
Memproses Body Rest. Sukses!
Waktu: 30 jam
Alan tidur bagaikan orang koma, cairan nutrisi seperti permintaannya sehingga terpasang ditubuhnya. Veronica selalu menemani Alan dengan perasaan khawatir dan cemas sedangkan Hayamura memantau Tenku tetapi tidak menemukan atau melihat gerak-gerik aneh darinya sebab perintah Sutradara Yumeshima menyuruhnya untuk mengawasi Alan lalu melaporkan. Namun, saat ini Alan tidak melakukan apa pun sehingga Tenku terpaksa untuk berpura-pura latihan di studio sewa sambil menunggu kedatangan Alan.
[Sudut Pandang Yumeshima]
Elite.One Entertainment Studio banyak orang tidak mengetahui kalau Sutradara Yumeshima menggunakan studio tersebut untuk melakukan hal tidak senonoh seperti bermain tangan kepada Aktris-Aktris yang dia sewa dengan diberikan embel-embel sebuah penaikan prestasi agar profesi mereka naik daun karena kemenangan Sutradara Yumeshima di penghargaan FWAC membuatnya dianggap sebagai Top Sutradara In Jepang.
Namun, kenyataan yang sebenarnya Sutradara Yumeshima hanya orang mesum, sombong dan licik dengan memanfaatkan status yang dia miliki untuk menghasut para Aktris muda sehingga rela melakukan apa pun untuknya. Aktris Eliyana memahami betul mengenai sifat sutradaranya karena dia sudah berkali-kali mendapatkan ajakan dari orang mesum tersebut tapi dengan bantuan Uzumi serta keberanian seketika membuatnya berhenti untuk bermain tangan.
[Suara Langkah kaki]
Sepatu hak tinggi menyentuh permukaan lantai sehingga memberikan suara langkah kaki di setiap lorong studio. Diperlihatkan penampilan Eliyana yang begitu mempesona karena dia mengeluarkan puncak pesona dari seorang wanita walaupun umurnya mendekati kepala tiga.
[Suara Tidak Senonoh]
Eliyana ingin sekali menolong Aktris muda yang sudah dihasut oleh Yumeshima sehingga dia memberanikan diri dengan perlahan mengarahkan tangan kanan untuk membuka pintu kamar yang berada dihadapannya tetapi tangan lain muncul sambil memegang tangan Eliyana kemudian menariknya untuk menjauhi gagang pintu kamar Yumeshima.
"Eliyana sudah cukup, menolong mereka maka kamu harus bersiap kehilangan harga dirimu. Apa kamu tidak menghargai Uzumi yang sudah membantumu terlepas darinya?" tanya Aktor Fumiyo
[Mengurungkan Niatnya]
Eliyana teringat akan dirinya yang pernah itu hampir saja disentuh oleh Yumeshima tapi Uzumi datang sambil memperlihatkan sebuah bukti pelecehan yang dilakukan oleh Yumeshima terhadap Aktris muda walaupun dia sudah terciduk akan perbuatannya. Yumeshima mampu mengatasi masalah tersebut tanpa merasa takut, dia memiliki rekan polisi yang dapat melepaskannya dari jeratan hukum sehingga Uzumi terpaksa memakai ekspresi aktingnya seperti beranggapan memiliki bukti lain.
Beruntungnya Yumeshima mempercayai hal tersebut, saat Uzumi ingin memaksakan kepercayaan tersebut untuk membuat Yumeshima takut tiba-tiba dia memasang ekspresi marah seperti bisa membuat kehidupan mereka berdua hancur karena Uzumi tidak menginginkan hal tersebut. Jadinya, dia hanya meminta kepada Yumeshima untuk tidak menyentuh Eliyana seketika dia menerimanya dengan ekspresi senyum palsu.
Eliyana menyentuh kalung pemberian Uzumi yang merupakan penolong untuknya di saat Yumeshima berani melanggarnya. Sesaat mereka berdua ingin meninggalkan pintu kamar Yumeshima, masih terdengar suara-suara tidak enak atau senonoh dari balik kamar tersebut. Aktor Fumiyo menutup telinga Eliyana agar tidak melakukan perbuatan lain sehingga dia membawa Eliyana pergi untuk menemui Uzumi yang berada di sekitar kafe dekat studio.
[Kafe Dekat Studio]
Membutuhkan 5 menit untuk sampai di kafe tersebut dengan Eliyana masih gemetar ketakutan sambil berusaha untuk menutupi rasa takutnya dibalik badan kekar Fumiyo tetapi ketakutan Eliyana langsung Fumiyo perlihatkan di depan mata Uzumi sontak dia menarik tangan Eliyana sambil memberikan pelukan hangat seketika perasaan takut mulai perlahan menghilang.
