PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Penghakiman



Mario berjalan ke depan aula, mendekati Vellic lalu menggenggam tangan nya erat, membuat semua orang disana makin menjadi jadi menyalahkan mereka, bahkan srapah untuk Vellic dan Mario terlontar begitu saja dari mulut murid murid yang geram dengan kelakuan mereka


" Gila malah pamer kemesraan...!!"


" Emang gak tau diri mereka itu... guru sama murid sama sama gila...!!"


" Ini harus di keluarkan...!!! mereka udah terang terangan melanggar aturan sekolah...!!"


" Pak Mario kan guru BK kenapa malah ngasih contoh yang buruk...!! berarti sekedar ngerokok gak masalah donk...!!! guru nya aja nikahin muridnya yang masih sekolah...!!"


Banyak cuitan cuitan penghakiman dari mereka, menyalahkan begitu saja informasi yang mereka dengar


" Bapak kepala sekolah yang saya hormati... para dewan guru dan juga murid murid kelas XII... ijinkan saya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi..." Mario angkat bicara


" Paling si Vellic bunting...!!! gila sih kadal juga nih guru kita...!!" celetuk Bonni seenaknya


" Ya betul... ngapain kalau gak kek gitu harus nikah pas masih sekolah...!!" seru yang lain


" Silahkan pak Mario... kami juga butuh penjelasan anda... saya ingin anda menjelaskan disini didepan kami semua..." pak Kepsek menekan kata kata nya menunjukan ketegasan nya sebagai pemimpin


" Saya memang sudah menikahi murid saya... melakukan kesalahan besar sebagai seorang guru... melanggar aturan dan peraturan sekolah...tetapi bukan karena Vellic hamil atau kami pernah melakukan kesalahan diluar nikah...!!" tegas Mario


Kali ini semua diam sepertinya ingin memberikan kesempatan pada guru tampan satu itu untuk menjelaskan semua nya


" Tentu kalian masih ingat kejadian setahun yang lalu... ketika Rendy tiba tiba masuk ke kamar Vellic dan menaruh kamera di kamarnya...!!! tentu kalian tidak lupa hal itu bukan...??? kenapa itu bisa terjadi... Karena Vellic tinggal sendirian hanya bersama bibi... tanpa pengawasan dan kontrol orang tua..."


" Kalau kalian heran mengapa setelah itu rumah Vellic selalu tertutup... jika ada kalian yang datang harus ijin Vellic... tentu nya orang tua Vellic trauma dan waspada setelah apa yang terjadi pada anak gadisnya..."


" Lalu apa hubungan nya dengan menikah dengan anda pak Mario...!!" tanya bu Murdia


" Bukan kah dengan memberikan pengawasan lebih ketat itu sudah cukup...!!"


" Kedengaran nya simple bu Murdia... tetapi anda sebagai wali kelas tentunya tau jika orang tua Vellic dan saudara nya berada di luar negeri...!!"


" Saya dan Vellic telah dijodohkan... seharusnya pernikahan itu terjadi setelah Vellic lulus kuliah nanti... itu perjanjian orang tua kami...tetapi ketika kejadian itu terjadi pada Vellic semua berubah... om George memaksa saya untuk menjaga Vellic 24 jam, mengawasi pergaulan dia... dan membantu Vellic menjadi lebih baik, tidak suka datang terlambat, bandel... keluar malam..."


" Tentu nya hal itu tidak bisa dilakukan ketika saya tidak ada hubungan apapun dengan Vellic... bisa bisa kami di cap orang tak memiliki moral dan etika jika tinggal dalam satu rumah tanpa status... itu sebab nya mengapa saya berani mengambil resiko ini... mengambil kesalahan besar dengan menikahi Vellic disaat masih berstatus pelajar..."


" Tapi tetap pak Mario... perbuatan anda tidak bisa dibenarkan... apapun alasan nya... anda tetap sudah melakukan kesalahan besar... menjadi contoh buruk bagi murid murid... apalagi anda adalah seorang guru BK... ini sangat sangat tidak pantas...!!" tolak pak Kepsek membantah penjelasan Mario


Sebenarnya penjelasan Mario cukup masuk akal tapi tetap apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan dan ini bisa menjadi contoh buruk bagi murid murid lain


" Aduuhh Mo gimana nih... gue gak tega kalau Vellic sampai di bully... ini yang gue takutkan selama ini Mo..." keluh Rista


" Apapun yang terjadi kita harus tetep bela Vellic Ris..." sahut Mody


" Untung nya si Ica gila itu ngebeberin rahasia setelah selesai ujian... kalaupun Vellic di keluarin dia tetep dapet ijasah... gak sayang kan perjuangan kita selama ini buat nutupin rahasia..." ujar Rista lagi


" Si Sindy tobat eehh temen nya sekarang menggila...!!"


