
" Pagi guys....!!!" sapa Vellic dengan renyah ketika mereka breakfast di hotel sembari menikmati suasana pantai di pagi hari
Rista dan Mody yang sudah lebih dulu duduk sambil menikmati sarapan menoleh dan menatap Vellicia datar, senyum gadis itu tampak begitu sumringah... eeehhh bentar...!!! apakah Vellic masih juga disebut gadis...???? pikir mereka bertanya tanya
Di belakang Vellic datang pak Guru killer mereka, pak Mario sibuk memilih milih menu sarapan nya
" Serasa lagi berbuat salah gue... liburan aja masih diikuti guru BK...!!!" gerutu Rista terlalu jujur, Vellic hanya tersenyum santai menanggapi nya
" Huuuussss.... jangan gitu donk... siapa tau di luar sekolah doi orang nya asyik... buktinya Vellic aja mau married ama dia..." Mody mencoba membuka opsi lain tentang Mario
" Yaaq Vellic kan kepaksa karena dijodohin...!!!" sahut Rista menampik opsi Mody
" Boleh gabung kan...???" sapa Mario dengan gaya santai di meja tiga bocah itu
Rista dan Mody langsung saling pandang, Vellic membiarkan respon dari temen temen nya setidaknya biarkan mereka terbiasa beradaptasi dengan sosok Mario diluar sekolah
" Eeee... boleh pak silahkan..." sahut Mody akhirnya
" Oke terimakasih..." Mario langsung duduk dengan santai menikmati sarapan pagi nya
Wajah yang sangat asing bagi duo bocah itu, bahkan mungkin ini baru pertama kali nya mereka melihat Mario dengan gaya santai dan wajah yang ramah, cukup lama juga mereka memperhatikan Mario yang sedang asyik sarapan
" Dimakan atuh Ris... masa sarapan cuman dilihatin doank..." ledek Vellicia sengaja mengerjai
" Hehe... lagi kagok aja gue..." sahut Rista langsung menyendok sarapan nya
" Ww...waaahhh pak Mario sarapan banyak juga ya..." Mody memberanikan diri membuka obrolan dengan Mario, setengah nekat sih dia makanya dapat tatapan tajam dari Rista
" Heee habis olahraga kan semalam...!!!" sahut Mario tanpa dosa
Seketika Rista Mody menatap Vellic penuh interogasi, Vellic menatap balik mereka dengan bingung lalu menggeleng tanda tidak terjadi apapun diantara mereka
" Oya hari ini agenda liburan kita apa...???" tanya Mario setelah berhasil mengerjai mereka bertiga
" Liburan kita...??? emang dia kita ajak...!!!!" protes Rista pelan tapi langsung disenggol Mody biar gak cari masalah dan penyakit
" Gimana kalau kita main banana boat aja di pantai timur....???" usul Mody segera mencairkan suasana, takut Mario denger gerutuan Rista kan... mungkin aja kan pembalasan nya nanti disekolah kan gak asyik
" Waaahhh seru tuh boleh juga... tapi apa kalian udah siap bergulung ombak ditengah laut...??? karena bukan ombak pinggir pantai lagi lhooo... kayak kalian main kemarin..." respon Mario sembari melirik Vellic tanda menyindirnya pada hal kemarin
" Jangan ngeremehin donk pak...!!! kita jago naklukin ombak kali...!!! bukan hanya ombak pinggir pantai..." balas Rista gak mau kelihatan diremehin kemampuan nya
" Bagus kalau gitu...!!! habis breakfast kita langsung kesana..."
" Kenapa jadi dia yang ngatur sih....!!! kan yang liburan kita...!!!" Rista tampak kesal
" Ssssstttt.... udah jangan banyak mengumpat takutnya pak Mario sengaja sekarang diem tapi nanti kita dikasih pembalasan nya di sekolah.... biarin aja sih malahan kan ada cowok yang bisa jagain kita...." sahut Mody nenangin Rista
Setelah makan akhirnya mereka sepakat menuju pantai disebelah timur atau orang memanggilnya pantai timur
Di pantai timur biasanya kalau pagi hari cukup ramai karena orang bakalan berbondong bondong untuk menunggu sunrise sekaligus melihat para nelayan bahu membahu menangkap ikan dan menjualnya disekitaran bibir pantai, ikan yang masih segar sangat disenangi para pengunjung....
