PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Nguping Masalalu Pak Mario Yang Belum Kelar



" Mario...!!!" panggil Glacia di koridor sekolah, pak Guru killer satu itu baru saja keluar dari ruang osis, Sebenernya Mario enggan menoleh dia sudah tau, siapa yang berani memanggilnya hanya menggunakan nama ketika di sekolah, benar benar tidak profesional


" Mario wait...!!!!" panggil Glacia lagi lalu berjalan dengan lebih cepat mengejar Mario, Mario menoleh dengan malas


" Mrs Glacia... ada yang bisa saya bantu..." tanya balik Mario menyapa si mimisan


" Gak usah pakai bahasa terlalu formal kali beib... kita cuman berdua lhoo... kalau you bersikap gini terus kita akan seperti orang asing yang gak pernah saling ada ikatan...." tegur Glacia, sepertinya doi gak nyaman dengan sikap Mario pada nya


" Maaf Mrs Glacia... tapi ini tetap dilingkungan sekolahan... saya hanya menjaga sikap dengan anda selaku rekan guru... saya tak mau ada kesalah pahaman seperti kemarin..." balas Mario tenang


" Gak ada yang salah paham honey....bukan kah memang bagus jika semua orang tau soal kita...!!!!"


" Saya rasa tidak dulu membahas hal itu Mrs... alangkah baiknya jika kita focus dengan tigas masing masing...!!!!" Mario segera pergi, doa harus sesegera mungkin menghindar dari Glacia, sepertinya gadis ini mulai mencari cara untuk menjeratnya lagi


" Beib...!!!" Glacia menarik tangan Mario, membuat tubuhnya yang mungil terpelanting di dada kekar Mario


" Kenapa sikap mu sedingin ini pada ku...!!! kamu tau bukan kalau aku gak bisa kamu acuhkan... beib please... aku masih mau melanjutkan hubungan kita... bukan kah semua nya memang masih baik baik saja kan...??? aku masih Glacia yang dulu... yang stylish, friendly, manja sama kamu dan selalu bertingah manis didepan mu... aku sama sekali tak berubah...!!! aku masih mau merajut kembali cinta kita sayang..."


Vellicia dan duo beastie nya kebetulan lewat koridor dimana pak Mario dan mrs Glacia sedang membahas kenangan diantara mereka, membuat ketiga nya terdiam kepo,meguping apa yang mereka bicarakan


" Aku tau kamu juga masih memiliki rasa dan harapan itu kan...????" Glacia kembali memperjelas, memaksa Mario kembali pada kisah percintaan mereka


Vellic menatap tajam, hatinya sudah bergetar tak karuan, dia hanya tinggal menunggu jawaban Mario, apakah laki laki dewasa piliham daddy bisa dipegang ucapan nya


" Tapi semua nya telah berubah setelah kau pergi...!!!" sahut Mario dingin


" M... maksud kamu...??? apa maksudnya sayang...!!!" tanya Glacia panik, kaget dengan apa yang diucapkan Mario


Mody dan Rista saling pandang


" Sayaang...!!!!" Gumam Mereka bebarengan


" Glacia dengar... aku minta maaf jika aku menyakiti mu tetapi sepertinya sudah cukup... aku tidak ingin membahas masalalu kita lagi... dengan aku sudah cukup bersabar setia menunggu kamu yang pergi tanpa ada seoatah kata pun, kamu meninggalkan ku begitu saja tanpa peduli... bahkan memberikan harapan palsu pada keluarga ku terutama mama ku... kurasa ini sudah cukup... aku sudah menganggap nya selesai..." tegas Mario


" Kenapa...??? Why Mario Why...???? aku pergi karena aku harus melanjutkan kuliah ku bukan..!!! dan kau tau itu... kenapa mempermasalahkan hal itu...!!!" protes Glacia


" Aku tau... tetapi kau menggunakan itu sengaja untuk meninggalkan ku bukan... agar kau mudah melepaskan dirimu dari cintaku...sudahlah Glacia aku sebenarnya tak ingin lagi membahas hal itu... luka itu sudah ku sembuhkan sendiri... aku tak mau membahasnya lagi...!!"


" Kau salah paham sayang... kamu terlalu over thingking menilaiku...!!! aku berusaha kembali... aku berusaha mencari tau keberadaan mu sampai aku rela jadi guru seperti ini karena aku mau dekat dengan mu lagi... aku mau disamping mu lagi sama sama sama kamu lagi kayak dulu....!!!"


" Apa...!!! jadi si mimisan itu jadi Guru cuman karena pengen balikan sama pak Mario...!!!" umpat Mody kaget


" Gila yaahhh... kok bisa sekolah nerima tenaga pengajar yang gak serius gitu... yang niat mau mengabdi lohhh banyak...!!!!"


