PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Glacia Terlalu Gila



Vellicia baru saja keluar dari ruang operasi, kondisinya masih tak sadarkan diri efek obat bius, semua berjalan lancar pembersihan plak dan sisa sisa darah di sekitar rahim sudah bersih, dokter menyatakan tidak ada hal yang membahayakan untuk kehamilan selanjutnya hanya memang harus di jeda satu tahun setelah keguguran


Mario tersenyum lega, nampak diwajahnya ketegangan yang dirasakan nya beberapa jam tadi sudah hilang ketika melihat istrinya baik baik saja, Vellic pun sudah di pindah ke ruang rawat lagi


Rista dan Mody ikut menunggui, mereka meminta ijin untuk tidak masuk sekolah hari ini demi menunggu Vellic operasi, mereka memang sahabat sejati yang selalu ada ketika diantara mereka dalam keadaan duka khususnya


Dari kejauhan Sindy ikut menunggui, hari ini dia juga ikutan ijin tidak masuk sekolah untuk memastikan kondisi Vellic yang baik baik aja selama operasi, tetapi dia hanya menunggu dari kejauhan sebisa mungkin menghindar tak terlihat oleh pak Mario maupun cs Vellic, dia berusaha menjaga jarak agar tidak terjadi adu mulut dengan rombongan Rista karena dia tau mereka pasti akan terus menyalahkan dirinya soal kejadian ini


Dia juga sebisa mungkin menutupi diri dari pak Mario kalau sebenarnya dia sudah tau rahasia pernikahan mereka, Sindy masih bingung bagaimana menyikapi rahasia ini, untuk sementara biarlah semua seperti ini sampai nanti Vellic benar benar sembuh


Sindy melihat pak Mario, Mody dan Rista masuk ruang rawat Vellic sepertinya mereka sedang menjenguk Vellic dan menunggu dia siuman


Sindy berlari menghampiri dokter yang baru saja melakukan operasi Vellic, dia segera memastikan keadaan Vellic


" Permisi dok... saya temen nya Vellic..." sapa Sindy


" Ohhh halo mengapa tidak ikut masuk...???" tanya Dokter balik


" Nanti dok gantian hehe... oya gimana keadaan Vellic dok operasi nya lancar kan gak ada sesuatu yang membahayakan....Vellic bisa cepet sembuh kan dok...???" tanya Sindy nyerocos


Dokter tersenyum menanggapi Sindy


" Semua berjalan lancar berkat doa kalian yang menyayangi Vellic... dia sudah baik baik saja tinggal menunggu pengaruh obat biusnya hilang... semoga daya tahan tubuhnya semakin bagus supaya dia bisa cepat pemulihan nya..." jawab dokter ramah


" Saya khawatir dok kalau Vellic sampai gak bisa ikut ujian Senin besok..."


" Kita doakan saja dalam 4 hari ini Vellic sudah bisa pulih...saya permisi ya..." dokter pamit pergi setelah memberikan penjelasan singkat pada Sindy


" Iya dok terimakasih..." Sindy tersenyum lega setidaknya kekhawatiran nya tentang Vellic terjawab oleh dokter, dia segera kembali ke tempat duduk nya semula keberadaan nya tidak boleh diketahui siapapun


Tak lama Sindy melihat Mody dan Rista keluar, sepertinya ada hal penting yang membuat mereka buru buru pergi, Sindy hanya mengamati dari balik persembunyian nya, udah mirip penyusup aja dia pakai masker hitam, jaket hitam, dan juga memakai topi... entah apa maksudnya hihihihiii


Dari sebrang Sindy juga melihat Miss Glacia datang tergesa gesa, dia tidak langsung ke ruang rawat Vellicia, mungkin aja emang tujuan nya datang kerumah sakit bukan menjenguk Vellic, beliau malah celingukan seperti mencari tempat, begitu melihan Sindy Miss Glacia langsung melambaikan tangan dan berjalan mendekatinya


" Sindy... sedang apa you disini...???" tanya Miss Glace setelah duduk disebelah nya


" Haii Miss... saya lagi nunggu om saya mis.." jawab Sindy ngasal, dia masih takut aja kalau dia disini buat jagain Vellic, satu sekolahan kan tau kalau dia yang menyebabkan Vellicia masuk rumah sakit


" Bukan untuk Vellicia...??" tanya Glace to do point


" Eee ...ng...nggak... ee..emang Vell..lic dirawat dirumah sakit ini..." Sindy rada gelagepan menanggapi pertanyaan spontan Glace


" Katanya sih begitu... saya juga memaksa Mario untuk memberitahu tempat Vellicia dirawat tidak dikasih nya..." sahut Glace


" Emang Miss mau menjenguk Vellic...??" tanya Sindy dengan heran, Miss Glacia kan juga musuh Vellic rival merebutkan Mario


" Ta.. tapi ngomong ngomong miss Glace udah tau belum ya kalau pak Guru Mario dan Vellic udah married...???" gumam nya membatin


" Lebih tepatnya aku mau memastikan keadaan dia... kenapa dia sampai menyita perhatian Mario penuh... bahkan Mario sampai ijin tidak mengajar beberapa hari... aku yakin pasti karena untuk menjaga Vellicia...gadis jal*ng satu itu pintar sekali mencari perhatian Mario ku...!!!" jawab Glace sengaja memperlihatkan sikap permusuhan nya pada Vellic


" Berarti bener miss Glace belum tau soal rahasia itu..."


