THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 57: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 1



Elite.One Entertainment Studio sedang mengalami penurunan fatal sehingga membuat Yumeshima menyalahkan semua kepada kru filmnya yang tidak bekerja dengan baik. Beberapa kru film tidak tahan dengan perilaku sutradaranya sehingga keluar atau berhenti bekerja kepadanya sontak Yumeshima semakin kesal dan berusaha memikirkan sebuah rencana yang dapat membuat tiga sutradara mau mengikuti perintahnya.


[Suara Langkah Kaki]


"Yumeshima sebaiknya kamu mencari kru film lagi untuk mendapatkan penilaian bagus dihadapan para Juri FWAC!" ucap Eliyana dengan tampilan wanita dewasa yang mempesona sebagai seorang Aktris


Seketika tatapan Yumeshima menonjol keluar dengan hawa napsunya dia keluarkan melalui senyuman licik, Eliyana mengetahui pasti sifat seperti apa dari seorang Yumeshima sehingga dia selalu tidak memilih keluar sendirian dan tetap bersama Fumiyo yang dapat melindunginya ketika sesuatu terjadi sontak Yumeshima mengurungkan niat untuk mengincar Eliyana.


"Apa yang dikatakan Eliyana ada benarnya kalau kamu tidak mencari kru film maka kita tidak akan bisa menang penghargaan FWAC!" balas Fumiyo untuk memperkuat ucapan Eliyana sebelumnya


[Kesal]


Yumeshima memilih untuk pergi agar tidak mendapatkan ceramah dari mereka berdua kini dia memakai mobilnya dengan tujuan menjernihkan pikirannya melalui cara yang tidak senonoh yaitu pergi ke love hotel dengan suasana remang-remang. Di sana, Yumeshima sudah memanggil para Aktris muda yang ingin memakai jalur cepat supaya terkenal, ada yang terpaksa melakukannya karena mendapatkan ancaman darinya dan ada yang takut tentang rahasianya terbongkar karena Yumeshima memanfaatkan itu semua untuk menikmati tubuh mereka. Terdapat tiga perempuan muda kemudian Yumeshima membawa mereka masuk love hotel untuk langsung dinikmati.


[Tempat Pemesanan Kamar Hotel]


"Hey, aku ingin memesan satu kamar mewah yang bisa menampung kami berempat!" ucap Yumeshima dengan senyuman mesum


Merubah Vokal Suara Tuan Alan. Sukses!


"Mohon tunggu sebentar, yah. Kami sedang menunggu kunci kamar mewah tersebut karena sudah di pesan duluan oleh seseorang dan masa waktunya akan selesai!" balas Alan dengan menyamar memakai masker disertai perubahan suaranya


"Tch, cepatlah!" ucap Yumeshima dengan ekspresi kesal


Beberapa menit kemudian. Tiga pria datang menghampiri Alan yang sedang menyamar maka Oliver, Uzumi dan Tokinawa ikut menyamar dengan memakai masker disertai topi untuk menutupi identitas mereka secara keseluruhan. Yumeshima tertawa ketika mengetahui kamar mewah tersebut di pesan oleh sekelompok gay sehingga kunci kamar tersebut langsung Alan berikan kepadanya.


Namun, saat para tiga perempuan tersebut mengikuti Yumeshima dari belakang tiba-tiba Uzumi menepuk pundak mereka dari belakang dengan memberikan selembar kertas ketika itu Yumeshima yang tidak sabar langsung mulai menyuruh mereka agar cepat masuk kamar lalu mandi.


Di saat itulah ketiga Aktris muda tersebut mulai membaca selembar kertasnya dengan bertuliskan "Kami bisa membantu kalian kalau ingin bantuan lakukan tiga kali ketukan tepat dinding kamar mandi!" Sadar telah memilih jalan yang salah dan sangat bersyukur karena dapat pertolongkan sehingga mereka bertiga mengetuk dinding kamar mandi sebanyak 3x.


Alan mendengarnya dari kamar mandi sebelah kamar mewah yang Yumeshima pesan. Dia menelepon Oliver untuk bersiap membunyikan sirene polisi walaupun Yumeshima memegang banyak kenalan dikalangan polisi tapi itu hanya berlaku ketika dia mendapatkan masalah atas laporan dari seseorang sehingga keadaan nanti saat sirene polisi berbunyi maka Yumeshima akan lari untuk menyelamatkan dirinya.


