THE ACTOR

THE ACTOR
Bab 58: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 2



Yumeshima mencari kru film dengan mengandalkan sosial medianya yang memiliki banyak sekali pengikut. Dia menghapus pertemanan pada kru lamanya bahkan memberikan centang hitam supaya tidak bisa berkomentar pada iklan yang Yumeshima buat mengenai lowongan pekerjaan menjadi kru film di studionya lalu tidak butuh waktu lama seketika para pengikutnya mulai komentar untuk mengikuti seleksi.


Yumeshima mengadakan seleksi di tempat studionya dengan waktu sore hari kemudian pada saat waktu seleksi langsung datang kerumunan orang lalu mulai baris untuk menjelaskan keahlian mereka kepada Yumeshima agar dapat terpilih di studio terkenal dan pemenang di penghargaan FWAC. Yumeshima kecewa karena terlalu sedikit peminat wanita yang ingin pekerjaan menjadi kru film tapi melihat ada perempuan manis dan cantik seketika muncul niat jahat untuk melakukan perbuatan bejatnya lagi.


Waktu terus berjalan dengan seleksi semakin menipiskan para peserta dan Yumeshima sudah menyisakan dua bagian yang dia sediakan untuk wanita incarannya. Pria bejat tersebut menggoda, menatap dengan napsu dan tidak berhenti menatap bagian favoritnya sehingga wanita itu merasa risih terhadap sikap Sutradara Yumeshima lalu tanpa interview langsung dia terima wanita tersebut sebagai bagian kru filmnya. Yumeshima menatap bagian belakang wanita incarannya ketika diberikan kesempatan untuk melihat studio dengan tatapan mesum hingga sosok pria memakai kacamata dan masker muncul sebagai peserta terakhir.


"Kalau mataku tidak salah maka kuberikan nilai 80 untuk wanita sepertinya lalu bagaimana denganmu, Sutradara Yumeshima?" tanya Alan dengan memakai samarannya


"Kau salah besar kawan. Bagian depannya sudah sangat mantap lalu ditambah bagian belakang maka nilai sebenarnya untuk wanita itu adalah 90!" jawab Yumeshima secara blak-blakan tanpa menyadari bahwa masih ada peserta


"Ehhh~" ucap Alan dengan ekspresi menatap tajam


Yumeshima tidak berani untuk menatap wajah peserta terakhir bahkan dia berniat untuk meninggalkan tempatnya dengan beranggapan tidak mengetahui keberadaan pria di belakangnya. Alan memancing Yumeshima dengan perkataan yang sangat dia sukai mengenai wanita bahkan tanpa perlu waktu lama, umpan sudah di makan olehnya sehingga Alan terus melakukan obrolan bersama Yumeshima sampai dia menerimanya sebagai kru film sontak Alan telah berhasil menyusup masuk studio.


"Tidak ku perkiraan akan ada pria yang mempunyai selera sama sepertiku tapi apa kamu sudah berubah pikiran mengenai sifat asliku, ha?" tanya Yumeshima dengan tatapan sipit


"Saya sangat terkejut tapi anda pintar sekali memanfaatkan status untuk mendapatkan wanita cantik kalau saya maka tidak ada yang lebih menyenangkan daripada bermain bersama wanita, salah?" tanya Alan balik


"Haha, benar sekali ternyata kamu mempunyai pikiran dan mata yang tajam. Siapa namamu?" tanya Yumeshima dengan ekspresi bahagia


Alan menjabat tangan Yumeshima sambil melontarkan nama palsu yaitu Joseph. Saat Yumeshima meminta kepadanya untuk melepaskan masker, dia memberikan alasan bahwa memakai masker bisa menutupi ekspresi mesumnya sehingga tidak akan ada yang merasa risih ketika tatapan mata fokus ke bagian favoritnya, Alan menjawabnya dengan tertawa.


Yumeshima tertawa mendengar alasan kru film barunya itu yang bernama Joseph bahkan dia ingin mencoba memakai masker untuk bisa menatap lama. Di sini, Alan terus mengincar pendekatan agar mendapatkan posisi asisten pribadi sehingga kru film yang terpilih mulai merasa risih dengan keberadaannya karena terlalu terang-terangan untuk mencari muka di depan Sutradara Yumeshima.