" You juga gak suka sama Vellic kan...!!! aku dengar you orang yang sudah bikin Vellic masuk rumah sakit...??" tanya Glace yang membuat Sindy bingung menjawabnya


" Kita bisa dengan mudah menyakiti bahkan bisa menyingkirkan dia dari hidup kita...you pasti seneng kan...!!;"


Sindy hanya tersenyum, jauh di dalam lubuk hatinya dia sudah tidak tertarik untuk menyakiti Vellic apalagi bekerjasama dengan miss Glace membalaskan dendam guru satu ini yang udah jelas jelas kalah telak sama Vellic, cukup kejadian kemarin sudah membuatnya sadar


" Aahhh itu... itu beib Mario ku keluar... berarti Vellic memang dirawat disini...!!" Glace tampak girang ketika melihat Mario itu arti nya aksi nya akan segera ia lancarkan


" Ta.. tapi miss apa yang bakalan miss Glace lakukan...!!! Vellic kan lagi sakit..??" tanya Sindy gak tega


" Justru karena dia sedang sakit Sindy... kita bisa dengan mudah menyakiti nya tanpa perlawanan... ini adalah kesempatan kita untuk membuat dia jera dan mengerti apa mau kita..." senyum miss Glace licik, Sindy jadi ngeri melihat senyum Glace bak iblis wanita itu


" Aku juga mendengar kalau Vellic baru saja selesai operasi.... kita kasih dia pelajaran... you tugas nya copot selang infus nya... aku akan membekap dia dengan bantal supaya dia kesulitan bernafas hahahaha... itu menyenangkan Sindy... sangat menyenangkan...!!!"


" Psyko guru satu ini...!!! gila senekat itu dia dibutakan cinta...!!!"


" Tapi bu itu bakalan membahayakan Vellicia kalau dia mati gimana...!!" Sindy makin tak tega dengan ide Glace yang gila itu


" Ooohhh bagus... jadi musuh kita benar benar berhasil kita singkirkan..."


" Tapi Miss...!!!"


" You pikir Sindy... kehadiran Vellicia adalah masalah kan buat hidup you... aku tau you mencintai Girvan tapi lelaki itu malah suka sama Vellic dan sama sekali tidak menghargai you...aku tau you suka sama Girvan kan...!!!! apa you masih rela cinta you dihalangi gadis jal*ng seperti dia...!!!" Glace berusaha meracuni pikiran Sindy


" Dan jika Vellicia mati maka tidak akan ada lagi yang menjadi penghalang aku dan Mario... kita bisa kembali menjalin hubungan seperti dulu...dulu kita sangat mesra dan best couple sebelum gadis nakal itu hadir dan mengganggu semua nya...!!!"


" Sindy... apa you tidak ingin memiliki Girvan dan mendapatkan cinta nya...???"


" Ya.... ya mau miss... saya... ee... saya sangat sayang sama Girvan dan ingin jadi pacar dia..." jawab Sindy jujur


" Apa you tidak mau memanfaatkan kesempatan ini... melenyapkan penghalang kebahagiaan kita....pikirkan itu Sindy...ini kesempatan bagus kita... kita tidak punya banyak pilihan....jangan lewatkan kesempatan ini...!!!"


Sindy bagai tercuci otak nya oleh omongan Glace, dia hanya diam tak tau harus berbuat apa, bahkan menolak ajakan gila ini pun hatinya seakan enggan... dia sangat ingin menghilangkan Vellic dari orang orang yang mencintai gadis itu...


" Come on Sindy...!!" Glace sudah berlari duluan lalu mengajak nya


Sindy tak bisa mengontrol dirinya dia ikut berlari menuju ruangan Vellic, terlihat disana Vellic masih terbaring belum sadar


" Bagus... ini memang benar benar kesempatan ku...!!! gadis itu belum sadar dan sendirian... dewi fortuna memberiku jalan untuk melenyapkan penghalang ku dengan Mario kekasih ku...!!!"


Glace memastikan sekeliling, ketika aman langsung masuk dan mendekati Vellicia yang masih terbaring belum sadarkan diri


" Vellic... kau harus tau Mario hanya milik ku...!!! tidak akan ada satupun orang yang ku biarkan mengambil dia dari ku...termasuk kamu...!!!!"


Bersambung~


Gimana kira kira nasib Vellic....???? apakah Sindy terhasut dan khilaf lagi...!!!


Tunggu next episode yaaa


Happy Reading...