THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 53: Kabar Bahagia Untuk Alan Dan Hayamura



[Lari Kencang]


Ekspresi ketakutan dan sangat panik hingga membuatnya berlari kencang tanpa mempedulikan sekitarnya bahkan dia rela mendorong setiap manusia yang menghalangi jalannya. Dari jarak jauh terlihat Agen Joseph sedang memantau pergerakannya melalui teropong TrackingPoint Guns, dia berada di sebuah gedung kosong.


Di lain sisi.


[Ring Boxing]


Terlihat begitu banyak penonton sedang menyaksikan pemain boxing yang sangat mereka gemari dan hormati, dia adalah salah satu petinju bawah tanah yang mampu mengguncang para kaum muda walaupun terlihat sedikit tua tapi teknik serangan dan menghindarnya sudah tidak diragukan lagi bahwa dia adalah seorang atlet boxing. Agen Leo menjadi penantang untuk mengalahkan pria tersebut dengan senyuman bengis disertai ketertarikannya kepada gaya petarung pria itu mirip sekali dengannya sehingga Agen Leo ingin melihat sejauh mana, dia dapat merasakan adrenalin.


Dua Agen Rahasia melakukan dua misi yang berbeda untuk menangkap atau membunuh pemegang serpihan data berisi lokasi Ryzen. Di awali dengan Agen Leo sudah memasuki ring disertai sorakan yang menginginkannya untuk dihajar secara brutal tanpa ampun seketika pria atlet petinju tersebut mulai serius menghadapi Agen Leo hingga pertarungan menjadi acara kesukaan para penonton karena Agen Leo dihajar habis-habisan tanpa ampun sampai dia mengeluarkan darah di setiap ring.


"Matilah!" teriak pria atlet boxing sambil menikmati pertandingan


[Menahan Pukulan]


Ekspresi bengis yang awal diperlihatkan Agen Leo langsung menghilang karena adrenalin sama sekali tidak terpancing, lawannya tidak mampu membuat Agen Leo merasakan ketakutan sehingga pukulan cepat secara bertubi-tubi menghantam wajah kemudian menghantam bagian rahang sampai dua kali sontak hal tersebut membuat para penonton terkejut sekaligus takut melihat pukulan cepat dan tajam dari Agen Leo.


"Aku sangat kecewa, lain kali pukulan harus seperti tadi!" ucap Agen Leo dengan ekspresi kesal dan marah


Atlet boxing dikalahkan dengan mudah, Agen Leo langsung mengambil serpihan data ke-19 tiba-tiba muncul para pasukan bersenjata yang siap membunuh Agen Leo seketika dia mulai terpancing adrenalinnya sehingga memporak-porandakan ring bawah tanah tersebut beserta penonton gelap yang sukanya judi serta memakai barang ilegal.


Kegilaan serta kebengisan yang Agen Leo tampilkan seketika membuat semua orang pingsan dan ada yang terbunuh akibat terkena tembakan. Agen Leo berhasil mempertahankan dirinya dan menunjukkan bahwa dia masih terlalu kuat tapi lawan yang bisa menandinginya walaupun jarak jauh adalah Agen Joseph.


"Aku telah menyelesaikan misiku. Bagaimana denganmu, Joseph?" tanya Agen Leo melalui alat komunikasi


[Gedung Kosong]


Agen Joseph melihat targetnya mulai kelelahan lalu bersembunyi di tempat terbuka seakan-akan dirinya telah berhasil selamat ketika mendengar suara Agen Leo yang sudah menyelesaikan misinya, membuat Agen Joseph tersenyum dan kagum kepada rekannya kemudian dia menekan pelatuk sniper yang langsung melesat jauh kemudian menembus kepala musuhnya hingga mati di tempat.


Agen Joseph turun dari gedung kosong untuk menemui mayat targetnya dengan naik mobi lalu menuju lokasi tersebut ketika dia sampai, mayat target menyimpan serpihan data ke-20 sehingga data lokasi Ryzen sudah siap untuk disatukan kemudian mereka berdua harus menangkap atau membunuh terorisme kelas dunia tersebut.


"Di sini juga sudah selesai, mari kita satukan setiap serpihan data untuk menemukan lokasi Ryzen!" jawab Agen Joseph melalui alat komunikasi


Mereka berdua bertemu di sebuah tempat rahasia yang sudah dianjurkan oleh atasannya untuk menyatukan setiap serpihan data menjadi satu bagian sehingga dapat memberitahukan lokasi Ryzen berada. Tempat itu berada di sebuah toko kecil dengan pintu belakang langsung mengarahkan mereka berdua ke ruang bawah tanah yang sangat gelap, untungnya saat itu Agen Joseph membawa penerangan lalu mereka berdua menyelusurinya sampai mencapai bagian akhir tangga tiba-tiba lampu menerangi tempatnya sampai Agen Joseph dan Agen Leo terpukau melihat tempat tersebut bagaikan hotel mewah kelas atas.


