PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Penjelasan Dari Mario Pada Rista



Mario menghampiri Rista yang sedang duduk asyik di pinggiran kolam renang bagian atas hotel KRISNA BEACH, Gadis itu duduk sendirian sembari menikmati beberapa makanan ringan yang dibawanya, tangan nya asyik memainkan gadget nya sembari kaki nya di rendam di dalam kolam setengah


" Rista sedang sibuk...???? bisakah saya mengganggu sebentar...!!!" ujar Mario menyapa


Rista mendongakkan dagu menatap Mario dengan wajah yang kurang ramah, lalu membiarkan Mario duduk disebelahnya


" Vellicia menyuruh ku untuk nggak nganggep bapak ini kek orang tua... disuruh nganggep paling diatas kita dikit... tapi kalau bahasa yang bapak gunakan ke kita pakai bahasa baku dan selalu ngasih jarak seolah bener bener ngasih tau jangan sampai kita lupa kalau bapak adalah guru kita... selama nya kita akan berjarak dan gak asyik pak....!!!" protes Rista


" Katanya guru itu kalau disekolah kalau udah diluar sekolah bisa jadi temen....!!!!"


" Saya tentu akan sangat senang jika kamu bisa menganggap saya ini teman mu...." sahut Mario sambil tersenyum, sepertinya dia bersikap biasa saja dengan ucapan Rista yang menyebalkan itu


" Hanya memang sebaiknya kita tetap begini saja... menjaga jarak dan tetap menganggap kalau saya ini guru kalian yang killer, galak, dan sudah tua..." lanjut Mario santai


" Terus ada perlu apa disini...??? mau nyuruh saya tutup mulut...!!! tenang aja pak saya masih menghargai Vellic sebagai temen baik saya, saya masih mikirin nasib masa depan dia jadi gak akan saya bocorkan rahasia bapak itu...!!!" balas Rista sok menebak nebak


" Terimakasih kalau kamu masih peduli dengan Vellic mau mikirin masa depan dia... saya tau kamu sebenarnya anak yang baik...dan saya yakin kamu pasti bakalan menjaga rahasia teman kamu dengan baik..." balas Mario


" Lalu...???" Rista menaikkan alisnya sebelah, dia mulai pinisirin sama teka teki maksud terselubung Mario


" Saya tidak sedang mengatur mu atau mungkin mau ikut campur urusan kalian... tetapi terlepas apapun kesalahan yang Vellic perbuat please... jangan hakimi dia ataupun marah sama dia Ris... dia hanya melakukan apa yang diminta orang tua kami..." ucap Mario dengan dalam, dia benar benar meminta dengan sangat pada Rista


" Saya bukan marah pak tapi kesel...!!! kenapa sih Vellic gak jujur aja dari awal...!!! padahal aku udah curiga curiga tapi dia malah bolak balik bohong...!!! itu yang bikin saya kesel...!!!! kita udah pernah janji pak kalau gak akan ada rahasia diantara persahabatan kita tapi kenapa Vellic malah melanggar nya...!!!!"


" Dan kenapa Vellic nggak mikir kalau seandainya dia ngelakuin semua ini resiko nya dia bakalan dikeluarin dari sekolah... masa depan dia bakalan berantakan...!!! gak mungkin kan masa depan Vellic hanya berakhir jadi istri bapak...!!!! dan... dan yang bikin saya gak habis pikir sejak kapan Vellic suka sama bapak yang dari dulu bikin masalah sama dia... kenapa dia bodoh...!!!!"


Rista mengeluarkan semua unek unek nyaz benar benar sengaja di tumpahkan ke Mario


" Oke saya mengerti atas kekesalan kamu itu...!!! mungkin Vellic memang salah karena tidak jujur pada kalian dari awal... tetapi perlu kamu ketahui bukan kah Vellic juga ketakutan, panik saat dia mengambil keputusan ini...??? dia tentu tau bukan resikonya jika rahasia nya terbongkar dia bakalan dikeluarin dari sekolah...!!!"


" Harus kamu tau juga Vellic sudah banyak berontak, mulai dari menolak perjodohan itu, kabur dari rumah, bahkan sampai berusaha membuat saya tak nyaman dan menyerah....kalau kamu tau bahkan sampai hari ini Vellicia belum bisa menerima ku sebagai suami nya... apalagi jatuh cinta pada saya..." sahut Mario


" M...maksud bapak...???"


" Saya dan Vellic tidur dengan kamar yang terpisah... dan hal yang setiap hari Vellic lakukan adalah membuat saya marah, kesal dan akhirnya menyerah dengan perjodohan ini..."


Rista terdiam... benarkah dia sudah salah paham...????


