THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 51: Adegan Penembak Jitu Agen Joseph



Tersisa satu bulan dengan Film Agen Rahasia sudah mencapai akhir cerita. Hayamura, Tokinawa dan Wakama mulai tambah ketat dengan cara Aktor-nya berakting hingga persiapan properti syuting film dilakukan secara hati-hati dan sangat teliti agar tidak memberikan kesalahan saat proses syuting. Alan datang dengan penampilan gagah disertai semangat pagi hari karena tubuhnya telah terisi penuh sehingga beberapa kru film pria dari tiga studio yang sudah menikah bisa memahami asal semangat dan kegagahan tersebut muncul.


[Panik]


"Alan tempo lambat, bukan?" tanya Hayamura dengan ekspresi khawatir dan cemas


Semua yang memahaminya berpura-pura tidak mendengar seketika Alan memberikan jempol ke ayah mertuanya. Proses persiapan syuting film masih membutuhkan waktu sehingga Alan mulai mencoba memahami adegan untuk syuting film hari ini yaitu menembak sejauh 3.500 meter tanpa bantuan apa pun karena menurut tiga sutradara akan memakai peralatan lebih dengan waktu lama dalam persiapannya sehingga bisa mengganggu proses syuting film seketika Alan mendapatkan adegan tersulit untuknya.


Namun, bukan Alan saja bahkan Oliver mendapatkan kesulitan yang sama karena dia harus membantai satu kompi yaitu berjumlah 100 terorisme dengan memberikan aksi solo. Pada saat itulah, Oliver mulai serius mendengar dengan saksama setiap ucapan Wakama mengenai arah serangan para terorisme yang merupakan Aktor Amatir disertai memahami setiap sudut ruangan dan posisi terorisme.


Dalam adegan tersebut sebagai Agen Joseph maka Alan harus memakai senjata berjenis Accuracy International AS50 untuk menembak jarak jauh melalui bukit tinggi. Targetnya adalah terorisme penjaga pintu depan sebanyak dua orang, satu orang yang bertugas membunyikan lonceng besar di atas markas terorisme untuk memanggil bantuan dan satu orang nantinya kabur sambil membawa serpihan data yang berisi lokasi Ryzen.


[Ting!]


Misi menembak sejauh 3.500 meter, reward peran Agen Rahasia disertai meningkatkan 3% untuk Status TUBUH, SUARA, EMOSI dan PENGHAYATAN!


[Menghela Napas]


"Sepertinya aku harus berusaha keras menyelesaikan adegan ini!" ucap Alan sambil memegang Accuracy International AS50


Tuan Alan, saya menyarankan anda untuk sedari awal memahami arah hembusan angin di bukit tinggi tersebut sebelum proses syuting film dilakukan dengan menggunakan Skill Super Konsentrasi!


"Berapa lama, aku harus memahami arah hembusan anginnya?" tanya Alan sambil berjalan menuju lokasi bukit tinggi


Sampai anda bisa memahami arah hembusan anginnya!


"Baiklah, aku akan melakukannya!" balas Alan sambil membawa Accuracy International AS50


Membutuhkan 10 menit untuk sampai ke tempat tertinggi bukitnya lalu Alan duduk sambil menutup kedua mata kemudian mengaktifkan Skill Super Konsentrasi seketika muncul pemahaman arah hembusan angin dipikirannya disertai suasana nyaman dan tenang mulai bermunculan. Alan membiarkan tubuhnya diam dengan posisi duduk sambil berusaha memahami arah hembusan angin seketika muncul simulasi berperan sebagai Agen Joseph.


Di simulasi tersebut, Alan berlatih menembak berkali-kali sampai mendapatkan moment hembusan angin yang sangat sesuai untuknya tiba-tiba Hayamura menepuk pundak kanan dan itu membuat Alan kembali ke dunia nyata sambil mengatur napas sebanyak mungkin untuk menenangkan diri. Hayamura menyuruhnya untuk segera bersiap-siap sebelum proses syuting film dilakukan, Alan berdiri dengan menikmati suasana sejuk di atas bukit tersebut kini dia sudah siap menampilkan aktingnya.


20 menit setelahnya. Tiga sutradara sudah bersiap di lokasi mereka, para kru film siap memberikan efek pada adegan, Alan dan Oliver sudah berada di lokasinya kemudian Tokinawa menjadi pemulai akting untuk kedua Aktor.


"Action!" teriak Tokinawa dengan keras disertai kameramen langsung menyoroti Oliver sebagai tokoh utama


[Proses Syuting Film]


[Semak-Semak]


Agen Leo mengendap-endap dengan dirinya masuk ke semak belukar sambil perlahan memasuki wilayah musuh seketika bunyi alat komunikasi di telinganya langsung membuatnya untuk berhenti bergerak. Alat komunikasi membantu Agen Leo untuk menyadari beberapa ranjau kaki karena memperlihatkan tombol injakannya, dia memahami sebentar jumlah ranjau kaki tersebut yang melebihi 20 kemudian mencari jalan aman agar bisa mencapai markas terorisme.


