Perfezione

Perfezione
Episode 16



Bagas dan Nesya sudah keluar dari hotel,dan sekarang berada di dalam taksi untuk kerumah orang tua Bagas untuk mengambil mobil.


"Asalamualikum...."Salam mereka saat sudah sampai di depan pintu rumah.


Tak lama langsung terdengar suara Bunda menjawab dari dalam"Waalaikumsalam,,sebentar...."


"Loh nak kok sudah pulang,gak langsung lanjut bulan madu?" ucap Bunda saat sudah membukakan pintu untuk mereka


"Bagas sama Nesya mau ambil baju lagi bund,sama sekalian mau pakai mobil sendiri!" Ucap Bagas sambil mencium tangan Bunda yang juga di ikuti Nesya.


Mereka masuk ke dalam rumah,terlihat semua anggota keluarga masih lengkap.Karena mereka akan kembali aktivitas minggu depan.


Nesya dan Bagas langsung masuk ke kamar setelah bercengkrama sebentar dengan keluarga yang ada di bawah.Beristirahat sebentar sebelum melakukan perjalanan jauh nanti.


Mereka segera turun untuk makan bersama setelah kak Zima memanggil mereka yang sudah di tunggu keluarga,di meja makan.


"Ehhmmm manten anyar lama banget keluar kamar,,masih siang bolong juga" Cletuk kak Rendra yang membuat semua orang juga menggoda pasangan manten anyar ini.


"Biasa lah namanya juga manten anyar,,masih anget-anget nya kayak kamu ga pernah ngerasain aja..." saut kak Bima menimpali.


"yaampun bahasa nya no sensor banget sih,,liat nih di sini ada jomblo plus anak di bawah umur!" Ucap Resyakila sambil berpura-pura polos.


"Hahahahh sudah sudah kalian ini becanda terus kapan ini mulai makannya!,cacing di perut Ayah sudah demo semua ini."


Ucapan Ayah yang menghentikan bahasan tentang manten anyar ini.


Mereka makan dengan hati yang bahagia,karena jarang sekali keluarga ini bisa berkumpul dalam satu meja makan,pada saat makan siang juga terjadi perbincangan berbincangan kecil yang mengundang gelak tawa.


Mulai dari Resyakila yang pura pura sakit saat akan di datangi orang yang menyukainnya,kak zima yang salah memakaikan baju untuk si kembar,dan tentunya bahasan tentang manten anyar yang sedang berbunga bunga.


Badah Asar Bagas dan Nesya pamit berangkat berbulan madu.Tentunya sebelum itu mereka juga di titipi oleh oleh yang sama dari semua anggota keluarga yakni Adek Bayi baru.


Akhirnya mereka berangkat ke salah satu pantai di kota itu.Di perjalanan mereka berhenti saat waktunya sholat.


Nesya menunggu di mobil saar Bagas melaksanakan Sholat Maghrib dan Iaya'.Mereka melanjutkan perjalanan setelah Bagas selesai sholat.


Bagas memutar radio untuk menyelingi obrolan mereka,sesekali mereka juga ikut menyanyikan lagu saat ada sebuah lagu yang tak asing ditelinga.


Baiklah para pendengar semuannya,lagu sepesial untuk kita semua berjudul Cinta Surga yang dinyanyikan Aurel dan Arsya selamat mendengarkan


Setetes embun pagi Menghapus perihku


Yang dulu terluka kini tlah membaik


Kembalikan cinta dari surga


Hangatnya sentuhan cintamu Meluluhkan hati


Yang dulu membeku kini telah mencair


Selamanya kan tetap begitu


Kau yang terbaik untukku


Ku tak bisa bila harus tanpa kamu


Cinta kita cinta surga sampai mati tetap bersama


Kau dan aku kau dan aku selamanya


Hangatnya sentuhan cintamu Meluluhkan hati


Yang dulu membeku kini telah mencair


Selamanya kan tetap begitu


Kau yang terbaik untukku


Ku tak bisa bila harus tanpa kamu


Cinta kita cinta surga sampai mati tetap bersama


Kau dan aku kau dan aku selamanya


Cinta kita cinta surga sampai mati kan bersama


Kau dan aku yang terbaik


Kau dan aku selamanya


Kau yang terbaik untukku


Ku tak bisa bila harus tanpa kamu


Cinta kita cinta surga sampai mati tetap bersama


Kau dan aku kau dan aku selamanya


Nesya dan Bagas menuanyikan lagu bersama.


"Sya....aku harap kisah cinta kita akan seindah lagu ini,aku harap cinta kita bukan hanya sampai di dunia tapi sampai disurga." Ucap Bagas yang masih mengemudi dengan satu tangan dan tangan satu nya menggenggam erat tangan Nesya.


"InsyAllah,,semoga cinta kita abadi seperti kisah cinta Habibie dan Ainun." Nesya membalas dengan senyuman hangat yang meneduhkan.