" Maafin saya teman teman... kalian boleh kecewa.. marah.. atau mungkin mau ngata ngatain saya... saya sudah berusaha mencegah semua nya... saya sudah menolak... bahkan sampai kabur dari rumah... tapi keputusan daddy adalah keputusan yang hak... tak bisa di ganggu gugat lagi..." Vellic meminta maaf sembari menunduk, dia tak ada muka lagi untuk menatap teman teman nya, apalagi teman sekelasnya terlihat wajah mereka syok dan kecewa


" Kalian boleh benci kami... kami adalah contoh yang buruk... kami siap menanggung resiko apapun..."


Mario tetap menggandeng tangan Vellic erat, seakan menjelaskan bahwa apapun yang terjadi dia akan berdiri didepan melindungi Vellic, apapun yang terjadi akan dihadapi bersama


" Jika saya memberikan keputusan sekarang tentu menyalahi aturan pak Mario... meskipun sebenarnya bisa saja... melihat apa yang sudah kalian lakukan... bukan hanya soal menjatuhkan nama baik guru dan sekolah tapi saya sangat kecewa pada anda...tapi biarlah keputusan ini menjadi putusan dari komite sekolah..." sahut pak Kepsek


" Termasuk Vellic... kamu sudah menyelesaikan Ujian Nasional... kalaupun kamu di keluarkan tetap statusnya lulus dari sekolah kami..."


" Anak anak semua... ini adalah pelajaran dan contoh buruk bagi kita semua... seorang guru bahkan guru BK yang seharusnya menjadi contoh baik malah melakukan kesalahan besar yang menyalahi aturan sekolah... ini tidak untuk ditiru... apapun alasan nya... sebab tidak ada aturan yang membebaskan siswa atau siswi yang masih berstatus pelajar melangsungkan pernikahan..." wejangan pak Kepsek dengan wajah kecewa menahan marah


" Lalu apakah seorang guru boleh menikahi muridnya...??? boleh... sangat diperbolehkan asalkan sudah bukan status pelajar lagi..."


" Waaahh enak ya yang lain masih pada asyik main dia udah belah duren...!!"


" Paling pak Mario yang udah ngebet gak bisa nahan lagi..."


" Pantess kemarin ada mantan pacar nya sok gak peduli lagi ya... udah dapet daun muda sih...!!"


" Jangan jangan miss Glacia kemarin udah tau rahasia mereka makanya mau nyelakain Vellic..."


" Tenang sayang... jangan hiraukan ocehan mereka... aku akan selalu ada disamping mu..." bisik Mario menguatkan Vellic


" Aku malu... aku merasa gak punya muka lagi.. ini hal yang selalu aku takutkan...!!!" balas Vellic parau


" Kita hadapi ini sama sama... setelah ini kita pergi sejauh mungkin... kita mulai hidup baru kita... jauh dari orang orang yang mengenali kita..."


" Kemana...??" tanya Vellic serius tapi Mario hanya menjawabnya dengan senyuman


" Pak Mario... Vellicia... sebaiknya setelah ini kalian tak perlu lagi datang ke sekolah... pak Mario juga sudah tak perlu lagi menjadi guru pengajar disini... meskipun keputusan nanti seperti apa nunggu keputusan dari para komite sekolah..." usir pak Kepsek


" Saya tidak mau kalian semakin membuat gaduh sekolah... semakin memberikan efek buruk pada pola pikir anak anak... salah tetap lah sebuah kesalahan tidak ada toleransi... itu berlaku untuk siapapun...!!"


" Saya mengerti pak... saya janji saya dan istri saya tidak akan pernah lagi datang ke sekolah ini... apalagi sampai memberikan efek buruk pada siswa siswi yang lain..." jawab Mario lugas


" Terimakasih atas kebaikan dan pengertian bapak...!!" Mario menggandeng tangan Vellic melangkah keluar dari aula, langkah terakhir mereka menginjakkan kaki disekolah ini


Memang sudah waktunya mereka pergi... meninggalkan semua nya...


HHHUUUUUUU......


Sorakan dan teriakan bullyan mengiringi kepergian mereka


Girvan meraup wajahnya kasar... betapa menyedihkan akhir cerita Vellicia di sekolah... padahal setahun ini dia sudah menjadi siswi terbaik dan berprestasi kebanggaan sekolah...


Rista dan Mody hanya bisa saling pandang, tetapi tatapan Mody menatap Ica dengan marah... Ica harus bertanggungjawab atas kerusuhan nya mencampuri urusab orang lain... meskipun jika di luruskan Ica tidak 100% bersalah... sebab memang pak Mario dan Vellic yang sudah mekakukan kesalahan...


" Sudah sudah tenang... ingat anak anak... itu bukan contoh seorang guru... itu adalah jelas kesalahan individu...!!! siapapun berbuat salah harus mendapat hukuman tanpa terkecuali....!!!"


Bersambung~


Hhhfffff 😔😔😔