THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 59: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 3



Hari berikutnya, Alan berperan sebagai Joseph yang merupakan kru film Elite.One Entertainment Studio kini sudah sangat dekat sekali dengan Yumeshima akibat obrolan mereka berdua saling sinkron satu sama lain. Namun, Alan semakin tidak bisa menahan diri akibat obrolan mengenai wanita yang sangat dalam seketika membuat dia muntah di toilet karena Yumeshima benar-benar sosok bajingan kepada wanita.


Alan tidak menyangka kalau sudah ada banyak sekali wanita di luar sana yang tidak mendapatkan tanggung jawab dari Yumeshima hingga melakukan bunuh diri. Setiap tindakan, Alan lakukan dengan hati-hati hingga sikapnya bisa mendapatkan kepercayaan Yumeshima karena dia sudah mulai terbuka. Kru film semakin terbawa emosi hingga Alan mendapatkan serangan dan hinaan sampai membuatnya bersandar di gang sempit dengan pakaian kotor akibat sampah yang dilempari kepadanya.


"Perempuan itu sudah keluar dari studio akibat Yumeshima melakukan perbuatan tercelanya memang pria busuk itu kalau soal nafsu tidak bisa menahannya tapi ini sesuatu yang bagus. Baiklah, langkah selanjutnya...." ucapannya terpotong akibat Fumiyo melemparinya dengan pakaian baru


"Pakaian kotor dan wajah lebam. Kau benar-benar berperan dengan totalitas, yah!" ucap Fumiyo dengan ekspresi khawatir


Alan mengganti pakaiannya dengan yang baru.


"Di mana yang lain, apa kamu sendirian yang berperan di sini?" tanya Fumiyo


"Mereka sudah bersiap di panggung besar hanya saja, aku belum membawa karakter utamanya!" jawab Alan dengan senyuman


[Menghela Napas]


"Jika rencana ini sukses maka kamu telah memberikan pertunjukkan yang luar biasa memukau!" ucap Fumiyo dengan ekspresi takut karena jalan pikiran Alan mengenai rencana menghancurkan Yumeshima sangat mengerikan


"Orang sepertinya pantas untuk dihancurkan. Ternyata berperan sebagai badut itu menyenangkan!" ucap Alan dengan menyeringai


Alan kembali berperan sebagai Joseph kru film yang selalu bersama Yumeshima ke mana pun mereka jalan pasti mengenai incaran wanita sampai suatu hari akhirnya Alan mendapatkan hal yang sangat dia inginkan yaitu asisten pribadi. Yumeshima sudah sangat percaya dengan sosok Joseph sehingga dia meminta kepadanya untuk menjadi asisten pribadi sontak Alan menerima jabatan tersebut sampai kru film lainnya tambah marah dan kesal tapi semua itu sesuai rencananya.


Menjadi asisten pribadi Yumeshima kini Alan tidak perlu khawatir dengan gangguan rekan kerjanya tapi apa yang Alan inginkan masih tetap ada pada pandangan mereka yang penuh dengan perasaan marah kini Alan masih terus melanjutkan rencananya yaitu memanipulasi pikiran Yumeshima.


[Ting!]


Misi menjadi asisten pribadi Sutradara Yumeshima, reward misi adalah meningkatkan 2% Status Pengalaman telah berhasil diselesaikan!


Memulai misi baru. Sukses!


Misi berhasil memanipulasi pikiran Yumeshima dengan berakting sebagai manipulatif, reward misi adalah meningkatkan 2% Status Pengalaman!


Seminggu berlalu. Alan mulai bisa mengikuti kegiatan yang sering Yumeshima lakukan walaupun Alan diberikan waktu bersama wanita bayaran tapi dia langsung menyuruh wanita tersebut untuk diam saja tanpa melakukan apa pun selama waktu pekerjaannya sehingga Alan bisa mengumpulkan bukti sebanyak mungkin.


