
Pukul 19.15 keluarga Bagas sampai dirumah Nesya,Pak suryo dan Bu Fatma pun menyambut kedatangan keluarga Bagas di teras rumah.
"Asalamualaikum........" Salam seluruh keluarga Bagas
"Waalaikumsalam......." Jawab Bapak dan Ibu Nesya.Mereka pun mempersilahkan keluarga Bagas untuk masuk ke dalam rumah.
Setelah semuanya duduk Pak Suryo memanggil Nesya,Kak Andri juga Kak Dewi untuk diperkenalkan ke keluarga Bagas.
"Iya jadi kenalin ini Andri anak sulung laki laki saya kalian pasti sudah mengenalnya kan,dan ini Dewi istri Andri menantu saya.." Ucap Pak Suryo pada seluruh keluarga Bagas.Andri dan Dewi pun menyalami semua keluarga Bagas.
"Oh iya ngomong ngomong Bagas kemana ini kok gak kelihatan?" Tanya Bu Fatma pada keluarga Bagas.
"Oh Bagas nanti nyusul jeng,palingan sebentar lagi dateng." Ucap Bunda menyahuti pertanyaan Bu Fatma.
Tak berselang lama bel rumah berbunyi dan terdengar suara salam.
"Oh itu mungkin Bagas biar saya yang buka pintu nya!"
Ucap Nesya yang langsung menuju pintu.
"Wah lihat tu Nesya kayaknya udah gasabar pengen lihat muka Bagas dan nentuin tanggal nikah nya."Ledek Kak Andri yang membuat semua orang siruangan itu tertawa.
Saat membuka pintu Nesya agak kecewa karena yang datang bukanlah Bagas melainkan Candra.
Candra yang menyadari hal itu pun langsung berucap pada Nesya." Eh lo kok kayak gaseneng sih liat gua dateng?"Nada agak kesal.
"Bukan gitu, tadi gua kira yang dateng Bagas eh ternyata malah elo,Tapi yaudah deh yuk masuk!" Ajak Nesya pada Candra.
"Ishh liat muka lo ketara banget lo gasuka kalau gua dateng,yaudah deh gua balik aja gua gamau kalau nanti gua masuk terus lo nya ga ikhlas makanan yang gua makan gajadi daging!."
Baru Nesya akan membalas pernyataan Candra yang agak ngeselin,tapi tiba tiba seseoarang menjawab pernyataan Candra tadi.
"Gamungkin lah makanan yang kamu makan gajadi daging! lah wong makanmu aja banyak masa gaada yang nyangkut sih." Ucap Bagas yang tiba tiba datang, sambil menepuk bahu Candra.
"Eh lo bro! loh kok baru dateng?"
"Iya tadi ada urusan pekerjaan penting yang harus di selesaikan dulu."
"Oh ya ini kita ga di suruh masuk apa Nes?" Tanya Candra pada Nesya yang diam saja.
"Eh iya lupa,habisnya dengerin kalian ngobrol jadi lupa, yaudah ayo masuk udah ditunggu sama yang lain." Mempersilahkan Bagas dan Candra masuk.
"Eleh yang ditunggu cuma Bagas doang gua di sini serasa cuma jadi penonton alay yang dibayar cuma sama makanan buat nonton acara pertemuan keluarga"
"Lah itu tau!" Ucap Nesya membenarkan kata kata Candra.
Nesya pun hanya menganggukkan kepala sebagai
jawaban sementara Candra tersenyum senang karena di bela Bagas.
Saat sampai di ruang keluarga Candra memperkenalkan diri sebagai sahabat Nesya dan Bagas lalu ia duduk di sebelah Kak Andri, Sedangkan Bagas langsung duduk di sebelah Ayahnya.
"Baik karena Bagas sudah datang,saya ingin menyampaikan maksud kedatangan kami kesini adalah untuk silahtuhrahmi dan untuk melamar Ganesya untuk Putra kami Bagas, sebelumnya saya minta maaf jika halu ini mengejutkan keluarga Pak Suryo,Tapi melihat kedekatan Bagas dan juga Nesya jadi kami berkeinginan untuk menyegerakan hubungan baik ini! Bukankan sesuatu yang baik harus disegerakan begitu Pak Suryo?"Kalimat panjang Ayah membuka pembicaraan sekaligus membuat keluarga Nesya terkejut.
'Apa kenapa tiba tiba jadi acara lamaran katanya kan hanya makan malam bersama,ini pasti ulah Bunda,mana belum beli cincin lagi.' Dalam hati Bagas.
'Ya Tuhan kenapa aku jadi di lamar hari ini sih,aku belum dandan lalu bagaimana hasil foto lamaran nanti'Nesya
'Wah Nesya bilang cuma acara makan malam ternyata oh ternyata,kalau ini acara lamaran gua salah kostum dong'Candra
'Ya ampun aku ga ada persiapan buat acara lamaran lagi gimana ini,kira kira masakan tadi cukup gak ya buat dibungkus buat keluarga nya Bagas' Bu Fatma
'Lah ini kok jadi acara lamaran,mana belum siapin kata kata buat nerima lagi wadohh gimana ini jawabnya' Pak Suryo
'Yah mana kamera nya yang ada dirumah cuma satu lagj,yang lainnya di studio gimana fitoinnya ini kalau acara sepenting ini gak di abadiin kan sayang'Kak Andri
'*ih romantis banger pertemuan keluarga pertama langsung di lamar jadi keinget dulu' Kak Sisil
'Oh iya tadi cincinya tak taroh mana ya'Kak Zima yang lupa taroh cincin lamaran*
"Jadi gimana Pak Suryo apa niat baik ini diterima?" Ucapan Ayah Bagas yang menyadarkan orang orang dari lamunanya masing masing
"ehemmm"Untuk menetralkan suara dan pikiran nya kembali Bapak berdehem." Kalau kami sebagai orang tua nya Nesya setuju kalau Bagas mau mempersunting Nesya buat jadi Istrinya,Tapi keputusan itu Nesya yang tentuin gimana Nesya kamu menerima lamaran nak Bagas buat kamu?"Tanya Pak Suryo pada Nesya
'*Huh syukurlah jawabanku tadi lancar,untung aku masih ingat waktu Bapak nya Dewi menerima lamaran Andri,untuk selanjutnya ku serahkan padamu nak,selamat berjuang mencari kata kata yang baik untuk mnjawab lamaran nak Bagas' Dalam hati Pak suryo.
"Maaf tapi saya tidak bisa" Jawaban Nesya yang membuat semua orang terkejut
**Deg**....
'Kenapa Nesya bilang tidak,apa dia marah karena lamaran ini terlalu mendadak apa karena dia tidak yakin padaku atau ada alasan lain?' Bagas bertanya tanya dalam hati
'*Ini gara gara Bunda nya Bagas pakek acara kejutan kejutan segala,sekarang lihat Bagas di tolak lamaran nya,bagaimana ini aku jadi gagal punya cucu menantu baru deh' Nek Anik
'Matilah Aku kalau Bagas di tolak dan dia tau kalau aku yang buat acara lamaran mendadak bisa marah besar didia'Bunda
Hai hai maaf ya kalau masih banyak Typo bertebaran😊Di tunggu like dan komen yang membangun ya kakak kakak pembaca semua 😘😘😘😘Ok SEE YOU NEXT EPISODE🙌Salam Kasih Author😘😍**