"Daging, daging, daging, di mana kau daging!" ucap Agen Leo sambil mencari kulkas makanan karena dia sangat kelaparan


Agen Joseph menyatukan setiap serpihan data dengan sangat teliti dan akurat agar tidak salah tempat, membutuhkan beberapa jam agar semua serpihan data menyatu menjadi satu data utuh yang menjelaskan keberadaan, informasi pribadi dan rencananya untuk menghancurkan dunia kini Ryzen diperlihatkan secara jelas bahwa dia adalah orang gila karena ingin sekali melihat kematian para manusia akibat rencananya.


"Osaka!" ucap Agen Leo sambil makan daging


[Sudut Pandang Ryzen]


"Bos, serpihan data ke-20 sudah mereka dapatkan. Apa kita perlu mencari lokasi baru lagi untuk menjauhi mereka?" tanya bawahannya


Memakai pakaian rapi dan berkacamata. Ryzen hanya pria kantoran biasa yang sanggup meretas data seluruh dunia ketika dia serius maka Agen Leo dan Agen Joseph bisa dia kalahkan karena Ryzen adalah mantan Agen Rahasia terbaik pada masanya.


"Leo, Joseph sepertinya perang di Osaka ini akan menjadi menarik!" ucap Ryzen dengan senyuman tipis


"Wrap!" teriak Hayamura untuk menutup adegan tersebut


Akting Uzumi membuat semuanya kagum walaupun terlihat sama tapi dia bisa menyatukannya sehingga terlihat seperti karakter Ryzen. Adegan Film Agen Rahasia tersisa sedikit ketika mereka semua ingin melanjutkannya, Veronica merasakan sakit perut sontak hal itu membuat Hayamura dan Alan langsung takut kemudian membawa Veronica masuk ke mobil van lalu pergi ke rumah sakit terdekat.


[Rumah Sakit]


Veronica merasa sangat lelah sampai membuat Alan khawatir kepadanya, rasa mual dan rasa sakit bagian punggung membuat istrinya menangis karena tidak kuat menahan rasa sakit tersebut seketika membuat Hayamura memanggil dokter nomor satu di rumah sakit itu agar dapat memeriksa kondisi putrinya.


Setelah kedatangan dokter tersebut seketika kondisi Veronica mulai membaik dengan dia sedang tidur untuk menghilangkan rasa lelahnya kemudian Alan dipanggil dokter untuk diberitahu informasi mengenai kandungan istrinya.


"Selamat tuan Alan menurut diagnostik diperlihatkan bahwa usia kandungan sudah mencapai 7 bulan dan sebentar lagi akan mencapai 8 bulan sehingga istri anda harus wajib berada di rumah sakit untuk mengatasi kelahiran bayi kembar!" ucap dokter dengan senyuman


"Bayi kembar?" tanya Alan dengan ekspresi terkejut sekaligus panik


"Tidak perlu khawatir. Dibandingkan dengan hamil biasa, ibu yang mengandung bayi kembar akan merasakan rasa lelah yang lebih. Hal ini dikarenakan tubuh ibu yang harus menopang lebih dari satu janin di dalam kandungan. Selain itu, ibu juga akan mengalami sakit pada bagian punggung yang muncul lebih awal dengan rasa lebih menyakitkan. Namun, istri anda kandungannya sangat kuat sehingga tidak ada masalah selain masalah normal yang biasa bumil rasakan tetapi kami perlu melakukan operasi jika posisi anak Tuan Alan sulit untuk dikeluarkan!" ungkap dokter


"Syukurlah, aku tidak percaya kalau kami bisa mempunyai bayi kembar!" ucap Alan sambil menangis


[Membuka Pintu]


Hayamura masuk ruangan dengan menendang pintunya hingga rusak karena menguping hasil pembicaraan mereka berdua seketika dia memeluk Alan dengan erat untuk mengutarakan rasa bahagianya karena bisa mempunyai cucu kembar.


Namun, adegan syuting film masih harus dilakukan sehingga Rena mendapatkan kewajiban untuk menjaga Veronica selama Alan tiada bersamanya. Alan semakin bersemangat untuk mempercepat penyelesaian syuting filmnya agar bisa menemani Veronica yang sebentar lagi akan melahirkan anak kembar mereka.


Bersambung....