[Ting!]


Misi berakting menjadi seorang penipu handal, reward misi adalah meningkatkan 2% Status Pengalaman telah berhasil diselesaikan dengan baik dan benar!


Misi berakting menjadi seorang penjilat tempat kerja, reward misi adalah meningkatkan 2% Status Pengalaman telah berhasil diselesaikan secara tepat!


Reward tambahan 6000 Yen telah berhasil dimasukkan ke dalam rekening bank Tuan Alan!


Memulai misi baru. Sukses!


Misi menjadi asisten pribadi Sutradara Yumeshima, reward misi adalah meningkatkan 2% Status Pengalaman!


[Suara Langkah Kaki]


Kedatangan Fumiyo dan Eliyana seketika merubah suasana menjadi tenang dan nyaman pada hati mereka semua yang sebelumnya menatap sinis ke arah Alan kini berubah bahagia ketika melihat dua orang tersebut. Semuanya berkenalan dengan sangat antusias sampai ingin bekerja keras untuk tetap menjadi kru film studio tersebut ketika tiba saatnya Alan berkenalan sontak dia membuka maskernya untuk mencuri pandang kepada Eliyana.


Alan mengatur posisi untuk tidak memperlihatkannya kepada Yumeshima hanya kepada para kru film yang baru diterima sontak kru film laki-laki merasa kesal karena penampilannya jauh dari apa yang mereka perkirakan bahkan menjabat tangan Eliyana dengan senyuman manis seketika menambah rasa kesal dan marah bercampur aduk, Alan melakukannya demi suatu alasan.


Eliyana terkejut melihat Alan bisa sampai sejauh ini tanpa ketahuan tapi dia tidak mengerti kenapa harus membuka masker di depannya hingga membuat rekan kerja lainnya mulai menampilkan ekspresi tidak senang. Fumiyo hanya bisa mengikuti alur yang Alan buat dengan mulai menjaga jarak dari Eliyana agar membuat Yumeshima melirik celah tersebut.


Setelah perkenalan diri sudah selesai tiba-tiba Yumeshima mendapatkan telepon dari seseorang. Fumiyo dan Eliyana kembali ke kamar mereka masing-masing sedangkan Alan menunggu serangan dari belakang karena dia sudah berhasil memancing emosi rekan kerjanya. Alan langsung di dorong sampai terjatuh kemudian sekelompok kru film mulai mengepungnya dengan memberikan hinaan untuk seseorang yang mencari muka di depan Yumeshima dan Eliyana sehingga mereka semua memberikan Alan sebuah ancaman lalu pergi meninggalkannya dengan jaket disiram air putih.


Alan melepaskan jaketnya dengan menyadari bahwa dirinya dilihat Eliyana yang ternyata tidak kembali ke kamarnya.


"Tidak perlu mengawasiku, Eliyana!" ucap Alan sambil melirik ke tempat Eliyana bersembunyi


[Keluar Dari Persembunyian]


"Aku tidak mengerti tentang apa yang kamu lakukan!" ucap Eliyana dengan ekspresi bingung


"Mereka semua dibutuhkan agar tidak melepaskan pandangannya kepadaku sebab suatu hari nanti akan bermanfaat untuk membantumu!" ungkap Alan dengan senyuman


Eliyana merasa senang karena Uzumi mempunyai teman yang sangat baik hingga tersenyum tanpa dia sadari dan Alan hanya bisa terpukau melihat senyuman indah tersebut seketika di dalam hati, Alan berharap agar Uzumi dapat segera meminang wanita tersebut.


"Eliyana, apa kau mencintai Uzumi?" tanya Alan dengan ekspresi serius


Eliyana terdiam untuk beberapa detik sampai dia mengeluarkan tetesan air mata kemudian tersenyum tulus dari lubuk hati terdalamnya karena dia menginginkan bisa hidup bersama Uzumi seketika Alan langsung mendapatkan jawaban walaupun tidak keluar dari mulut Eliyana.


"Jangan lupa undang aku dan Veronica di pernikahan kalian berdua!" ucap Alan sambil menepuk pundak Eliyana kemudian pergi mencari Yumeshima


Alan harus terus mencari muka di depan Yumeshima agar mendapatkan posisi asisten pribadi.


Bersambung....