
10 menit setelah Bagas pulang Nesya keluar dari kamarnya dilantai 2 dan menghampiri ibunya yang sedang memasak didapur
"Loh ibu kok disini Bagas di depan sama siapa,sama ayah ya?" Tanya Nesya sambil duduk di kursi meja makan.
"Eh kamu udah selesai mandinya,sini bantuin ibu masak makan malam" sahut ibu tanpa menoleh ke arah Nesya
"Ibu ih ditanyanya apa jawabnya apa" sambil menghampiri Ibu dan membantu mencuci sayuran.
"Iya Bagas udah pulang,habisnya nungguin kamu mandi lama banget,kayak nunggu ayam jantan bertelor" ledek Ibu.
"Ih... Ibu mah sukanya ngledek aja" katanya cemberut
"Udah gak usah cemberut sini bantuin ibu masak aja,kalau nyuci sayuran jangan lama-lama nanti berubah putih loh sayurannya!" cicit Ibu yang masih fokus masak."hehe iya bu..."
Ibu dan Nesya pun melanjutkan memasak sambil mengobrol tentang banyak hal.
~Dirumah Bagas~
Bagas sampai rumah sekitar pukul 17.00 WIB.
"Asalamualaikum... bun" sapa Bagas yang menghampiri Bundanya yang sedang bersantai diruang keluarga
"Walaikumslam nak"ucap Bunda mencium pipi Bagas
" Bunda kok main cium-cium Bagas sih kan geli"pura-pura cemberut
"Alah banyak gaya kamu" sambil mengacak-ngacak rambut Bagas
"Hehe endak bun bercanda" sambil mengacungkan 2 jari nya membentuk huruf 'v'
"Iya Bunda tau,udah kamu cepetan mandi ya nanti kalau ayah sama Kak Rendra pulang biar bisa sholat berjama'ah"
"Iya bunda sip" ucap Bagas sambil bangkit menuju kamarnya,namun langaknya terhenti,ia pun berbalik dan berucap"Kak sisil sama Nisca mana bun kok gak kelihatan"
"Ada tu di taman belakang kak Sisil lagi ngajak Nisca liat ikan biar gak rewel,kamu mandi dulu baru ketemu sama Nisca" Titah bundanya
"ok bun aku keatas dulu ya"
~Di Rumah Nesya~
Semua anggota keluarga sedang menjalankan sholat maghrib berjama'ah di ruang sholat,yang diimami oleh ayah,dan makmumnya Kak Andri,Ibu,Kak Dewi(Istrinya kak andri)dan jelas aku.
"Asalamualaikum warahmatullah....2×"ucap ayah tanda di akhirnya sholat maghrib berjama'ah kami.Dan dilanjutkan berdzikir,membaca doa dan membaca Al-qur'an sampai waktu sholat isya'.
Setelah selesai melaksanalan sholat maghrib dan Isya' berjama'ah kami pun membereskan peralatan sholat dan menuju ruang makan untuk makan malam bersama.
~Di Ruang Makan~
" Nesya kamu kan bentar lagi lulus rencana nya mau kerja dimana"*Tanya kak Andri memulai pembicaraan.
"Aku sih udah nglamar jadi guru di SMU TUNAS BANGSA sama di SMA PELITA JAYA kak" sahutku atas pertanyaan Kak Andri.
"Kenapa enggak nglamar di SMP MERDRKA aja dek kan bisa satu sekolah sama kakak" ucap kak Dewi.
"Enggak ah kak,nanti aku malah nyusahin Kakak,lagi pula aku gak pengen orang-orang bilang ih Nesya itu saudaranya Bu.Dewi yang Wakasek mangkannya bisa jadi guru disitu"
"Ya udah deh terserah kamu,tapi nanti kalau ada kesulitan jangan sungkan minta bantuan kak yak dek" ucap kak Dewi tulus
"Ok dolke kak"
"Kalau kamu gak diterima kamu kerja aja di tempat pemotretannya kak Andri kan kamu jago foto,iya ngak Ndri?" kata ayah meminta pendapat Kak Andri.
"Boleh juga tuh yah,ide bagus lagi pula aku butuh seorang asisten" Jawab kak Andri semangat*.
"Ya ampun do'a nya ayah jelek banget sih" ucap Nesya menimpali
"Iya kan seumpama nes,kalau do'a ayah mah yang terbaik buat Nesya pastinya"
"Ya udah ngobrolnya dilanjutin nanti,sekarang habisin dulu makananya ok" ucap ibu,dan kami mengangguk sambil menghabiskan sisa makanan di piring.
Selesai makan kak Dewi dan Ibu mbereskan sisa makan malam sedangkan Nesya dan yang lainnya duduk manis diruang keluarga sambil menonton Tv.Tak lama Ibu dan Kak Dewi datang dengan membawa martabak asin dan puding susu yang Nesya dan Ibu buat sore tadi.
"Ini dimakan buat nemenin nonton Tv" ucap ibu yang ikut duduk lesehan di karpet diikuti kak Dewi di sebelahnya
"Oh iya yah tadi sore Bagas nganterin Nesya pulang loh" ucap ibu pada ayah
"Oh iya... sudah lama ya Bagas gak pernah mampir kerumah"Jawab ayah sambil mengambil martabak.
" Iya yah dia baru pulang dari tugas negara"ucap Nesya.
"Ayah tau nggak apa yang dibilang Bagas ke Ibu?"
"Ya nggak tau lah kan Ayah nggak ada di TKP tadi"jawab ayah santai
"Tadi Bagas bilang mau serius sama Nesya,katanya lusa mau dikenalin sama keluarga besarnya Bagas"
ucap ibu memberitahu ayah
"Alhamdulillah kalau begitu anak kita udah ketemu jodohnya...kamu giman nak mau dikenalin sama keluarga besarnya Bagas,udah siap?"
"Jelas mau dong yah kan Nesya sama Bagas udah pacaran dari jaman SMA" sahut kak Andri sebelum Nesya menjawab
"ihh apaan sih kak"
"gausah malu-malu gitu deh kakak tu tau isi pikiran kamu"
"udah-udah gimana Nes emangnya kamu udah siap buat membina ****Rumahtangga***?"
"Insyaallah siap yah" jawab Nesya mantap
"ya udah kalau kamu siap dan kamu cinta mah ayah sama Ibu ngerestuin kamu,ya kan bu"
"iya yang penting kamu bahagia sayang" timpal ibu
"beneran yah,Alhamdulillah makasih ya,Ayah sama ibu emang palaing best deh pokok nya"
Nesya pun memeluk kedua orang tuanya,ia sangat bersyukur karena mendapat keluarga sebaik ini,ia juga berharap nantinya keluarga kecilnya juga bisa bahagia seprti ini*.