" Vellic melakukan ini semua karena dia tidak mau membantah lagi keinginan daddy nya... Vellic paham tuan George melakukan semua ini demi kebaikan nya... saya di tunjuk untuk menikahi Vellicia bukan semata mata karena sebuah hasrat melainkan sebuah tanggungjawab... saya harus menjaga dan melindungi Vellic dengan baik meskipun jatuhnya harus memprotek dan membatasi semua kegiatan nya... membantu nya memperbaiki nilai nilai sekolah..."


" Jadi yang... yang selama ini memprotek Vellic pak Mario...???" Rista memotong pembicaraan Mario


" Sebagian... karena saya harus menuntun Vellic memperbaiki sikap dan tindakan nya, mengontrol semua kegiatan yang dilakukan nya....!!! intinya pernikahan kami bukan semata karena sebuah hasrat tetapi lebih untuk saya menjaga dan mengarahkan nya menjadi lebih baik...." Mario sekali lagi menekankan pada Rista agar dia paham arti pernikahan diantara mereka


" Apa harus dengan menikah pak...??? kam bisa dengan cara lain...!!!"


" Menurutmu cara apa yang harus kami lakukan...???" Mario balik bertanya sengaja membalikkan pertanyaan Rista yang dia srndiri tak tau jawaban nya


" Kami rasa ini adalah cara terbaik... melihat orang tua Vellic yang tidak selalu berada di rumah menjaga, mengawasi Vellicia setiap waktu... saya disana mendapat amanah untuk menjaga dan mengawasi Vellic setiap saat... jika tidak dengan ikatan pernikahan apakah tidak akan menjadikan citra yang lebih buruk lagi...???? untuk itu kami sama sama menjaga nama baik... hanya perlu kerja sama kalian untuk bersedia menjaga rahasia Vellic yang satu ini... tak lama Rista hanya sampai Vellic menyelesaikan ujian nasional nanti...."


" Kau bisa bukan...??? dan jangan pernah menyudutkan Vellic atas semua ini... ini bukan keinginan nya... kami melakukan ini semua karena kami sayang pada Vellicia..." pinta Mario dengan tegas, mengajak Rista untuk berkata sanggup atas permintaan nya itu


" I... iya pak saya paham... saya kan udah janji bakalan jaga rahasia Vellic... saya juga gak mau kalau Vellic sampai putus sekolah gegara pernikahan ini..." sahut Rista terpojok


" Ta.. tapi apakah pernikahan perjodohan bapak dengan Vellic termasuk pernikahan kontrak...??? ini tidak akan berlanjut kan hanya sampai Vellicia bisa berubah dan menjadi lebih baik sesuai yang om George inginkan...???" tanya Rista lagi


Mario mengangkat alisnya sebelah


" Menurut mu ketika kami semua sudah betsusah payah mengambil resiko sekolah Vellic... lalu kami tinggal kan begitu saja...????"


Rista terdiam dia sedang mencerna pertanyaan Mario


" Pernikahan kami sah dimata agama maupun negara... dan pernikahan yang sakral ini bukan untuk sebuah permainan bukan...??? memang sampai saat ini Vellic belum menerima ku apalagi mencintai ku... tetapi sebagai laki laki yang memiliki tanggung jawab penuh pada sebuah pernikahan tentu saya akan memperjuangkan dan mempertahankan sampai kapan pun....kau paham Rista...????"


Rista hanya mengangguk, yang ada dikepala nya saat ini adalah menyimpulkan jika Mario memang benar benar mencintai Vellic dan menginginkan pernikahan ini


" Ya.. yaudah pak saya mau kembali ke kamar.... gak ada lagi yang disampaikan kan...???"


" Tidak ada...!! terimakasih sudah mau mengerti keadaan kami dan menerima status Vellicia ini..."


" I... iya pak permisi....!!!!" Rista segera kembali ke kamarnya


Mario menghela nafas lega, semoga dengan apa yang sudah disampaikan nya pada Rista membuat ego gadis itu mencair dan tak lagi memusuhi Vellicia


Rista membuka pintu kamar hotelnya melihat Mody dan Vellic sedang duduk santai sambil mengobrol ringan


" Vell.... i'm sorry...." ujar Rista manja sambil memeluk Vellicia erat


" Harusnya gue gak bersikap kek gitu ke elu... itu kan hidup lu lu bebas mau ngapain aja... dan gak ada hak gue buat menghakimi apapun yang lu lakuin... sorry gue udah jadi teman yang gak baik buat lu...."


Vellic merasa terharu dengan ucapan Rista, dia membalas pelukan Rista dengan erat


" Thanks ya udah mau menerima dan mengerti keadaan gue...." balas Vellic terharu


" Sini ikutan peyuuukkkk...." Mody ikut memeluk dua sahabat nya dengan erat


" Kalian emang best friend gue...."


Bersambung~


Selamat Hari Raya Idul Adha ya Readers


Happy Reading....