[Selesai Bermain Di Love Hotel]


"Yumeshima kau hebat sekali bahkan tidak pernah lelah. Apa kau pernah melakukannya bersama Eliyana?" tanya Alan untuk memulai rencananya


"Hmmm, menurutku kau salah besar. Aku selalu melihatnya sendirian, loh!" ucap Alan sambil memberikan umpan


Yumeshima hanya terdiam dengan Alan membawa mobil untuk kembali ke studio maka saat itulah waktu yang sangat cocok karena Eliyana mengikuti saran Alan untuk selalu memperlihatkan diri bahwa dia kini sendirian tanpa penjagaan. Yumeshima mulai memakan umpan ucapan yang Alan berikan kepadanya, awalnya dia anggap sebagai keberuntungan lalu di hari berikutnya Eliyana masih tanpa penjagaan dan hari berikutnya lagi sesuai perkataan Joseph bahwa dia sudah tidak ada yang menjaga bahkan tangan Yumeshima sudah mulai gemetar ketika itu, Alan menatap tajam dari jarak jauh kini dia menelepon Oliver untuk memulai rencana mereka.


[Ruang Tamu Studio]


Eliyana membaca buku dengan minuman kopi sebagai pelengkap. Yumeshima sudah memantau kegiatan Eliyana sehingga Joseph sebagai asisten pribadinya yang dapat dia percaya langsung diberikan perintah untuk memberikan obat tidur ke minuman Eliyana. Jadi, Joseph langsung mendekati Eliyana untuk diajak ngobrol ketika itu perbincangan mereka berdua tidak bisa Yumeshima dengar karena jarak antara mereka cukup jauh.


[Menukar Obat]


"Eliyana kita sudah mencapai akhir rencana. Panggung besar sudah siap dengan mereka semua adalah pemerannya dan tugasku adalah membawa pemeran utama ke panggung besar tersebut. Jadi, aku minta maaf untuk membiarkan kamu disentuh terlebih dahulu sampai Yumeshima membuat tanda pelecehan!" ucap Alan dengan nada memohon


"Tidak apa Alan, kalian sudah berperan dengan sangat baik maka aku juga harus mengikuti peran tersebut!" balas Eliyana dengan ekspresi serius


Mata Eliyana fokus kepada Alan sehingga tangan kanan, dia gerakkan untuk memasukkan obat vitamin ke minuman sebagai pengganti obat tidur sehingga Yumeshima dari jarak jauh mulai tersenyum dengan nafas hangat sebagai tanda gairahnya mulai meningkat.


"Akting tidur lakukan dengan performa terbaikmu, Eliyana!" minta Alan dengan ekspresi serius


Eliyana menjalankan aktingnya dengan minum kopi lalu perlahan demi perlahan mulai berakting seperti terkena efek tidur yang mengakibatkan dia roboh di pundak Alan seketika Yumeshima menyalakan mesin mobil untuk membawa Eliyana ke love hotel agar dapat melampiaskan nafsunya yang selama ini dia pendam.


Alan menggendong Eliyana untuk dimasukkan ke mobil dengan posisi duduk dekat Yumeshima sedangkan dia menjadi sopir dengan cepat membawa ke love hotel. Saat Yumeshima ingin bermain sebentar di dalam mobil, Alan berusaha merubah pikiran Yumeshima untuk tidak melakukannya karena tidak akan menyenangkan kalau melampiaskan semuanya di dalam mobil sehingga pria bejat itu menerima usulannya.


Alan membawa mereka ke love hotel yang merupakan panggung besar tersebut. Yumeshima sama sekali tidak peduli dengan tempat baru karena sudah termakan oleh hawa napsu sehingga semua yang ada di love hotel mulai menjalankan akting mereka. Melihat Eliyana digendong dengan kedua tangan Yumeshima sontak membuat Uzumi menatap penuh amarah tapi Alan melepaskan maskernya lalu tersenyum ke sahabatnya agar tetap tenang.


Yumeshima menyewa kamar hotel yang istimewa di depan Tokinawa sedang menyamar sebagai pemegang kunci kamar hotel, Alan memakai alat komunikasi di telinganya.


"Semuanya bersiap di posisi masing-masing, lakukan tugas kalian dan tetap stay pada karakter!" ucap Alan di alat komunikasi


Alan, Eliyana, Fumiyo, Uzumi, Oliver, Tokinawa, Wakama, Hayamura, Tanaka, Machiko, Yumeka dan Kevin sebagai pemeran. Love hotel sebagai panggung besar, pemeran figuran penting yaitu kru film Elite.One Entertainment Studio dan saksi korban Yumeshima serta pemeran utamanya adalah Yumeshima.


"Action!" ucap Alan untuk memulai semuanya


Bersambung....