Alan keluar dari kamar satunya lalu menguping pembicaraan di dalam kamar mewat tersebut melalui pintu. Suara air tidak terdengar lagi ketika Yumeshima berteriak akibat melihat bentuk tubuh dari Aktris muda tersebut sontak Alan menyuruh Oliver untuk membunyikan sirene polisi.


[Suara Sirene Polisi]


Alan membuat suara langkah kaki seakan-akan naik tangga dengan cara berlari lalu membuka pintu dengan keras hingga rusak kemudian para Aktris muda berteriak sambil menutupi tubuh mereka memakai handuk pendek.


[Tambah Kesal]


"Sialan, sialan, sialan. Kenapa hari ini buruk sekali kalau begitu kalian bertiga tetap berada di sini sedangkan aku akan pergi melalui pintu belakang!" teriak Yumeshima dengan nada kesal disertai marah


Yumeshima lari tebirit-birit untuk terlepas dari para polisi agar image sebagai sutradara tidak tercemar kemudian dari kamar sebelah keluar Tokinawa bersama Uzumi dengan menampilkan wajah mereka berdua untuk membuat suasana menjadi tenang sehingga Alan membiarkan masalah tersebut kepada mereka. Sedangkan itu, Oliver langsung pergi menujut Elite.One Entertainment Studio untuk menemui Eliyana dan Fumiyo agar mau mengikuti rencana yang sudah Alan buat.


Alan mengikuti arah perginya Yumeshima dengan memakai mobilnya untuk meninggalkan love hotel menuju tempat lainnya seketika Alan semakin marah dan jijik akan perilaku Yumeshima yang ternyata sudah banyak sekali korban akibat tipu muslihat dan ancaman darinya. Sesaat Alan menyadari cerita masa lalu Veronica mengenai ibunya sontak Alan tidak akan memberikan maaf kepada orang busuk sepertinya dengan membocorkan ban mobil punya Yumeshima agar memberikan waktu untuk Alan pergi ke Elite.One Entertainment Studio agar dapat menemui mereka Fumiyo, Eliyana dan Oliver.


Pada awalnya kedatangan Oliver membuat Fumiyo terkejut dengan perubahan pada tubuhnya tapi dia sangat senang karena sahabatnya mulai berani untuk tampil kembali kemudian inti dari rencana sudah Oliver jelaskan kepada mereka berdua hingga kedatangan Alan membuat Oliver terkejut. Eliyana dan Fumiyo kembali terkejut dengan tampilan Alan yang sudah berbeda dari tampilan dulu kini Alan terlihat sangat dewasa walaupun masih muda.


"Alan, apa benar kamu bisa membuat Yumeshima masuk jeruji besi?" tanya Eliyana dengan ekspresi masih ragu


"Tentu saja karena aku sudah berjanji kepada sosok pria yang kamu cintai dan saat ini, dia sedang berjuang untuk menolongmu!" jawab Alan dengan senyuman


Eliyana memegang kalung pemberian Uzumi dengan senyuman bahagia.


"Eliyana, aku ingin kamu menjauhi Fumiyo ketika diriku sudah masuk menjadi kru film Elite.One Entertainment Studio. Biarkan Yumeshima bertindak seperti biasanya hingga saat dia mulai mengincarmu maka saat itulah kami semua akan merekam perbuatannya lalu menekan dan melaporkannya!" ucap Alan dengan senyuman licik


"Eliyana, apa kamu baik-baik saja kalau tidak bersamaku?" tanya Fumiyo dengan ekspresi khawatir


"Terima kasih sudah banyak membantuku. Fumiyo, maaf sudah menolak perasaanmu karena di luar sana terdapat sosok pria yang sangat kucintai!" ungkap Eliyana dengan jujur


[Menghela Napas]


"Aku sudah mengaku kalah. Saat ini, untuk terakhir kali aku ingin melindungimu walaupun diriku akan tetap berada di nomor dua tapi selama kamu bahagia maka aku ikut bahagia!" balas Fumiyo dengan lapang dada


[Memeluk]


"Sekali lagi terima kasih!" ucap Eliyana secara tulus


"Sama-sama Eliyana!" balas Fumiyo


Alan baru mengetahui kalau terdapat masalah seperti itu pada mereka bertiga tapi rencana masih berlanjut dengan Eliyana menerima permintaan Alan kemudian suara mobil terdengar dari luar studio sehingga Alan dan Oliver meninggalkan tempat tersebut untuk kembali sambil menunggu waktu yang tepat yaitu Yumeshima berusaha merekrut kru film.


Bersambung....