PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Glacia Kerumah Tuan Martin



Glacia turun dari mobil mewahnya, menatap rumah megah dengan tatapan haru, setelah sempat lupa jalan nya dan mondar mandir mengingat ingat karena memang sudah sangat lama tidak datang lagi kerumah penuh kenangan itu akhirnya dia bisa mengingat jalan nya lagi


" Akhirnya aku bisa menemukan semuanya lagi... setelah aku tinggal kan karena ku pikir tak akan ada masa depan nya... nyatanya sekarang hanya dialah harapan ku satu satunya... aku pasti bisa menaklukan dia lagi seperti dulu..." ucap Glacia dengan penuh percaya diri


Dengan langkah pasti Glacia berjalan masuk kerumah itu


" Siang non ada yang bisa saya bantu...???" ujar pak Satpam di pos jaga


Glacia membuka kacamata hitam nya, menatap Pak satpam dengan tatapan hangat


" Apa kau lupa dengan ku...???" ujar Glacia balik seolah ingin mengatakan kalau dia bukan orang asing di rumah ini


Wajah pak Satpam tampak bingung, mengerutkan jidatnya berfikir keras, tetapi sepertinya wajah nona cantik ini memang sangat asing dan bahkan dia baru melihatnya pertama kali


" Maaf non jika saya salah tapi tuan dan nyonya saya tak punya anak perempuan..." sahut pak satpam dengan canggung


" Hahaha benar... kau benar pak satpam... memang mama Claudia tidak memiliki anak perempuan kandung... tapi aku calon anak perempuan kesayangan nya... seperti dulu..." sahut Glacia sambil tertawa tipis


Pak satpam garuk garuk kepala bingung


" Buka kan pintu nya...!!!" perintah Glacia


" Maaf non tapi nyonya sedang pergi... dirumah tidak ada orang... non bisa datang besok lagi..." cegah pak Satpam pada tamu yang kepedan ini


" Ohhh begitu... tapi aku tak mau aku akan menunggu di dalam...katakan saja pada mama kalau anak perempuan yang dulu digadang gadang nya sudah kembali...!!! cepat buka...!!!"


Karena melihat sepertinya perempuan ini bukan orang jahat, pak Satpam akhirnya mau membukakan gerbang untuknya, Glacia melangkah masuk dengan langkah penuh percaya diri, kaki jenjangnya berjalan indah memasuki halaman rumah, langsung masuk dan duduk di ruang keluarga


Bibi yang kaget dengan kedatangan tamu tak diundang langsung bergegas mendekat dan menanyakan siapa gerangan yang berani masuk kerumah nyonya nya tanpa mengetuk pintu dulu


" Permisi nyari siapa non...???" tanya bibi dengan waspada


Glacia menoleh dengan wajah angkuh namun dibuat seramah mungkin, senyum mania yang dipaksakan nya menghiasi wajah kaku nya


"Haiiii bik apa bibi lupa dengan ku...???" tanya Glacia seakan dia ingin memberitahu kalau dia adalah orang yang penting dirumah itu


Bibi juga berekspresi bingung sama dengan pak satpam tadi, karena memang selama dia bekerja di rumah nyonya dan tuan nya tak pernah ada saudara, sepupu atau tamu seperti nona satu ini


" Maaf non tapi bibi memang belum pernah bertemu non sebelum nya..." sahut bibi yang seketika membuat ramah tamah palsu Glacia memudar


" Ohhhh... aku memang sudah lama tidak kesini... tapi dulu aku disini adalah orang yang sangat penting... kedatangan ku selalu dinanti nanti... makanya sekarang aku kembali... karena aku sangat yakin mama masih sangat menyayangiku seperti dulu..." balas Glacia dengan wajah angkuh


" Nyonya sedang pergi non... mungkin malam nanti baru kembali... kalau tuan dan den Rafanza sedang ke luar kota..." jelas bibi


" Mario...??? bukan kah ini hari libur apa Mario sekarang juga suka pergi traveling...???" tanya Glacia yang membuat bibi semakin bingung


" Kalau non ini bilang orang penting kesayangan nyonya kenapa belum tau soal den Mario...????" gumam bibi meresa aneh dan bingung


" Aku ingin bertemu dengan Mario tolong panggilkan...!!! aku tau betul lelaki satu itu pasti sedang menghabiskan waktu liburnya di perpustakaan pribadi membaca semua buku pelajaran, sejarah, memecahkan rumus rumus baru..... dia adalah lelaki genius yang sangat serius, kaku dan pendiam... dia tidak tau caranya bersikap romantis pada perempuan, tidak tau cara nya menyanjung, memberi pujian... tapi dia bisa kutaklukan dengan mudah... dia begitu tergila gila dengan ku..." Glacia menunjukan pada bibi betapa dia sangat mengenal baik Mario


" Maaf non sebenarnya non ini siapa...???" tanya bibi sekali lagi


Glacia menghela nafas panjang, menatap bibi dengan kesal


" Huuuuhhhh.... apa bibi benar benar ingin tau siapa aku...??? aku adalah satu satu nya wanita yang sangat di tunggu Mario.. aku adalah anak kesayangan mama Claudia... aku datang kembali untuk menebus semua kekecewaan mereka... menghidupkan kembali harapan mereka... karena aku tau hanya aku yang mereka nanti...." sahut Glacia sembari kembali duduk dan menyilang kan kaki nya angkuh