Perlahan demi perlahan mampu dia lewati tanpa meledakkan satu pun ranjau, Agen Leo sudah berada tepat di depan markas musuh kemudian dia melihat dua penjaga pintu dengan memakai masker kain disertai memegang dua senapan otomatis yaitu M4 Carbine.


[Menekan Tombol]


"Joseph, aku sudah gatal untuk menghajar para sampah ini. Dua penjaga sedang berada di samping kanan dan kiri pintu markas, semoga beruntung!" ucap Agen Leo sambil melepaskan tekanan tombol di telinga kirinya


[Kamera Menyorot Alan]


Agen Joseph berdiri sambil menutup kedua matanya maka di saat itulah Alan mengaktifkan Skill Super Konsentrasi dalam beberapa detika, dia membuka kedua matanya lalu mengambil senapan di belakang punggungnya kemudian mengambil posisi tengkurap dengan kepala lurus ke depan, menggunakan mata domain untuk membidik musuh dengan jarak 3.500 meter.


Accuracy International AS50 sudah dalam posisi sempurna, Agen Joseph bisa melihat dua penjaga dan posisi Agen Leo sedang menunggu serangan bantuan. Mengatur napas dengan baik sambil mengarahkan bidikannya tepat kepala musuh, di sini Alan harus menembak musuhnya secara cepat agar salah satu dari mereka tidak panik lalu melarikan diri. Napasnya mulai masuk ke kondisi tenang dan mendapatkan momentum untuk menahan napas selama beberapa detik akhirnya Alan sudah mendapatkan hembusan angin yang sangat dia inginkan.


"Leo, bantai habis mereka semua yang berada di dalam. Serahkan bagian luar kepadaku!" ucap Agen Joseph sambil tersenyum


[Menekan Pelatuk Sniper]


Kameramen langsung menyoroti dua penjaga pintu markas dengan tiga sutradara berharap tembakan tersebut mengenai mereka. Lima detik tidak ada tanda ketika Tokinawa merasa bahwa Alan gagal melakukan aktingnya tiba-tiba Hayamura berdiri sambil memberikan tanda untuk terus merekam kemudian sebuah tembakan mengenai kepala dari dua penjaga pintu sekaligus di waktu yang bersamaan.


Ternyata Alan menembaknya sebanyak dua kali dalam waktu bersamaan sontak hal itu membuat Oliver terkejut melihat tembakan jitu asli tanpa peralatan sama sekali bahkan Wakama terkejut sekaligus tidak percaya akan apa yang sedang terjadi dalam pembuatan film tersebut.


Alan benar-benar membuktikan kepada mereka bahwa dia bisa berakting tanpa menunjukkan kelemahannya atau performa jelek dari aktingnya kini Oliver tidak mau kalah sehingga dia menerobos masuk markas sambil membantai habis seluruh pasukan di dalamnya. Kameramen berjumlah banyak sedang bertugas menyoroti setiap aksi yang Oliver perlihatkan maka pada saat itu dengan sempurnanya, aksi solonya itu bisa sesuai arahan Wakama hingga mata para kameramen sangat fokus untuk tidak terlepas dari akting hebatnya.


Dari luar kembali lagi dengan Alan berpindah posisi dari bukit tertinggi menuju tempat yang searah dengan satu orang yang berada di lonceng, Alan menampilkan dirinya dengan hebat seperti pasukan khusus hingga dia kembali fokus menembak dalam jarak 2.000 meter.


[Menekan Pelatuk Sniper]


Tembakan jitu sekali lagi diperlihatkan kepada mereka semua hingga berpikir bahwa itu bukanlah sekadar keberuntungan, Alan benar-benar sudah seperti Agen Rahasia bahkan dia melaksanakan tugasnya dengan hebat disertai tampilannya saat menunjukkan ekspresi tajam seketika membuat Wakama semakin mengerti alasan Tokinawa menyukai Aktor sepertinya.


"Leo, ingat misi kita adalah menangkap pria yang memegang serpihan data lokasi Ryzen!" ucap Agen Joseph sambil berlari menuju markas terorisme


[Memukul, Keributan, Tembakan]


Tiga hal tersebut bercampur aduk dengan Agen Leo melakukan solo versus satu kompi pasukan terorisme hingga menampilkan kebengisan serta kehebatan dari seorang Agen Rahasia kini Oliver mendapatkan kesan tokoh utama sedangkan Alan mendapatkan kesan tokoh pendukung seketika mereka berdua menjadi duet maut yang sangat sinkron.


[Menembak]


Salah satu pria sengaja tidak di serang karena tugasnya Oliver sudah selesai seketika dia berakting berpura-pura bahwa satu musuh telah berhasil keluar dari markas. Agen Joseph berlari sangat cepat melalui semak belukar sambil kameramen berusaha mengikuti pergerakan Alan hingga terlihat satu musuh tersebut kemudian berhenti bergerak sambil mengambil jarak tembakan jauh dari target dengan terlalu ke samping kanan.