Selain itu ombak di pantai timur ini cukup stabil jadi cocok untuk duduk santai menikmati angin laut di pagi hari
" Pakai dulu pelampungnya sayang...." Mario membantu merapikan pelampung Vellicia dengan penuh perhatian, Rista n Mody cuman bisa menjadi saksi ke uwwwu an mereka, ternyata pak Mario yang galak, dan super menyebalkan itu terlihat sangat perhatian dan bersikap lembut pada istri kecilnya
" Sudah siap semua nya...????" tanya petugas di wahana permainan banana boat
Mereka berempat mendengarkan segala instruksi dan aturan menjaga keselamatan selama permainan, di tengah tengah pantai nanti mereka akan di jatuhkan dari banana boat mereka dan harus bisa berenang hingga kembali naik ke wahana lagi
" Aa nya ini yang jadi penjaga dan melindungi teteh teteh nya ya..."
" Siap mang..." sahut Mario menyanggupi
Lalu mereka naik ke area dan mulai masuk ke tepi pantai dan terus menengah, ombak makin besar menghantam perahu mereka membuat mereka berteriak heboh
***
Setelah puas dengan permainan disatu wahana itu dan mereka sempat di ombang ambingkan ombak dan terdampar bahkan Vellic sama Rista sampai nangis nangis yang membuat Mario mau gak mau menolong Mereka untuk kembali naik ke perahu akhirnya permainan selesai, ditambah cuaca pantai yang tadi sempat kurang kondusif hingga membuat beberapa pengunjung terpaksa tidak bisa menikmati permainan sampai puas
Mereka berempat sedang duduk duduk di pinggir pantai timur, beda nya pantai timur pangandaran dengan pantai pantai di Pangandaran yang lain adalah selain untuk tempat menikmati sunrise, melihat langsung nelayan di pantai timur juga tidak ada pasir pantai melainkan bagian pinggiran nya sudah di bangun dan dijadikan tempat dudu duduk santai yang lebih nyaman, depan nya langsung hotel hotel cantik maupun restaurant seafood ataupun kuliner laut lain
Aaahhh kalau penasaran datang aja deh hihihihiii....
" Pak jagung bakarnya kurang pedes nih...." protes Mody yang lagi asyik ngunyah jagung bakar sekedar untuk membantu menghangatkan tubuh sekalian mereka berjemur setelah mandi air laut tadi
" Punya ku juga cuman asin doank..." Vellic ikutan protes
" Kenapa kalian gak request ke tukang jagung nya sih...!!! lihat nih punya gue... walaupun tadi kalian olokin cerewet tapi kan hasil punya gue memuaskan sesuai yang gue mau... pedesnya pas, ada gurih nya juga ada manis nya..." balas Rista mencibiri duo beastie nya
Mario hanya tersenyum menanggapi ocehan tiga bocah itu, rasanya berada diantara mereka membuat Mario lupa kalau jarak usia mereka terpaut cukup jauh, Mario jadi merasa mudaan lagi hahahaha
" Habis ini makan baso gimana...???" usul Vellic
" Mandi dulu terus ganti baju... kalian gak risih apa basah basahan..." protes Mario
" Nanggung atuh pak sekalian aja... toh ini juga baju nya udah mengering di badan..." bantah Rista
" Kek lagu dangdut jaman dulu aja... Baju satu... kering di badan.... hahahaha..." celoteh Mody gak jelas
Perjalanan dilanjutkan dengan menelusuri tempat pernak pernik kerjinan dari laut yang di jajakan disekitar pantai, tiga bocah itu dengan penuh antusias dan mata berbinar memasuki satu persatu toko dan memilih segala belanjaan yang di inginkan nya, maklumin aja lah ya dimana mana jiwa perempuan kalau sudah urusan belanja ya pasti bakalan kalap
Mario hanya mengikuti sembari ikut melihat lihat kerajinan yang dibuat dari kerang kerang laut, cukup unik dan kreatif juga warga lokal sekitar mereka benar benar memanfaatkan alam dengan baik tidak hanya dari segi wisata, kuliner tapi juga kerajinan tangan yang cantik dan unik ini
" Kak cermin nya bagus nih... lihat deh... di kelilingi kerang kerang laut..." tunjuk Vellic pada salah satu cermin yang di gantung di toko, lebih tepat nya ngasih kode sih
" Mau buat apa lagi sih di kamar mu lhooo cermin udah banyak... ada yang segede kamu juga....masa masih kurang..." sahut Mario tidak antusias
" Iiii tapi itu lucu kak..." rengek Vellic, terpaksa Mario meng iya kan kemauan Vellic untuk membeli nya
" Yaudah beli lah kalau kamu mau..."
" Yeeee... thank you suami ku...!!!" sahut Vellic girang, rupanya Mario sangat pengertian huhuhu
Ternyata perempuan membeli sesuatu terkadang bukan karena butuh saja tapi hanya karena lucu hhhffffff
Bersambung~
Jangan lupa kasih Vote yang banyak yaaa
Happy Reading....