"Bagaimana Uzumi, apa Alan bisa bekerja sama dengan kita?" tanya Fumiyo sambil duduk di kursi kafe
[Masih Berpelukan]
"Lebih tepatnya dua studio mau bekerja sama!" jawab Uzumi sambil melepaskan pelukannya saat Eliyana sudah membaik
"Terima kasih Uzumi, Fumiyo karena sudah mau membantuku terlepas darinya!" ucap Eliyana dengan kondisi membaik
"Maaf Eliyana kali ini aku tidak bisa membantumu lagi dengan adanya Fumiyo yang berada di sampingmu maka aku bisa tenang ketika tidak bersamamu. Sutradara Yumeshima memegang kelemahan kita, kalau salah satunya dikeluarkan hingga ke publik maka kita bertiga bisa seperti Oliver yang pernah menentangnya. Alan adalah satu-satunya harapan kita untuk membongkar seluruh kebusukan Sutradara Yumeshima!" ungkap Uzumi
Malam itu, mereka bertiga menghabiskan waktu dengan saling membicarakan kegiatan yang akan dilakukan ketika syuting film selesai, membicarakan rencana untuk menyudutkan Yumeshima, rencana melepaskan Eliyana dari genggaman Yumeshima dan rencana untuk membuat Alan menghancurkan rating One.Elite Entertainment Studio.
Uzumi bersama rekannya sudah mulai bergerak.
[Kembali Ke Sudut Pandang Veronica]
Memproses Body Rest. Sukses!
Waktu: 24 jam
Satu hari terlewati dengan Veronica kembali untuk berada di samping Alan agar memastikan cairan nutrisi terus mengalir ditubuhnya sebab pemberitahuan tentang Alan tidur selama 2 hari penuh hanya Veronica yang mengetahuinya sehingga dia harus memastikan perawat mengganti sisa cairan nutrisi dengan cairan nutrisi yang baru.
Tenku terkadang mau memeriksa apa yang sebenarnya terjadi kepada Alan karena satu hari, dia tidak melihat keberadaannya tetapi Hayamura selalu datang di waktu yang benar-benar mengganggu pengawasannya sehingga Tenku mengurungkan niat untuk melihat kondisi Alan di rumah sakit.
Sesaat Alan berada pada masa istirahatnya tiba-tiba dia melihat akan kenangannya 3 tahun lalu, terlihat sangat samar-samar seperti ada sesuatu yang berusaha untuk menutupi ingatan tersebut. Pada saat dia bekerja untuk mempersiapkan dekorasi pernikahan, Alan dengan ayahnya yang sudah sekian lama tidak bertemu sedang meminang wanita lain tepat dihadapan keluarga yang pernah dia tinggalin.
Sebelum pernikahan tersebut, Alan menemui ayahnya di sebuah gudang bekas dari rumah besar milik istri baru ayahnya.
"Alan, apa sulit untukmu menjalani hidup seperti itu?" tanya ayahnya dengan wajah tersamarkan oleh kabut
"Berisik!" gumam Alan
"Menjadi tulang punggung keluarga begitu sulit, bukan?" tanya ayahnya lagi
"Ibumu itu sudah tidak berguna lagi, adikmu masih bisa mencari uang dengan tubuhnya dan kamu satu-satunya yang masih bisa bersama ayah maka ikutlah denganku. Alan, tinggalkan mereka!" teriak ayahnya
Alan menolaknya sambil berhenti bekerja untuk mendekorasi pernikahan tersebut lalu ingatan berubah lagi.
[Mobil Melaju Dengan Cepat]
[Tabrakan]
Tubuh ayahnya terluka parah dengan terjepit setir mobil yang sudah penyok merusak kedua tangan dan kakinya. Alan menghampiri kecelakaan tersebut berniat memanggil bantuan tetapi saat mengetahui korban kecelakaan adalah ayahnya, terlihat ekspresi Alan penuh dengan dendam dan rasa amarah yang begitu besar.
"To-tolong ban-bantu aku!" minta ayahnya dengan mulut bersimbah darah
Alan mengambil ponsel milik ayahnya kemudian meletakkannya di samping kursi mobil.
"Ini terdengar nostalgia untukmu, ingat dengan ucapanmu saat meninggalkan kami?" tanya Alan sambil menyeringai
"A-alan bantu ayah, nak!" minta ayahnya
Alan merasa kesal pada dirinya sendiri karena sudah memanggil bantuan dengan memakai ponsel ayahnya, perasaan benci dan marah meluap bagaikan api yang membara tapi dia masih peduli kepada ayahnya.
[Sirene Polisi Dan Sirene Ambulan]
"Menjauh dari keluargaku jangan pernah menyentuh ataupun menemui kami. Terimalah konsekuensi akibat menelantarkan keluargamu sendiri!" ucap Alan sambil meninggalkan ayahnya
......................
Memproses Body Rest. Sukses!
Waktu telah habis, mengistirahatkan tubuh dan pikiran Tuan Alan telah diselesaikan!
Proses Status Aktor Alan. Sukses!
TUBUH : 97%
SUARA : 97%
KONSENTRASI : 97%
IMAJINASI : 97%
OBSERVASI : 97%
EMOSI : 97%
PIKIRAN : 97%
PENGHAYATAN : 95%
SKILL AKTOR : Virtual Script, Stage Mastery, Penjiwaan Akting, Acting Mastery, Pesona Tubuh, Ketakutan Berlebihan
TITLE: Professional Actor
Telah sukses diperbarui!
Sinar matahari di pagi hari menyinari Veronica seketika dia terbangun sambil melihat Alan telah menyelesaikan istirahatnya.
[Mengelus Kepala Veronica]
"Pagi sayang!" ucap Alan sambil tersenyum lembut
"Iya!" ucap Veronica sambil mengambil telapak tangan kanan Alan lalu menyentuhkan di pipinya
Bersambung....