentar lagi akan selesai dalam dua hari lagi.


Alan dan Veronica tidak dipertemukan selama pernikahan yang akan tiba dua hari lagi. Saat Alan berada di hotel, dia berbincang dengan Sistem Actor mengenai perjalanan mereka berdua mencapai Aktor.


"Sungguh tidak kusangka kalau diriku bisa menjadi Aktor sungguhan yang bermain peran di sebuah film. Sistem, terima kasih banyak sudah mendukung, membantu dan memberikan saran yang dapat membuatku terus maju. Intinya adalah kau satu-satunya sahabat yang berharga untukku!" ungkap Alan sambil baringan di kasur


Hiks...Hiks...Hiks. Saya terharu dengan pengungkapan perasaan Tuan Alan! (Emoji Terharu)


"Pernikahan dua hari lagi dan aku akan menjadi suami untuk Vero!" ucap Alan sambil tersenyum dengan perasaan tidak sabar


Dua hari berlalu.


Gedung yang Hayamura renovasi menjadi layaknya sebuah gedung pernikahan, para tamu masuk sambil membawa bunga lalu kedatangan Uzumi, Sutradara Tokinawa beserta kru filmnya seketika membuat para tamu terkejut hingga berusaha tetap tenang agar tidak memberikan suasana ribut.


Sedangkan itu, keluarga Alan membantu pengantin mengenakan gaun pernikahan ketika Veronica selesai kini dia diminta untuk memperlihatkan penampilannya lalu saat keluar dengan perlahan sambil mengenakan busana pengantin off the shoulder ball gown berbahan tulle dengan veil panjang serta rambutnya dicepol agar terlihat siluet leher seketika semua menangis dan terpukau melihat kecantikan dan pesona Veronica keluar dengan sangat indah.


Veronica telah siap.


Berpindah kepada Alan dengan perasaan lelah menghadapi pelatihan mental versi Uzumi hingga Sistem Actor menyarankan untuk masuk ke dalam mode pengantin pria. Namun, Alan tidak mau melakukannya karena dia ingin menjadi dirinya sendiri seketika membuat Sistem Actor tersenyum melalui emoji kemudian beberapa menit berlalu dengan Alan akhirnya bisa menyelesaikan pelatihan tersebut.


"Kuncinya adalah tetap tenang!" ucap Uzumi dengan nada tegas


"Baiklah, aku akan menghadapi mereka semua!" balas Alan dengan ekspresi percaya diri


[Membuka Pintu]


Tanaka datang dengan ekspresi kesal melihat Alan terlalu lama untuk mempersiapkan diri seketika dia menariknya agar mendapatkan persiapan seperti mengenakan pakaian pengantin pria, makeup serta beberapa hiasan untuknya. Saat proses pemakaian selesai seketika membuat Uzumi dan Tanaka tersenyum serta terpukau melihat Alan tiba-tiba datang Hayamura yang ingin mempertanyakan persiapan penganting pria.


Alan mengenakan Pakaian Tuxedo Panjang Ekor Walet Tuan Rumah Putih yang terlihat sangat mempesona sekaligus elegan.


"Alan kau telah siap!" ucap Hayamura dengan senyuman


Semua tamu pernikahan duduk rapi sambil menunggu kedatangan pengantin pria dan pengantin wanita. Pintu dibuka selebar mungkin oleh Paman Kenma dan Bibi Hitoka sebagai sebuah gerbang awal kehidupan untuk pasangan yang akan segera bersatu. Di dalam, Hayamura membawa Alan yang telah siap sedangkan itu Veronica bersama Rena telah siap juga kini mereka berdua saling menatap satu sama lain.


Alan tidak mengedipkan matanya ketika melihat Veronica mengenakan busana pengantin yang terlihat sangat cocok untuknya, dia tersenyum lembut disertai mata lebar terpesona akan kecantikan dan keindahan yang dipancarkan oleh pasangannya.


Veronica tersenyum lembut dengan rasa bahagia yang tidak bisa diukur, melihat Alan dihadapannya dengan memakai pakaian pengantin pria yang terlihat sangat elegan untuknya.


Alan mempersiapkan lengan kirinya lalu Veronica mengaitkan tangan kanannya ke lengan Alan, bersikap formal serta saling menatap dengan penuh perasaan kemudian berjalan secara perlahan menuju tempat yang akan menjadi lokasi suci pernikahan mereka.


Seketika mereka berdua teringat akan akting pernikahan Christopher bersama Maria.


[Penghulu Pernikahan]


"Tuan Alan, apakah bersedia untuk menikahi pasangan seumur hidup yang saat ini berada di depan anda?" tanya penghulu tersebut


"Saya bersedia!" jawab Alan sambil memegang kedua telapak tangan Veronica


"Nona Veronica, apakah bersedia untuk menikahi pasangan seumur hidup yang saat ini berada di depan anda?" tanya penghulu tersebut


"Saya bersedia!" jawab Veronica sambil mengelus jari-jemari Alan


"Apakah di antara tamu pernikahan, ada yang tidak menerimanya?" tanya penghulu pernikahan


"Kami semua menerimanya!" teriak seluruh tamu pernikahan


"Dengan ini saya meresmikan bahwa Alan dan Veronica menjadi pasangan seumur hidup sampai maut memisahkan mereka berdua. Tolong buktikan cinta kalian berdua!" minta penghulu pernikahan


Alan mencium kening Veronica karena dia sangat malu untuk mencium bibir istrinya seketika Veronica tersenyum seperti ingin tertawa melihat ekspresi malu dari suaminya. Buket bunga dilemparkan, suasana menjadi meriah, tangisan bahagia pecah, tepuk tangan menyoraki pernikahan mereka berdua, ucapan selamat menyertai perjalanan mereka dan restu keluarga bersama Alan dan Veronica.


[Suara Foto]


Di lokasi suci tersebut, Alan menyentuhkan kening ke kening istrinya sambil tersenyum disertai tawa bahagia sedangkan Veronica tersenyum lembut dengan kedua matanya tertuju ke senyuman suaminya.


Bersambung....