" Haaaaaahhhh.....!!!" bibi melongo keheranan, kayaknya yang ada dipikiran bibi kali ini menganggap Glacia adalah perempuan halu yang tergila gila dengan Mario sehingga menolak kenyataan tentang Mario


" Udahhh jangan kelamaan bengong kek gitu...gak berguna... mending buruan gih panggil den Mario... katakan kalau Glacia datang mencarinya...buruaaannn...!!!" suruh Glacia lagi


" Gimana kalau nunggu nyonya balik saja non...!!!" bibi yang makin ruwet bingung menghadapi tamu satu ini


" Apa dia benar benar gak tau soal kabar den Mario...??? kalau dia gak tau bibi gak boleh ngasih tau kan...!!! pernikahan den Mario dan non Vellicia kan dirahasiakan karena non Velluc masih sekolah... berarti bibi harus jaga rahasia baik baik... tapi.... gimana cara nya ngusir perempuan ini...!!!" gumam bibi dengan gusar


" Gak papa non soalnya biar lebih enak... juga biar nyonya yang menjelaskan..." sahut bibi


" Emang kenapa sih... apa yang harus dijelaskan...??? ohhh i know.... bibi mau bilang kalau aku orang asing kan...!!! tidak sembarangan perempuan bertemu Mario kan... karena Mario memang tidak suka diganggu perempuan...??? oohhh oohh tenang saja bi... aku ini orang terdekat mereka... orang yang selalu mereka harapkan...!!! bahkan Mario pasti masih menomorsatukan apapun tentang ku bi..."


" Bibi tak perlu khawatir... justru kalau bibi bisa membawa ku bertemu Mario bibi akan mendapat hadiah khusus...."


" Hadiah apaan non...??" tanya bibi polos


" Hadeeehhhh.... kenapa ini pembantu ribet banget sih... dia gak tau siapa aku...!!! sampai dipersulit bertemu kekasihku....!!!!" gerutu batin Glacia yang di buat jengkel dengan bibi


" Sudah lah bi... cepat panggilkan Den Mario... aku hanya berurusan dengan nya bukan dengan bibi...!!!" judes Glacia kembali datang


" Mau manggil dimana non... Den Mario tidak ada dirumah...!!!" sahut bibi


" Ohhh dia beneran sedang pergi... oke baiklah aku akan menunggunya disini.... Cepat buatkan aku minum aku haus...!!!!"


" T... tapi non... non mau nunggu den Mario sampai kapan...???"


" Heiiii... pertanyaan mu kenapa semakin konyol...!!! ya tentu sampai kekasih ku pupang lah...!!!; kenapa pembantu di rumah tuan Martin sekarang stupid sih...!!!!" bentak Glacia kesal


" Den Mario gak akan pulang kesini non... dia sudah tidak tinggal disini lagi... dia sekarang berada dirumah tuan George...!!!!" sahut bibi yang keceplosan, seketika membuat Glacia kaget dan bangun dari duduknya


" Maksud bibi...!!!" tanya Glacia tajam


Bibi kebingungan sendiri, sangking dia kesal dengan Glacia sehingga bibi lupa kontrol omongan nya


" Anu... eee maksud bibi..."


" Katakan bi...!!!" Desak Glacia yang merasa ada rahasia yang disenbunyikan dan membuatnya curiga


" Maksud bibi den Mario beberapa waktu ini sedang ada urusan dengan tuan George jadi tidak kembali ke rumah..." sahut bibi nyari nyari jawaban untuk menutupi rahasia tuan nya


" Siapa tuan George...??? se ingat ku tidak ada saudara tuan Martin yang namanya George...!!!" Glacia makin curiga


" Anu non... ee bibi kurang tau... saran bibi non pulang dulu aja...!!!"


Glacia menatap bibi dengan marah, dia merasa bibi satu ini berani mengusirnya, dan yang pasti dia sudah curiga, ada sesuatu yang disembunyikan keluarga ini....ternyata kepergian nya yang lama banyak perubahan pada keluarga ini yang tidak diketahui nya


" Kalau kau tidak mau memberitahu ku... aku akan mencari tahu nya sendiri...!!!" geram Glacia


" Stupid...!!! kenapa tak memberitahu ku sedari tadi...!!! kau sudah membuat waktuku terbuang sia sia bodohh...!!!" maki nya tajam, lalu segera keluar dari rumah Mario dengan sengit


Bibi hanya bisa mengelus dada bersabar


" Cantik... tapi mulutnya gak sopan...!!! siapa sih non angkuh satu itu...!!! sangat jauh dengan non Vellic yang ramah dan periang....untung den Mario menikah dengan non Vellic bukan non angkuh yang tidak sopan itu...!!!" gerutu bibi


Bibi segera menghubungi Mario, sepertinya hal ini harus dilaporkan pada Mario


" Hallo Den... barusan ada perempuan datang kesini mencari aden... dia mengaku bernama Glacia...!!!"


Bersambung~


Ngasih tau aja yaaa... biar di bilang narsis


22 Maret author ulang tahun hihihiii


Hadiahnya kasih Vote yang banyak aja....


Happy Reading...