" Maaf Glacia... tapi aku tak bisa lagi...aku tak bisa menjalin kembali hal yang sudah lama ku tinggalkan...!!!" tolak Mario, dia memang sudah tak ada rasa apapun dengan Glacia


" Tapi kenapa...??? jelaskan pada ku kenapa...!!!" desak Glacia yang tak terima dengan penolakan dari Mario, dia yang sudah over thingking yakin seratus persen bakalan diterima dengan baik oleh Mario tidak bisa menerima jika nyatanya Mario menolaknya


" Apa kamu sudah punya pacar...??? siapa gadia itu...apakah lebih perfeck dari ku... dia lebih cantik... lebih asyik... lebih contemporary... Fashionable... apa dia smart...!!! dia bisa mengerti kamu... tau apa yang kamu butuhkan...!! dia bisa merawatmu dengan baik melayani semua kebutuhan mu Haaahhh... katakan Mario apakah dia lebih hebat dari ku...!!!!"


Ucapan Mario barusan bagaikan halilintar yang menyambar hati Glacia membuatnya hancur keping tetapi juga menjadikan bunga bunga indah bertebaran untuk Vellicia, gadis kecil itu tanpa sadar senyum senyum ke Ge Eran sendiri


" Fu*k....!!!! No...!!! aku tidak bisa menerima itu...!!!" umpat Kasar Glacia yang tak terima


" Jangan siksa dirimu dengan memaksakan sesuatu yang tidak bisa kamu paksakan Glacia...!!"


" Aku tau kau menerima nya karena aku kan...!!! karena aku yang pergi dan menurutmu meninggalkan mu... jadi kau lelah menunggu ku hingga kau membuka hati untuk nya... iya kan..??? Hmmm setidaknya aku masih menang... dan aku pasti bisa merebutmu kembali...!!!" tuding Glacia


Entah kenapa Mario melihat orang lain dalam diri Glacia, Glacia memang ambisius tetapi dia tak pernah bersikap seperti ini soal urusan cinta... kenapa dia seakan sekarang memaksa Mario dan tak terima dengan kenyataan yang sudah terjadi... apa ada hal yang dia sembunyikan...????


" Kau salah...!!! aku sudah sabar menunggu mu... tersakiti karena ketidak pastian mu... meninggalkan ku semaumu...!!! namun kareba dialah aku merasa dia telah mengobati kebodohan ku... dia telah menyadarkan ku bahwa kesetiaan dan ketulusan itu adalah perjuangan... bukan sesuatu yang disepelekan...!!!" jawab Mario yang makin membuat Vellic terbang ke nirwana


" Dia gadis lucu yang kada menyebalkan... tetapi aku sangat takut jika melihatnya menangis... dia memang unik dia bahkan tak mengerti bagaimana caranya melayani kebutuhan ku... tapi dia sudah berhasil mengambil hatiku yang tidak bisa aku ambil kembali...." Mario malah senyum senyum sendiri menbayangkan tingkah konyol dan ekspresi Wajah Vellic kalau lagi merajuk membuat Glacia makin marah dan kecewa


" Stoooppp Mario Stoopp...!!! aku tak peduli dengan pujian mu terhadapnya...!!! aku hanya mau kau kembali pada ku.. kita perbaiki semuanya kita mulai dari awal lagi... kita pasti akan bahagia seperti dulu sayang... please... ku mohon... aku tidak bisa hidup tanpa kamu sayang...!!!" rengek Glacia memelas pada Mario


" Baiklah aku tidak akan mengatakan apapun lagi soal gadis itu dengan mu tapi aku mohon jangan lagi mengungkit masa lalu yang sudah kau tinggalkan... aku manusia biasa punya hati dan batasan nya...!!!" tegas Mario sambil pergi


" Tunggu...!!! apa karena gadis itu yang membuat mu tidak lagi berada dirumah...!!!!" tanya Glacia


Membuat semua yang mendengarnya kaget, Mario menghentikan langkahnya, sedang Vellic dan duo kurcil kaget, tegang


" Aku kemarin datang kerumah mu... bibi bilang kau sudah tidak tinggal dirumah mama Claudia lagi...!!!"


" Aduuuhhh si bibi pasti keceplosan...!!!" gerutu batin Mario


" Haaahhhh... seriusan pak Mario gal tinggal dirumah mewahnya lagi...???" tanya Rista ngerespon kata kata Mis Glacia


" Mungkin pengen mandiri kali tinggal di apartemen gitu... tapi si mimisan gak dikasih tau... kan gak penting...!!!" sahut Vellic berusaha memblokir kecurigaan yang mungkin takut terjadi


" Beneran kan...!!! gue udah feeling kalau si mimisan pasti ada ikatan sama pak Mario... ternyata mantan pacarnya yang blm kelar... berarti bener kecurigaan gue..." gumam Mody yang udah mirip detektif aja gayanya


" Jawab Mario...!!!" bentak Glacia geram


" Aku rasa itu bukan urusan mu... apapun yang kulakukan dalam hidup ku tidak harus kau tau.. ingat kau bukan siapa siapa ku lagi...!!!" tegas Mario lalu melanjutkan langkah nya pergi


Vellic bersorak gembira ria... betapa dia happy Mario benar benar mengabaikan si mimisan yang sok perfeck itu


" Syuuukuuurrriiinnn.....!!!!!"


Bersambung~


Jangan lupa kasih Vote yang banyak ya Readers


Happy Reading...