Hembusan angin berpihak kepada Alan, posisi berdiri sambil mengganti Accuracy International AS50 dengan memakai AWM Sniper karena lebih mudah digunakan dalam posisi tersebut. Alan merubah skenario dan naskah film padahal dia hanya perlu menunggu di posisi yang sudah ditentukan tapi saat ini dia lebih memilih posisi seperti itu.


[Menekan Pelatuk Sniper]


"Anak ini benar-benar gila!" ucap Wakama dengan nada pelan


Kemudian datang Agen Leo untuk mengambil serpihan data lokasi Ryzen yang ke-17 kini tersisa 3 serpihan data lagi untuk menemukan Ryzen berada. Agen Leo dan Agen Joseph telah menyelesaikan misi mereka untuk menghancurkan markas terorisme yang ke-17 dan merupakan bawahan dari Ryzen.


"Mission Complete, Sir!" ucap Agen Leo


"Nice Agen Leo dan Agen Joseph. Bergeraklah menuju lokasi baru yang sudah terkirim ke data pribadi kalian, veteran tentara lama yang sudah lama pensiun sedang memegang serpihan ke-18. Tugas kalian adalah menangkap atau membunuhnya tanpa membuat kepanikan kepada masyarakat kota, lakukan dengan tenang dan selesaikan tanpa keributan. Sekian!" ucap atasan mereka berdua


"Misi kami terima!" ucap Agen Leo sambil bergegas menuju lokasi tersebut


Agen Joseph mengejar lari Agen Leo menggunakan mobil kemudian Leo lompat ke belakang mobil lalu mereka berdua pergi menuju lokasi Akihabara.


"Wrap!" teriak Tokinawa untuk menutup adegan syuting filmnya


Alan memberhentikan mobilnya dengan Oliver memukul punggungnya secara pelan. Dia takjub dan terpukau melihat penembak jitu asli tanpa peralatan sama sekali bahkan kru film lainnya juga sangat bingung dengan keahlian Alan yang serba guna dalam berakting.


Adegan akan dilanjutkan pada malam hari.


Misi menembak sejauh 3.500 meter telah diselesaikan dengan reward misi telah diberikan kepada Status Aktor Tuan Alan!


Selamat Tuan Alan telah mencapai 100% untuk semua Status Aktor serta mendapatkan peran Agen Rahasia dengan sudah berhasil masuk ke dalam list Skill Penjiwaan Skill!


[TING!]


Pencapaian luar biasa pada Status Aktor telah tercapai!


Selamat Tuan Alan telah menjadi Aktor Super Professional!


Title Aktor Super Professional telah berhasil didapatkan, memproses mengganti title. Sukses!


Skill Simulasi Akting, Skill Kecepatan Tangan dan Skill Postur Tubuh telah berhasil didapatkan!


Memproses penyatuan skill. Sukses!


Skill Simulasi Akting dapat membuat pengguna masuk ke dalam dunia simulasi dengan berakting tanpa merasakan lelah sama sekali, menutup kedua mata adalah cara untuk mengaktifkan skill ini. Namun, resiko sebenarnya adalah membuat pengguna sakit kepala jika digunakan terlalu lama.


Skill Kecepatan Tangan dapat membuat pengguna menggerakkan kedua tangannya secara lihai seperti sudah berpengalaman, kecepatannya masuk ke status normal seperti orang biasa tapi yang menjadikan skill ini sesuai namanya adalah penjelasan awal di atas dari penggunaan skill.


Skill Postur Tubuh dapat membuat pengguna masuk dalam posisi yang sempurna dalam berakting atau berperan apa pun itu. Skill ini dapat digunakan tanpa cooldown atau lainnya.


Memulai proses akhir Status Aktor Tuan Alan. Sukses!


Proses Status Aktor Alan. Sukses!


TUBUH : 100%


SUARA : 100%


KONSENTRASI : 100%


IMAJINASI : 100%


OBSERVASI : 100%


EMOSI : 100%


PIKIRAN : 100%


PENGHAYATAN : 100%


SKILL AKTOR : Virtual Script, Stage Mastery, Penjiwaan Akting, Acting Mastery, Pesona Tubuh, Ketakutan Berlebihan, Super Konsentrasi, Skill Simulasi Akting, Skill Kecepatan Tangan, Skill Postur Tubuh


TITLE: Super Professional Actor


Telah sukses diperbarui!


Memulai tahap terakhir, menyatukan seluruh Status Aktor menjadi satu Status Aktor bagian PENGALAMAN. Sukses!


Proses Status Aktor Alan. Sukses!


PENGALAMAN : 20%


SKILL AKTOR : Virtual Script, Stage Mastery, Penjiwaan Akting, Acting Mastery, Pesona Tubuh, Ketakutan Berlebihan, Super Konsentrasi, Skill Simulasi Akting, Skill Kecepatan Tangan, Skill Postur Tubuh


TITLE: Super Professional Actor


Telah sukses diperbarui!


Bersambung....